OSOOSO
JEBUS - Journal of Economic and BusinessJEBUS - Journal of Economic and BusinessPontianak merupakan kota yang lekat dengan julukan Kota Khatulistiwa, hal itu bukan tanpa alasan sebab di kota ini terdapat sebuah monument yang menjadi patok dari garis Khatulistiwa yang terdapat di Jl. Khatulistiwa No.Kel, Batu Layang, Kec. Pontianak Utara, Kota Pontiana, dengan jumlah kunjungan yang mencapai ratusan ribu wisatawan baik asing dan lokal tiap tahunnya yang mengunjungi Tugu Khatulistiwa, maka tak salah menyematkan Tugu Khatulistiwa sebagai destinasi unggulan yang ada di Kota Pontianak. Namun dengan kunjungan yang begitu besar dan fenomena unik yang hanya ada di Tugu Khatulistiwa, tak serta‑merta meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Business Model Canvas dengan bantuan analisis SWOT untuk membuat rancangan bisnis yang dapat digunakan masyarakat sekitar untuk mengembangkan dan memajukan bisnis berbasis masyarakat di sekitar Tugu Khatulistiwa. Dari hasil penelitian, peluang untuk membuka bisnis di objek wisata Tugu Khatulistiwa masih terbuka lebar dan masyarakat dapat membuka UMKM di bidang toko souvenir, jasa foto, dan atraksi pembuatan souvenir yang melibatkan wisatawan seperti membuat kerajinan tangan, menenun, mewarnai caping, dan lain‑lain dengan prospek bisnis yang baik.
Analisis Business Model Canvas terhadap objek wisata Tugu Khatulistiwa mengidentifikasi faktor‑faktor kunci, seperti kemitraan dengan agen perjalanan, aktivitas penjualan souvenir dan jasa foto, serta nilai historis dan geografis yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar.Untuk pengembangan yang berkelanjutan, diperlukan pendekatan holistik yang melibatkan semua pemangku kepentingan, dengan memanfaatkan kekuatan internal, meminimalkan kelemahan, memanfaatkan peluang eksternal, dan mengelola ancaman secara efektif.Selain itu, strategi harus terus dievaluasi dan diperbarui berdasarkan umpan balik untuk memastikan keberlanjutan ekonomi wilayah.
Penelitian selanjutnya dapat meneliti bagaimana penggunaan teknologi narasi digital, termasuk video interaktif, aplikasi realitas virtual, dan platform media sosial, dapat memperkaya pengalaman wisatawan di Tugu Khatulistiwa serta meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar melalui paket wisata berbasis konten digital yang terintegrasi dengan produk souvenir. Selanjutnya, diperlukan kajian mendalam mengenai program kewirausahaan budaya yang dipimpin oleh pemuda, dengan tujuan mengidentifikasi strategi efektif untuk meningkatkan relevansi Tugu Khatulistiwa di mata generasi muda, memfasilitasi pelatihan desain produk kreatif, serta menciptakan jaringan pemasaran kolaboratif antara pelaku UMKM dan institusi pendidikan. Selain itu, penelitian tentang penerapan solusi transportasi terpadu, seperti layanan shuttle listrik berjadwal tetap yang terhubung dengan sistem tiket pintar dan aplikasi pemesanan online, dapat mengevaluasi dampaknya terhadap aksesibilitas lokasi yang jauh dari pusat kota dan pada akhirnya memperkuat daya saing ekonomi UMKM di sekitar objek wisata. Selanjutnya, studi komparatif antara model bisnis berbasis komunitas di Tugu Khatulistiwa dan destinasi serupa di wilayah lain dapat memberikan wawasan mengenai faktor keberhasilan yang dapat direplikasi. Penelitian juga dapat mengeksplorasi peran kebijakan pemerintah daerah dalam mendukung inovasi digital dan infrastruktur pendukung, serta mengukur efektivitas insentif fiskal terhadap pertumbuhan usaha mikro. Ketiga arah studi ini diharapkan menghasilkan rekomendasi berbasis bukti yang dapat memperkuat kebijakan pengembangan pariwisata berkelanjutan di Pontianak serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat sekitar.
