IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO
Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran IslamAl-Tahrir: Jurnal Pemikiran IslamStudi ini mengeksplorasi kontestasi otoritas keagamaan antara ulama dayah dan Salafi & Wahabi di Meulaboh, Aceh Barat, dengan menyoroti perebutan legitimasi teologis, kultural, dan politik di ranah publik Islam. Tujuan utamanya adalah untuk mengkaji bagaimana sunnah yang hidup—praktik sunnah yang terjalin dengan adat budaya lokal dan ritual dayah—berkonfrontasi dengan definisi as-sunnah yang ketat dan berbasis teks yang dipromosikan oleh Salafi dan Wahabi. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dan kerangka sosiologi agama, studi ini menggabungkan teori otoritas Weberian dan konsep habitus Bourdieu untuk menganalisis relasi kuasa, identitas, dan praktik sosial yang terlibat dalam konflik tersebut. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa pertikaian ini lebih dari sekadar isu ideologis atau teologis; ini adalah perebutan dominasi sosial, simbolis, dan politik-ekonomi, seperti yang terlihat dalam kasus seperti Masjid Jabir al-Kaby dan ritual keagamaan lokal sepanjang pesisir barat Aceh. Studi ini menggarisbawahi bahwa kontestasi sunnah bukan sekadar debat keagamaan tetapi dinamika sosial yang membentuk siapa yang berwenang mendefinisikan Islam otentik, melestarikan identitas lokal, dan mengendalikan ruang publik keagamaan.
Kontestasi otoritas keagamaan di Aceh Barat menunjukkan bahwa keberagaman keyakinan dan praktik Islam tidak hanya merupakan isu teologi, melainkan juga perjuangan untuk ruang publik serta legitimasi sosial‑politik, yang tercermin dalam sengketa Masjid Jabir al‑Kaby dan interpretasi sunnah hidup versus as‑sunnah.Konflik ini tidak menghasilkan kemenangan mutlak bagi salah satu pihak, melainkan menghasilkan dinamika kompleks yang melibatkan legitimasi teologis, budaya lokal, dan kepentingan politik‑ekonomi, di mana ulama dayah memandang Islam sebagai ajaran yang terintegrasi dalam konteks sosiokultural, sementara Salafi‑Wahabi menekankan Islam murni bebas pengaruh budaya setempat.Penelitian ini memberikan perspektif baru bahwa konflik agama di wilayah tersebut merupakan perjuangan otoritas dalam ranah publik hukum Islam, yang terus beradaptasi dan memengaruhi lanskap spiritual masyarakat Aceh.
Saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga arah studi berikut: pertama, meneliti bagaimana praktik budaya lokal memengaruhi tingkat penerimaan sunnah hidup di kalangan pemuda Meulaboh, dengan menguji perbedaan persepsi antara generasi muda yang terlibat dalam kegiatan dayah dan yang terpapar ajaran Salafi‑Wahabi; kedua, menganalisis peran kebijakan pemerintah daerah dalam menengahi konflik antara ulama dayah dan kelompok Salafi‑Wahabi, khususnya melalui studi kasus sengketa hukum atas Masjid Jabir al‑Kaby, untuk menilai efektivitas regulasi dan mekanisme mediasi yang ada; ketiga, mengeksplorasi dampak media digital terhadap penyebaran narasi Salafi‑Wahabi dibandingkan dengan penyampaian ajaran tradisional dayah, dengan melakukan survei konten daring, wawancara pengguna, dan analisis persepsi publik terhadap pesan‑pesan keagamaan. Ketiga penelitian tersebut diharapkan dapat memperkaya pemahaman tentang interaksi antara budaya, institusi agama, dan teknologi dalam konteks konflik otoritas keagamaan di Aceh Barat. Hasilnya dapat menjadi dasar kebijakan yang lebih inklusif dan strategi dakwah yang adaptif terhadap dinamika sosial setempat.
