ISNJBENGKALISISNJBENGKALIS
KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatKHIDMAH: Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatPermainan Congkak desa Muntai merupakan permainan yang kaya akan nilai edukatif dan sosial, menjadikannya lebih dari sekadar hiburan. Program pengabdian ini bertujuan memperkenalkan dan mempromosikan permainan tradisional Congkak sebagai sarana peningkatan ekonomi masyarakat melalui pelestarian budaya lokal. Metode yang diterapkan meliputi diskusi, edukasi, pelatihan praktis, pengembangan produk kreatif, kompetisi dan festival, kerja sama dengan pihak terkait, serta evaluasi. Hasil menunjukkan bahwa permainan Congkak dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya melestarikan warisan budaya lokal, memperkuat ekonomi lokal berbasis warisan budaya, serta membangun keterlibatan komunitas yang lebih kuat, di mana masyarakat saling berinteraksi dan bekerja sama dalam melestarikan budaya. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga pada pelestarian budaya dan penguatan komunitas di Desa Muntai.
Permainan Congkak memiliki potensi besar sebagai penguat ekonomi berbasis warisan budaya lokal di Desa Muntai.Melalui kegiatan yang melibatkan masyarakat dan generasi muda, desa ini tidak hanya berupaya melestarikan nilai‑nilai budaya tetapi juga menciptakan peluang ekonomi baru yang berkelanjutan.Selain itu, program ini meningkatkan kesadaran budaya, memperkuat ekonomi lokal, dan membangun keterlibatan komunitas yang lebih kuat.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana digitalisasi permainan Congkak, misalnya melalui aplikasi seluler atau e‑comic, memengaruhi pelestarian budaya sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa. Selanjutnya, diperlukan studi longitudinal untuk menilai dampak jangka panjang usaha mikro berbasis Congkak terhadap pendapatan rumah tangga, tingkat kemiskinan, dan kesejahteraan sosial di wilayah pedesaan. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki integrasi permainan Congkak ke dalam kurikulum pendidikan formal sebagai alat pengembangan kompetensi sosial‑emosional dan pembentukan identitas budaya pada anak‑anak usia sekolah dasar. Ketiga arah penelitian ini akan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang kontribusi Congkak terhadap pembangunan berkelanjutan serta memberikan dasar kebijakan yang kuat bagi pemerintah dan lembaga terkait. Penelitian juga dapat menguji efektivitas pelatihan praktis berbasis Congkak dalam meningkatkan keterampilan kewirausahaan dan kreativitas produk turunan di kalangan perempuan desa. Dengan menggabungkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, studi tersebut akan mengidentifikasi faktor penghambat dan pendukung keberlanjutan usaha berbasis permainan tradisional.
| File size | 380.6 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
ISNJBENGKALISISNJBENGKALIS Selain itu, pelatihan ini membuka peluang pengembangan ekonomi kreatif dan memperkuat usaha mikro kecil menengah (UMKM) berbasis kuliner tradisional. KolaborasiSelain itu, pelatihan ini membuka peluang pengembangan ekonomi kreatif dan memperkuat usaha mikro kecil menengah (UMKM) berbasis kuliner tradisional. Kolaborasi
FDIKJOURNAL UINMAFDIKJOURNAL UINMA Integrasi keduanya dapat menciptakan lingkungan yang mendukung keberagaman dan toleransi. Namun, tantangan seperti kurangnya pemahaman tentang budaya lokal,Integrasi keduanya dapat menciptakan lingkungan yang mendukung keberagaman dan toleransi. Namun, tantangan seperti kurangnya pemahaman tentang budaya lokal,
UMPARUMPAR Hasil penelitian mengungkapkan bahwa persepsi halal, kepercayaan (terhadap penjual dan platform), dan social influence (seperti rekomendasi influencerHasil penelitian mengungkapkan bahwa persepsi halal, kepercayaan (terhadap penjual dan platform), dan social influence (seperti rekomendasi influencer
UMMUBAUMMUBA Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk yang dikembangkan dinyatakan sangat valid dengan skor rata-rata 4,55 dari validator ahli. Respon siswa terhadapHasil penelitian menunjukkan bahwa produk yang dikembangkan dinyatakan sangat valid dengan skor rata-rata 4,55 dari validator ahli. Respon siswa terhadap
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Tujuan utamanya adalah untuk mengkaji bagaimana sunnah yang hidup—praktik sunnah yang terjalin dengan adat budaya lokal dan ritual dayah—berkonfrontasiTujuan utamanya adalah untuk mengkaji bagaimana sunnah yang hidup—praktik sunnah yang terjalin dengan adat budaya lokal dan ritual dayah—berkonfrontasi
UIN SUKAUIN SUKA Muhammad Asad Al-Bugisy, sang pendiri pesantren. Bukan hanya itu, tafsir Bugis juga dilakukan secara variatif oleh kalangan ulama Asadiyah yang dimulaiMuhammad Asad Al-Bugisy, sang pendiri pesantren. Bukan hanya itu, tafsir Bugis juga dilakukan secara variatif oleh kalangan ulama Asadiyah yang dimulai
UBBGUBBG Oleh karena itu, diperlukan inovasi kurikulum, pengembangan profesional guru, dan penelitian lebih lanjut untuk melestarikan warisan budaya lokal sambilOleh karena itu, diperlukan inovasi kurikulum, pengembangan profesional guru, dan penelitian lebih lanjut untuk melestarikan warisan budaya lokal sambil
ISNJBENGKALISISNJBENGKALIS Rekomendasi utama mencakup perluasan durasi pelatihan dan pengembangan modul lanjutan untuk pemantapan keterampilan. Pelatihan aplikasi Publish or PerishRekomendasi utama mencakup perluasan durasi pelatihan dan pengembangan modul lanjutan untuk pemantapan keterampilan. Pelatihan aplikasi Publish or Perish
Useful /
IICETIICET Hasil penelitian menunjukkan: (1) pengaruh pengalaman mengajar terhadap kinerja guru, (2) pengaruh pelatihan terhadap kinerja guru, dan (3) pengaruh pengalamanHasil penelitian menunjukkan: (1) pengaruh pengalaman mengajar terhadap kinerja guru, (2) pengaruh pelatihan terhadap kinerja guru, dan (3) pengaruh pengalaman
UIN SUKAUIN SUKA Sintesis lokal antara kepercayaan, ritus, dan materialitas manuskrip ini menawarkan wawasan baru tentang keterhubungan antara Islam, budaya, dan tradisiSintesis lokal antara kepercayaan, ritus, dan materialitas manuskrip ini menawarkan wawasan baru tentang keterhubungan antara Islam, budaya, dan tradisi
UBBGUBBG The study demonstrates the effectiveness of the flipped class, with 96% of students expressing that it enhanced their academic vocabulary acquisition.The study demonstrates the effectiveness of the flipped class, with 96% of students expressing that it enhanced their academic vocabulary acquisition.
IICETIICET Subjek penelitian adalah 12 orang siswa kelas VI. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan persentase hasil belajar afektif siswa pada aspek tanggung jawabSubjek penelitian adalah 12 orang siswa kelas VI. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan persentase hasil belajar afektif siswa pada aspek tanggung jawab