POLIJEPOLIJE

Journal of Food EngineeringJournal of Food Engineering

Donat merupakan salah satu makanan selingan atau kudapan yang cukup populer di Indonesia. Pada umumnya donat terbuat dari tepung, telur, gula dan air serta ditambahkan bahan pengembang yaitu ragi. Ragi yang biasa digunakan adalah ragi instan. Mengingat bahaya yang ditimbulkan dari ragi instan ini yaitu mengandung bahan kimia yang dapat menyebabkan reaksi alergi atau gangguan kesehatan maka pada penelitian ini dilakukan percobaan membuat donat dengan menggunakan ragi alami dari mentimun. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penggunaan ragi alami mentimun sebanyak 0%, 20%, 30% dan 40% pada pembuatan donat yang meliputi aspek bentuk, tekstur, rasa dan aroma. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen yang merupakan metode kuantitatif, digunakan untuk mengetahui pengaruh variabel independen (perlakuan) terhadap variabel dependen (hasil) dalam kondisi terkendali. Beberapa indikator yang diuji dengan uji jenjang pada penelitian ini meliputi kualitas bentuk, tekstur, rasa dan aroma pada donat. Data pada penelitian ini mengenai kualitas sensori donat dengan pengembang yang berbeda telah dilakukan sebanyak 3 kali pengulangan dengan 4 perlakuan yang berbeda yaitu: perlakuan pertama dengan ragi instan (X0), kedua penggunaan ragi alami sebanyak 20% (X1), ketiga penggunaan ragi alami sebanyak 30% dan keempat penggunaan ragi alami sebanyak 40%. Hasil uji sensori pada uji jenjang hasil terbaik terdapat pada perlakuan penggunaan ragi alami sebanyak 20% (X2). Hasil uji hedonik kualitas donat dengan penggunaan pengembang yang berbeda hasil terbaik terdapat pada X1 (3,23) dengan kategori suka. Penelitian ini menunjukkan bahwa donat yang dibuat dengan pengembang alami memiliki kualitas sensori yang lebih baik.

Donat yang dibuat dengan pengembang alami memiliki kualitas sensori yang lebih baik dibandingkan dengan donat yang dibuat dengan pengembang sintetis.Donat dengan pengembang alami memiliki tekstur yang lebih lembut dan elastis, rasa yang lebih kaya dan kompleks, serta aroma yang lebih harum dan menarik.Penggunaan pengembang alami dapat menjadi alternatif yang baik untuk meningkatkan kualitas sensori donat dan memberikan nilai tambah pada produk.

Pertama, perlu diteliti pengaruh variasi jenis buah atau sayur selain mentimun sebagai bahan dasar ragi alami terhadap karakteristik sensori dan fisik donat, untuk menemukan sumber starter alami yang paling optimal. Kedua, penting untuk mengkaji umur simpan donat yang dibuat dengan ragi alami dibandingkan dengan ragi sintetis, termasuk perubahan tekstur, kadar air, dan pertumbuhan mikroba selama penyimpanan, guna menilai keunggulan dari sisi stabilitas produk. Ketiga, sebaiknya dilakukan studi komprehensif mengenai profil nutrisi dan senyawa bioaktif dalam donat berbasis ragi alami mentimun, termasuk daya cerna dan dampak kesehatan jangka panjang, sebagai dasar pengembangan donat fungsional yang mendukung pola hidup sehat. Penelitian-penelitian ini dapat saling melengkapi untuk memperkuat posisi donat berbasis pengembang alami sebagai alternatif pangan modern yang sehat dan berkualitas tinggi.

  1. #hasil uji#hasil uji
  2. #analisis stabilitas lereng#analisis stabilitas lereng
Read online
File size519.06 KB
Pages8
Short Linkhttps://juris.id/p-3b0
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test