GONTORGONTOR
Journal of Industrial Hygiene and Occupational HealthJournal of Industrial Hygiene and Occupational HealthKasus kebakaran adalah salah satu bencana yang semakin meningkat setiap tahun, salah satu penyebabnya adalah sistem perlindungan kebakaran yang tidak memadai dan keterampilan dalam menggunakan pemadam api. Gontor 2 Islamic Boarding School Ponorogo adalah tempat yang memiliki aktivitas siswa 24 jam dengan kebutuhan listrik yang besar, aktivitas dapur yang terus-menerus untuk menyediakan fasilitas makan bagi siswa, serta perilaku tidak aman dan bahan mudah terbakar yang dapat menjadi kesempatan untuk kebakaran. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan sistem perlindungan kebakaran aktif dalam bentuk pemadam api dan memetakan tanda keselamatan dalam bentuk titik kumpul dan rute evakuasi. Metode: Penelitian ini adalah studi kualitatif analitis dengan metode deskriptif yang didukung oleh data wawancara dan survei lapangan. Data primer berasal dari hasil survei lapangan dan pengamatan sistem perlindungan kebakaran aktif serta tanda keselamatan menggunakan formulir ceklis yang mengacu pada hasil wawancara dengan para manajer. Penelitian menemukan bahwa masih diperlukan peningkatan kapasitas distribusi Pemadam Api yang dimiliki, pemetaan tanda keselamatan dalam bentuk rute evakuasi dan titik kumpul, serta peningkatan pengadaan fasilitas dan infrastruktur pemadam kebakaran. Berdasarkan hasil pemetaan, area yang berpotensi terjadi kebakaran adalah dapur, kantin, area tempat tinggal pengurus pondok, gedung bertingkat, dan masih diperlukan peningkatan jumlah Pemadam Api sebanyak 30 unit, rute evakuasi sebanyak 22 unit, titik kumpul sebanyak 2 unit, serta upaya pemeliharaan peralatan perlindungan kebakaran.
Ditemukan bahwa kepemimpinan Pondok Gontor 2 Ponorogo telah sepenuhnya berkomitmen untuk menerapkan keselamatan bagi penghuni pondok, dengan menyediakan dua APAR pada tahun 2015, tetapi pemeliharaannya masih kurang.Hasil pemetaan masih memerlukan tambahan 30 unit pemadam api untuk memenuhi ketentuan hukum, penambahan dua tanda titik kumpul, penambahan 22 tanda rute evakuasi, dan pemasangan di setiap area yang direkomendasikan.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif tentang sistem perlindungan kebakaran di berbagai pondok pesantren di Indonesia, dengan tujuan untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan tantangan yang dihadapi. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan dan pendidikan dalam menggunakan peralatan perlindungan kebakaran, serta mengembangkan strategi untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan dalam menangani situasi darurat kebakaran. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak sosial dan ekonomi dari kebakaran di pondok pesantren, serta mengembangkan strategi mitigasi yang komprehensif untuk mengurangi risiko dan dampak kebakaran.
