UntikaUntika

Jurnal Media HukumJurnal Media Hukum

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kelompok tani dalam mencegah praktik korupsi dana desa, dengan studi kasus di Desa Manyar, Kabupaten Lamongan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun secara prosedural penyaluran dan penggunaan dana desa mengikuti ketentuan hukum yang berlaku, partisipasi masyarakat dalam pengawasan anggaran masih sangat terbatas. Kelompok tani, yang selama ini diposisikan sebagai unit produksi pertanian, ternyata memiliki potensi sebagai agen informal dalam mengawasi pelaksanaan proyek desa. Temuan ini mengindikasikan bahwa keterlibatan mereka dalam memantau proyek fisik dan melaporkan ketidaksesuaian anggaran mampu menekan celah terjadinya korupsi. Studi ini mendorong pembuat kebijakan untuk mempertimbangkan penguatan peran kelompok tani secara formal dalam sistem pengawasan dana desa, guna menciptakan tata kelola desa yang lebih transparan dan akuntabel.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun kerangka hukum yang mengatur penyaluran dan penggunaan dana desa telah dirancang dengan baik, implementasi praktisnya seringkali kurang optimal.Partisipasi masyarakat yang bermakna masih terbatas, namun kelompok tani menunjukkan potensi sebagai agen informal dalam pengawasan akuntabilitas dana desa.Penguatan peran kelompok tani dan komunitas lokal lainnya dalam tata kelola desa merupakan langkah penting untuk mencegah korupsi dan mendorong pembangunan pedesaan yang berkelanjutan.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai faktor-faktor yang menghambat partisipasi aktif masyarakat, khususnya kelompok tani, dalam pengawasan dana desa, termasuk kendala akses informasi dan kapasitas. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pemberdayaan kelompok tani yang efektif, misalnya melalui pelatihan peningkatan kapasitas dalam pengelolaan keuangan dan pengawasan proyek. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi potensi integrasi teknologi informasi dan komunikasi dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana desa, dengan melibatkan kelompok tani sebagai agen perubahan dalam pemanfaatan teknologi tersebut. Dengan demikian, diharapkan tata kelola dana desa dapat menjadi lebih partisipatif, transparan, dan akuntabel, sehingga berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

  1. #kesejahteraan masyarakat#kesejahteraan masyarakat
  2. #aktif masyarakat#aktif masyarakat
Read online
File size339.66 KB
Pages7
Short Linkhttps://juris.id/p-36b
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test