- Implementing Business Model Canvas for Cibinong Science and Technology Park | Hidayat | Jurnal Bisnis... journal.feb.unpad.ac.id/index.php/jbm/article/view/159Implementing Business Model Canvas for Cibinong Science and Technology Park Hidayat Jurnal Bisnis journal feb unpad ac index php jbm article view 159
- PENGEMBANGAN MODEL BISNIS BANK “X” DALAM MENDUKUNG INKLUSI KEUANGAN MENGGUNAKAN KERANGKA... Doi.Org/10.22441/Mix.2019.V9i1.014PENGEMBANGAN MODEL BISNIS BANK AuXAy DALAM MENDUKUNG INKLUSI KEUANGAN MENGGUNAKAN KERANGKA Doi Org 10 22441 Mix 2019 V9i1 014
- STRATEGI PEMASARAN DESA BRAJAN MENUJU DESA WISATA MANDIRI: MARKETING STRATEGY FOR BRAJAN VILLAGE TO BE... journal.ipb.ac.id/jabm/article/view/27887STRATEGI PEMASARAN DESA BRAJAN MENUJU DESA WISATA MANDIRI MARKETING STRATEGY FOR BRAJAN VILLAGE TO BE journal ipb ac jabm article view 27887
- Adbispreneur. analisis bisnis cenderamata jasa perjalanan wisata business model canvas metode pieces... Doi.Org/10.24198/Adbispreneur.V6i2.33663Adbispreneur analisis bisnis cenderamata jasa perjalanan wisata business model canvas metode pieces Doi Org 10 24198 Adbispreneur V6i2 33663
- Business Roadmap Model: A Review of Research | Fourqoniah | Jurnal Administrasi Bisnis. business roadmap... Doi.Org/10.14710/Jab.V10i2.36974Business Roadmap Model A Review of Research Fourqoniah Jurnal Administrasi Bisnis business roadmap Doi Org 10 14710 Jab V10i2 36974
| File size | 413.81 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
USAHIDUSAHID Namun, partisipasi dalam pengelolaan wisata masih pasif akibat rendahnya literasi pariwisata dan minimnya dukungan kelembagaan pemerintah desa. FaktorNamun, partisipasi dalam pengelolaan wisata masih pasif akibat rendahnya literasi pariwisata dan minimnya dukungan kelembagaan pemerintah desa. Faktor
USAHIDUSAHID Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) adalah komunitas lokal yang membantu proses pengelolaan kampung wisata maupun desa wisata. Pokdarwis ini memiliki perananKelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) adalah komunitas lokal yang membantu proses pengelolaan kampung wisata maupun desa wisata. Pokdarwis ini memiliki peranan
USAHIDUSAHID Penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan atraksi wisata di Kampung Bareto dapat diarahkan melalui optimalisasi potensi lokal berupa permainan tradisionalPenelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan atraksi wisata di Kampung Bareto dapat diarahkan melalui optimalisasi potensi lokal berupa permainan tradisional
USAHIDUSAHID Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan Smart tourism di Kota Semarang dan menguraikan bagaimana keberjalanannyaPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan Smart tourism di Kota Semarang dan menguraikan bagaimana keberjalanannya
POLIMEDIAPOLIMEDIA Kegiatan berwisata melibatkan manusia, lingkungan, dan peralatan yang berpotensi mengalami kerugian material maupun jiwa. Keselamatan, keamanan, dan kesehatanKegiatan berwisata melibatkan manusia, lingkungan, dan peralatan yang berpotensi mengalami kerugian material maupun jiwa. Keselamatan, keamanan, dan kesehatan
UPNYKUPNYK Selanjutnya yaitu untuk variabel Jumlah Restoran Dan Rumah Makan (X3) serta Jumlah Atraksi Wisata (X4) tidak berpengaruh terhadap Pendapatan Asli DaerahSelanjutnya yaitu untuk variabel Jumlah Restoran Dan Rumah Makan (X3) serta Jumlah Atraksi Wisata (X4) tidak berpengaruh terhadap Pendapatan Asli Daerah
YASIN ALSYSYASIN ALSYS Data yang diperoleh diproses menggunakan metode analisis data Miles & Huberman melalui tahap pengumpulan, reduksi, analisis, dan penyajian hasil analisis.Data yang diperoleh diproses menggunakan metode analisis data Miles & Huberman melalui tahap pengumpulan, reduksi, analisis, dan penyajian hasil analisis.
UTUT Desa Wisata Cibuntu mengusung konsep pariwisata berbasis masyarakat. Terletak di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, homestay menjadi bisnis utama mereka.Desa Wisata Cibuntu mengusung konsep pariwisata berbasis masyarakat. Terletak di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, homestay menjadi bisnis utama mereka.
Useful /
UNSUDAUNSUDA Penelitian ini menegaskan perlunya upaya lebih lanjut agar praktik e‑commerce selaras dengan prinsip Syariah. Penelitian menunjukkan bahwa nilai‑nilaiPenelitian ini menegaskan perlunya upaya lebih lanjut agar praktik e‑commerce selaras dengan prinsip Syariah. Penelitian menunjukkan bahwa nilai‑nilai
IAI ALMUSLIMACEHIAI ALMUSLIMACEH Teknik keabsahan menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Inovasi kiai dalam mengelola pendidikan di PesantrenTeknik keabsahan menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Inovasi kiai dalam mengelola pendidikan di Pesantren
E SIBERE SIBER Hasil studi menunjukkan: 1) kepemimpinan kepala sekolah berperan terhadap Generasi Z, 2) bimbingan konseling berperan terhadap Generasi Z, 3) kepemimpinanHasil studi menunjukkan: 1) kepemimpinan kepala sekolah berperan terhadap Generasi Z, 2) bimbingan konseling berperan terhadap Generasi Z, 3) kepemimpinan
UPNYKUPNYK Pemerintah Indonesia melakukan berbagai upaya untuk mencukupi kebutuhan pangan dalam negeri salah satunya dengan cara mengimpor beras. Namun, impor berasPemerintah Indonesia melakukan berbagai upaya untuk mencukupi kebutuhan pangan dalam negeri salah satunya dengan cara mengimpor beras. Namun, impor beras