ICJAMBIICJAMBI
Jurnal Bina Ilmu CendekiaJurnal Bina Ilmu CendekiaPerkembangan pesat teknologi digital telah meningkatkan paparan remaja terhadap konten digital ultra-cepat, seperti video pendek di platform media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak paparan konten digital ultra-cepat terhadap regulasi emosi dan fungsi eksekutif pada remaja. Menggunakan pendekatan kuantitatif positivistik dengan desain survei deskriptif-korelasional, data dikumpulkan dari 36 responden remaja melalui kuesioner dengan skala Likert lima poin, serta didukung wawancara dan observasi. Hasil menunjukkan bahwa tingkat paparan konten digital ultra-cepat pada remaja berada dalam kategori sedang hingga tinggi. Regulasi emosi dan fungsi eksekutif secara umum berada pada level sedang, dengan kesulitan yang mencolok dalam kontrol perhatian dan kontrol impuls. Analisis statistik mengungkapkan bahwa paparan yang lebih tinggi terhadap konten digital ultra-cepat berkaitan dengan menurunnya kemampuan regulasi emosi dan fungsi eksekutif. Temuan ini mengindikasikan bahwa konten digital ultra-cepat dapat memengaruhi proses pengendalian emosional dan kognitif remaja, terutama dalam periode perkembangan yang kritis. Penelitian ini menegaskan pentingnya literasi digital dan penggunaan media yang seimbang untuk mendukung perkembangan emosional dan kognitif remaja yang sehat.
Paparan konten digital ultra-cepat berkaitan erat dengan menurunnya kemampuan regulasi emosi dan fungsi eksekutif pada remaja.Semakin tinggi intensitas paparan, semakin rendah kemampuan remaja dalam mengelola emosi dan mengontrol fungsi kognitif tingkat tinggi, terutama dalam hal kontrol perhatian dan impuls.Meskipun tujuan penelitian tercapai, hasilnya belum dapat digeneralisasi luas karena keterbatasan jumlah responden dan desain survei yang bergantung pada laporan diri.
Pertama, perlu dilakukan penelitian longitudinal untuk melihat bagaimana paparan konten digital ultra-cepat berdampak secara jangka panjang terhadap perkembangan regulasi emosi dan fungsi eksekutif remaja, apakah efeknya bersifat sementara atau permanen. Kedua, perlu dikaji lebih dalam bagaimana jenis konten tertentu, seperti konten edukatif versus hiburan yang sangat stimulatif, memengaruhi fungsi kognitif dan emosional remaja, sehingga dapat diidentifikasi konten mana yang lebih berisiko atau justru bisa menjadi bagian dari solusi. Ketiga, penting untuk mengembangkan dan menguji efektivitas intervensi berbasis sekolah atau keluarga yang dirancang khusus untuk meningkatkan kemampuan regulasi diri remaja dalam konteks konsumsi media digital, seperti pelatihan perhatian penuh (mindfulness) atau program literasi digital interaktif, agar hasilnya dapat diukur secara empiris dan diterapkan secara luas.
| File size | 338.21 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
BKUBKU Analisis data menggunakan dependent t test. Hasil penelitian menunjukan bahwa karakterisktik responden remaja sebagiaan bersar berusia 15 tahun (46,9%),Analisis data menggunakan dependent t test. Hasil penelitian menunjukan bahwa karakterisktik responden remaja sebagiaan bersar berusia 15 tahun (46,9%),
UNIPASBYUNIPASBY Plat akan dielusi pada chamber yang telah jenuh dengan fase gerak n-butanol:asam asetat glasial:air (4:1:2) dan dipindahi dengan menggunakan alat densitometerPlat akan dielusi pada chamber yang telah jenuh dengan fase gerak n-butanol:asam asetat glasial:air (4:1:2) dan dipindahi dengan menggunakan alat densitometer
SUMSELPROVSUMSELPROV Karakteristik responden remaja pada survei indikator RPJM adalah berumur antara 15-24 tahun , dan belum menikah. Hasil Survei menunjukkan, remaja yangKarakteristik responden remaja pada survei indikator RPJM adalah berumur antara 15-24 tahun , dan belum menikah. Hasil Survei menunjukkan, remaja yang
IAISKJ MALANGIAISKJ MALANG Kondisi ini dapat mengganggu dan akan menjadikan suatu hambatan dalam proses perkembangan emosional pada remaja. Keadaan ini juga bisa membuat remaja kesulitanKondisi ini dapat mengganggu dan akan menjadikan suatu hambatan dalam proses perkembangan emosional pada remaja. Keadaan ini juga bisa membuat remaja kesulitan
DOKICTIDOKICTI Selain itu, shalat juga membantu dalam modulasi emosi melalui gerakan, bacaan, dan doa yang memberikan efek relaksasi secara fisik dan psikologis. BagiSelain itu, shalat juga membantu dalam modulasi emosi melalui gerakan, bacaan, dan doa yang memberikan efek relaksasi secara fisik dan psikologis. Bagi
ISI SURAKARTAISI SURAKARTA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui. Variabel dalam penelitian ini ada dua yaitu variabel bebasnya adalah aktivitas melukis dan variabel terikatnyaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui. Variabel dalam penelitian ini ada dua yaitu variabel bebasnya adalah aktivitas melukis dan variabel terikatnya
ITEKES BALIITEKES BALI Perilaku seksual pada responden laki-laki maupun perempuan sebagian besar adalah perilaku seksual yang buruk yaitu pada laki-laki sebanyak 70,3% dan padaPerilaku seksual pada responden laki-laki maupun perempuan sebagian besar adalah perilaku seksual yang buruk yaitu pada laki-laki sebanyak 70,3% dan pada
ITEKES BALIITEKES BALI Sampel penelitian berjumlah 147 responden remaja laki-laki usia 15-19 tahun yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukanSampel penelitian berjumlah 147 responden remaja laki-laki usia 15-19 tahun yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan
Useful /
IAISKJ MALANGIAISKJ MALANG Hasil uji validitas menunjukkan bahwa pada skala turnover intention terdapat 51 item yang dinyatakan valid dengan reliabilitas sebesar 0,9956, sedangkanHasil uji validitas menunjukkan bahwa pada skala turnover intention terdapat 51 item yang dinyatakan valid dengan reliabilitas sebesar 0,9956, sedangkan
POLBINHUSPOLBINHUS VIP Mobile Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran dengan menggabungkan perhitungan kuantitatif CLV serta wawancara dan observasiVIP Mobile Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran dengan menggabungkan perhitungan kuantitatif CLV serta wawancara dan observasi
UNNESUNNES Merumuskan agenda atau formula untuk integrasi layanan akademik dan administrasi di prodi-prodi pascasarjana, dan kemudian melakukan simulasi untuk diketahuiMerumuskan agenda atau formula untuk integrasi layanan akademik dan administrasi di prodi-prodi pascasarjana, dan kemudian melakukan simulasi untuk diketahui
UNNESUNNES Hasilnya menunjukkan aplikasi diterima baik dan validasi memuaskan. Aplikasi asesmen yang dikembangkan diterima baik dan didukung oleh validasi dari guruHasilnya menunjukkan aplikasi diterima baik dan validasi memuaskan. Aplikasi asesmen yang dikembangkan diterima baik dan didukung oleh validasi dari guru