| File size | 592.62 KB |
| Pages | 14 |
| Short Link | https://juris.id/p-3aZ |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
STAIDHTULUNGAGUNGSTAIDHTULUNGAGUNG Hasil kajian menunjukkan bahwa pemahaman yang baik terhadap ilmu Aswāt berdampak langsung terhadap kecakapan artikulasi, kejelasan fonem, dan kelancaranHasil kajian menunjukkan bahwa pemahaman yang baik terhadap ilmu Aswāt berdampak langsung terhadap kecakapan artikulasi, kejelasan fonem, dan kelancaran
UTPUTP Temuan ini tidak hanya relevan bagi pemangku kepentingan di institusi pendidikan, tetapi juga memberikan wawasan berharga bagi para pembuat kebijakan danTemuan ini tidak hanya relevan bagi pemangku kepentingan di institusi pendidikan, tetapi juga memberikan wawasan berharga bagi para pembuat kebijakan dan
STIKESPANTIRAPIHSTIKESPANTIRAPIH Tujuan: Menganalisa intervensi perawatan integritas kulit dengan massage effleurage menggunakan VCO pada pasien CVA(Cerebro Vaskuler Accident) HemorargikTujuan: Menganalisa intervensi perawatan integritas kulit dengan massage effleurage menggunakan VCO pada pasien CVA(Cerebro Vaskuler Accident) Hemorargik
IAIANNAWAWIIAIANNAWAWI Faktor-faktor seperti konteks lokal, fokus pesantren, ketersediaan sumber daya, kepemimpinan, dan kebijakan eksternal memengaruhi perbedaan model pengembanganFaktor-faktor seperti konteks lokal, fokus pesantren, ketersediaan sumber daya, kepemimpinan, dan kebijakan eksternal memengaruhi perbedaan model pengembangan
IAIANNAWAWIIAIANNAWAWI Penyesuaian metode dengan konteks lokal memperkuat identitas dan keberlanjutan pesantren. Inovasi dan adaptasi diperlukan untuk menjawab tantangan pendidikanPenyesuaian metode dengan konteks lokal memperkuat identitas dan keberlanjutan pesantren. Inovasi dan adaptasi diperlukan untuk menjawab tantangan pendidikan
IAIANNAWAWIIAIANNAWAWI Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi tantangan-tantangan yang dihadapi pesantren dalam era revolusi masyarakat 5. Penelitian ini merupakanTujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi tantangan-tantangan yang dihadapi pesantren dalam era revolusi masyarakat 5. Penelitian ini merupakan
IAIANNAWAWIIAIANNAWAWI Pesantren adalah lembaga pendidikan asli Indonesia. Penelitian ini memiliki daya tarik lebih karena akan mengelaborasi universitas yang berbasis pesantrenPesantren adalah lembaga pendidikan asli Indonesia. Penelitian ini memiliki daya tarik lebih karena akan mengelaborasi universitas yang berbasis pesantren
UAIUAI Salah satu langkah solutif yang dapat dilakukan adalah pembentukan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM). Tujuan pengabdian ini secara umum adalah membentukSalah satu langkah solutif yang dapat dilakukan adalah pembentukan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM). Tujuan pengabdian ini secara umum adalah membentuk
Useful /
GONTORGONTOR Analisis OWAS menunjukkan bahwa postur kerja yang memerlukan tindakan perbaikan sekarang juga dengan kategori skor 4 terdapat 4 elemen kegiatan yaitu mengangkat,Analisis OWAS menunjukkan bahwa postur kerja yang memerlukan tindakan perbaikan sekarang juga dengan kategori skor 4 terdapat 4 elemen kegiatan yaitu mengangkat,
GONTORGONTOR Hasil uji analisis Wilcoxon pada pengetahuan kelompok eksperimen menunjukkan Asymp. Sig sebesar 0,000 (p ≤ 0,05), pengetahuan kelompok kontrol menunjukkanHasil uji analisis Wilcoxon pada pengetahuan kelompok eksperimen menunjukkan Asymp. Sig sebesar 0,000 (p ≤ 0,05), pengetahuan kelompok kontrol menunjukkan
STIEM BONGAYASTIEM BONGAYA Lebih lanjut, total quality management dan kepemimpinan secara simultan memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil iniLebih lanjut, total quality management dan kepemimpinan secara simultan memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil ini
IAIANNAWAWIIAIANNAWAWI Artificial Intelligence sebagai fenomena modern tidak terbebas dari beragam kesempatan maupun tantangan dalam kehidupan, sehingga lahirnya Artificial IntelligenceArtificial Intelligence sebagai fenomena modern tidak terbebas dari beragam kesempatan maupun tantangan dalam kehidupan, sehingga lahirnya Artificial Intelligence