COMPARTDIGITALCOMPARTDIGITAL

CompTech : Jurnal Ilmu Komputer dan TeknologiCompTech : Jurnal Ilmu Komputer dan Teknologi

Saat ini sistem keamanan pintu rumah masih menggunakan kunci manual konvensional yang memiliki tingkat keamanan rendah. Penggunaan kunci konvensional mengharuskan pemilik membawa banyak kunci dan sering kali lupa atau kehilangan. Oleh karena itu, peneliti membuat simulasi sistem penguncian pintu otomatis menggunakan RFID berbasis Arduino Uno dengan bahasa C. Sistem bekerja dengan Arduino Uno yang mengendalikan komponen lain agar pintu terbuka saat akses yang sah terdeteksi. Ruangan tertutup atau area penting dapat terlindungi dari pengguna tidak sah. Pengujian dilakukan dengan membaca kode unik kartu akses dan mencocokkannya dengan data dalam sistem. Jika sesuai, Arduino mengaktifkan solenoid lock sehingga pintu terbuka. Hasil pengujian menunjukkan jarak baca maksimal kartu akses sejauh 7 cm.

Penelitian ini berhasil membuat prototipe sistem penguncian pintu otomatis menggunakan kartu tag dan E-KTP yang telah diprogram, sehingga meningkatkan keamanan pintu rumah.Sistem dapat dibuka dari jarak jauh asalkan perangkat terhubung ke Wi-Fi yang telah diprogram melalui aplikasi Blynk IoT.Hal ini mengurangi kekhawatiran terhadap kehilangan kartu tag atau E-KTP.

Pertama, perlu diteliti bagaimana sistem dapat tetap berfungsi saat koneksi internet terputus, dengan mengusulkan desain sistem offline yang menyimpan data akses lokal di mikrokontroler agar pintu tetap bisa dibuka tanpa bergantung pada jaringan. Kedua, dapat dikembangkan sistem autentikasi ganda, misalnya dengan menambahkan sensor sidik jari atau PIN, untuk menguji apakah kombinasi RFID dan faktor verifikasi tambahan dapat meningkatkan keamanan secara signifikan dari potensi penyalahgunaan kartu yang hilang. Ketiga, perlu dieksplorasi integrasi sistem dengan notifikasi real-time ke ponsel pengguna ketika ada upaya pembukaan pintu, termasuk dari kartu tidak dikenal, untuk mengetahui seberapa efektif sistem peringatan dini dalam mencegah akses tidak sah. Pengembangan ini juga bisa mencakup mekanisme pelaporan otomatis dan pencatatan aktivitas akses harian. Selain itu, penting untuk menguji ketahanan sistem terhadap serangan spoofing RFID dan mengembangkan proteksi internal. Studi lanjutan juga bisa mengevaluasi kinerja baterai cadangan saat listrik padam, agar sistem tetap aktif dalam kondisi darurat. Idealnya, sistem keamanan rumah harus tetap responsif meskipun ada gangguan eksternal. Inovasi lebih jauh dapat melibatkan sinkronisasi dengan perangkat rumah pintar lain agar tercipta ekosistem keamanan terpadu. Seluruh pengembangan tersebut bertujuan untuk menciptakan sistem yang lebih andal, aman, dan user-friendly tanpa meninggalkan aspek proteksi data pribadi.

  1. #desain visual#desain visual
  2. #metode prototype#metode prototype
Read online
File size478.72 KB
Pages10
Short Linkhttps://juris.id/p-1XA
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test