UNIDHAUNIDHA

Jurnal Sistem Informasi Dan InformatikaJurnal Sistem Informasi Dan Informatika

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem smart home berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan modul ESP32 dan aplikasi Blynk untuk otomatisasi perangkat rumah tangga. Dasar pemikiran penelitian ini adalah adanya kebutuhan untuk menciptakan sistem rumah pintar yang efisien, hemat energi, dan dapat diakses serta dikontrol secara jarak jauh melalui antarmuka yang intuitif. Penelitian dilakukan melalui 5 tahap : Studi literature, desain sistem, implementasi, pengujian laboratorium, dan analisis data. Pengujian dilakukan terhadap tiga perangkat rumah tangga (lampu LED, kipas, dan pompa air) dalam dua kondisi jaringan (Wi-Fi rumah dan kantor) dan dua mode kendali (manual dan otomatis). Hasil menunjukkan bahwa sistem memiliki delay rata-rata di bawah 2 detik dengan tingkat keberhasilan 100%. Konsumsi energi berkurang hingga 15% pada lampu dan 10% pada kipas dengan mode otomatis. Kuesioner terhadap 15 responden menunjukkan tingkat kepuasan tinggi dengan skor rata-rata 4,1 dari 5 dan reliabilitas Cronbachs alpha sebesar 0,85. Sistem ini terbukti ekonomis, stabil, dan user-friendly untuk implementasi smart home skala kecil.

Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa.1) Sistem smart home berbasis IoT menggunakan ESP32 dan aplikasi Blynk berhasil dirancang dan diimplementasikan dengan baik, memungkinkan kontrol real-time terhadap perangkat rumah tangga seperti lampu, kipas, dan pompa air.2) Stabilitas konektivitas sistem terjaga dengan latensi rata-rata di bawah 2 detik dan packet loss <0,5%, sesuai standar Quality of Service untuk aplikasi real-time.3) Penerapan jadwal otomatis pada kontrol perangkat menghasilkan penghematan energi signifikan, yaitu 15% untuk lampu dan 10% untuk kipas, mendukung efisiensi konsumsi daya.4) Tingkat kepuasan pengguna terhadap kemudahan penggunaan dan kecepatan respons sistem berada pada kategori baik, dengan skor rata-rata 4,1 dari 5 dan reliabilitas instrumen kuesioner memadai (Cronbachs alpha = 0,85).

Penelitian lanjutan dapat menggali potensi integrasi sensor keamanan seperti detektor gerak dan kamera CCTV untuk meningkatkan fungsi pengawasan rumah. Selain itu, pengembangan sistem notifikasi otomatis melalui Blynk atau platform pesan lain bisa menjadikan sistem lebih responsif terhadap anomali atau gangguan. Peneliti juga disarankan menguji skalabilitas sistem di lingkungan rumah nyata dengan variasi perangkat dan beban lebih kompleks, serta mengeksplorasi kombinasi protokol LPWAN seperti LoRaWAN untuk meningkatkan jangkauan dan keandalan di area dengan sinyal Wi-Fi terbatas. Ide penelitian baru bisa fokus pada pemanfaatan AI untuk prediksi kebutuhan pengguna, penggunaan blockchain untuk keamanan data, atau pengembangan antarmuka adaptif berbasis kebiasaan pengguna. Penelitian juga bisa mengevaluasi dampak jangka panjang dari otomatisasi terhadap kebiasaan hidup dan konsumsi energi penghuni rumah. Di sisi teknis, pengujian kompatibilitas sistem dengan perangkat IoT non-ESP32 atau penggunaan enkripsi data lebih kuat bisa menjadi arah studi baru. Terakhir, penelitian juga bisa membandingkan performa sistem dengan pendekatan lain seperti Raspberry Pi atau Node-RED untuk melihat keunggulan dan kelemahan masing-masing platform.

  1. #studi literatur#studi literatur
  2. #critical thinking#critical thinking
Read online
File size443.15 KB
Pages6
Short Linkhttps://juris.id/p-21W
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test