- Religion, Media and Piety Construction: A Study of the Web Series Entitled Ustad Millenial | DINIKA :... ejournal.uinsaid.ac.id/index.php/dinika/article/view/5177Religion Media and Piety Construction A Study of the Web Series Entitled Ustad Millenial DINIKA ejournal uinsaid ac index php dinika article view 5177
- Penamas. heretical fatwa judicial review salafi ulama communal conflict aceh penamas authors alhusni... doi.org/10.31330/penamas.v37i1.753Penamas heretical fatwa judicial review salafi ulama communal conflict aceh penamas authors alhusni doi 10 31330 penamas v37i1 753
- The Seizure of the Mosques as Public Spaces Between Dayah and Salafi-Wahabi Ulamas in Aceh | Al-Tahrir:... doi.org/10.21154/altahrir.v22i1.3595The Seizure of the Mosques as Public Spaces Between Dayah and Salafi Wahabi Ulamas in Aceh Al Tahrir doi 10 21154 altahrir v22i1 3595
- The Relationship Between Islam and Local Wisdom in the Kampung Naga Tradition: Living Sunnah Research... doi.org/10.15575/diroyah.v6i2.15316The Relationship Between Islam and Local Wisdom in the Kampung Naga Tradition Living Sunnah Research doi 10 15575 diroyah v6i2 15316
| File size | 600.71 KB |
| Pages | 30 |
| DMCA | Report |
Related /
DAARULHUDADAARULHUDA Oleh karena itu Pemerintah Daerah perlu memperhatikan pengaturan yang jelas tentang penyelenggaraan pemerintahan daerah sebagai motor penggerak otonomiOleh karena itu Pemerintah Daerah perlu memperhatikan pengaturan yang jelas tentang penyelenggaraan pemerintahan daerah sebagai motor penggerak otonomi
ABULYATAMAABULYATAMA Penelitian ini menetapkan fokus religiusitas dimensi experential dalam syair seudati. Kajian ini memberikan informasi yang konstruktif bagi peneliti danPenelitian ini menetapkan fokus religiusitas dimensi experential dalam syair seudati. Kajian ini memberikan informasi yang konstruktif bagi peneliti dan
UKDCUKDC Rencana pembangunan bandara baru El Tari Kupang merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan dan pemerataan pembangunan di wilayah timurRencana pembangunan bandara baru El Tari Kupang merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan dan pemerataan pembangunan di wilayah timur
IAIN LANGSAIAIN LANGSA Syariah berfungsi sekaligus menekan konflik vertikal antara pusat dan daerah, namun pada sisi lain menimbulkan benturan horizontal di antara masyarakatSyariah berfungsi sekaligus menekan konflik vertikal antara pusat dan daerah, namun pada sisi lain menimbulkan benturan horizontal di antara masyarakat
UNUTARAUNUTARA Lingkungan budaya masyarakat tradisional kaya akan kearifan lokal, namun belum banyak diungkap bagaimana kearifan ini tumbuh dan terpelihara dalam kehidupanLingkungan budaya masyarakat tradisional kaya akan kearifan lokal, namun belum banyak diungkap bagaimana kearifan ini tumbuh dan terpelihara dalam kehidupan
UNMUHAUNMUHA Nilai Ilahiyah adalah nilai yang erat kaitannya dengan ketuhanan, sedangkan nilai Insaniyah berkaitan dengan kemanusiaan. Keduanya berhubungan dengan tingkahNilai Ilahiyah adalah nilai yang erat kaitannya dengan ketuhanan, sedangkan nilai Insaniyah berkaitan dengan kemanusiaan. Keduanya berhubungan dengan tingkah
KOMPETIFKOMPETIF Kondisi serupa juga terjadi di Taman Nasional Tesso Nilo (TNNP). Pihak TNNP dan mitranya mempromosikan ekowisata berbasis masyarakat bagi masyarakat sekitarKondisi serupa juga terjadi di Taman Nasional Tesso Nilo (TNNP). Pihak TNNP dan mitranya mempromosikan ekowisata berbasis masyarakat bagi masyarakat sekitar
HAMZANWADIHAMZANWADI Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk budaya yang ditemukan adalah rombong gula gending, parane, kereng sesek, dan caraken yang memiliki objek matematikaHasil penelitian menunjukkan bahwa produk budaya yang ditemukan adalah rombong gula gending, parane, kereng sesek, dan caraken yang memiliki objek matematika
Useful /
IAIN LANGSAIAIN LANGSA Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun adat istiadat di Kabupaten Padang Lawas memberikan hak asuh anak kepada ayah, namun penting untuk mempertimbangkanHasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun adat istiadat di Kabupaten Padang Lawas memberikan hak asuh anak kepada ayah, namun penting untuk mempertimbangkan
AFEBIAFEBI Manajemen laba tidak terbukti berperan sebagai variabel pemoderasi dalam hubungan antara pelaporan keberlanjutan dan biaya modal. Temuan utama menyatakanManajemen laba tidak terbukti berperan sebagai variabel pemoderasi dalam hubungan antara pelaporan keberlanjutan dan biaya modal. Temuan utama menyatakan
KOMPETIFKOMPETIF Secara simultan, keempat variabel tersebut memberikan pengaruh signifikan terhadap motivasi berwirausaha. Dengan determinasi sebesar 77,2%, variabel-variabelSecara simultan, keempat variabel tersebut memberikan pengaruh signifikan terhadap motivasi berwirausaha. Dengan determinasi sebesar 77,2%, variabel-variabel
UPERTISUPERTIS Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi. Desain penelitian adalah analitik dengan pendekatan CrossPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi. Desain penelitian adalah analitik dengan pendekatan Cross