KILAUPUBLISHINGKILAUPUBLISHING
Indonesian Journal of Integrated Science and LearningIndonesian Journal of Integrated Science and LearningPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model example non example terhadap hasil belajar siswa pada pelajaran IPA kelas V SDN 140 Bengkulu Utara. Subjek penelitian adalah 17 siswa kelas V. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes akhir pembelajaran, dengan analisis data secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran example non example dapat meningkatkan hasil belajar siswa mengenai hubungan antara makanan dan kesehatan. Peningkatan terlihat pada rata-rata ulangan harian, dari 63,00 menjadi 70,00, 75,33, dan 82,52. Dengan demikian, penggunaan model example non example efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran IPA kelas V SDN 140 Bengkulu Utara.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran example non example dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran IPA di kelas V SD Negeri 140 Bengkulu Utara.Penguasaan materi pelajaran siswa meningkat setelah penerapan model tersebut, yang dibuktikan dengan peningkatan hasil ulangan harian secara konsisten.Kesimpulannya, model pembelajaran example non example merupakan pendekatan yang efektif untuk meningkatkan pemahaman dan prestasi belajar siswa dalam konteks pembelajaran IPA.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas model example non example pada mata pelajaran lain selain IPA, untuk mengetahui apakah model ini memiliki generalisasi yang luas. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan model example non example dengan model pembelajaran lain yang relevan, seperti model problem-based learning atau inquiry learning, untuk mengidentifikasi keunggulan dan kelemahan masing-masing model. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi model example non example, seperti karakteristik guru, ketersediaan sumber daya, dan dukungan sekolah, untuk memberikan rekomendasi praktis bagi guru dan pembuat kebijakan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.
| File size | 968.89 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UPMSUPMS Temuan ini mendukung pentingnya penerapan metode aktif dalam pembelajaran matematika sebagai upaya meningkatkan pemahaman konsep siswa. Penerapan strategiTemuan ini mendukung pentingnya penerapan metode aktif dalam pembelajaran matematika sebagai upaya meningkatkan pemahaman konsep siswa. Penerapan strategi
AINARAPRESSAINARAPRESS Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan angket, lalu dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan validitas media sebesar 87%, validitasData dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan angket, lalu dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan validitas media sebesar 87%, validitas
JIPEDJIPED Penelitian ini menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan media Wordwall pada materi pelajaran Keragaman Budaya Indonesia. SubjekPenelitian ini menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan media Wordwall pada materi pelajaran Keragaman Budaya Indonesia. Subjek
JIPEDJIPED Uji hipotesis dianalisis menggunakan korelasi product moment menjelaskan bahwa korelasi perilaku bullying terhadap interaksi sosial siswa sebesar 0. 533Uji hipotesis dianalisis menggunakan korelasi product moment menjelaskan bahwa korelasi perilaku bullying terhadap interaksi sosial siswa sebesar 0. 533
STKIPAHSINGARAJASTKIPAHSINGARAJA Penerapan strategi ini dapat dilihat dari perbandingan hasil tiga tes yang dilakukan dalam penelitian ini. Persentase penurunan jumlah siswa yang mendapatPenerapan strategi ini dapat dilihat dari perbandingan hasil tiga tes yang dilakukan dalam penelitian ini. Persentase penurunan jumlah siswa yang mendapat
STKIPAHSINGARAJASTKIPAHSINGARAJA Pada Siklus I, hasil penilaian menunjukkan bahwa 64% siswa mencapai nilai minimal lulus, sementara pada Siklus II, angka ini meningkat menjadi 84%. PendekatanPada Siklus I, hasil penilaian menunjukkan bahwa 64% siswa mencapai nilai minimal lulus, sementara pada Siklus II, angka ini meningkat menjadi 84%. Pendekatan
UIBBCUIBBC Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan siswa ditunjukkan pada rata-rata hasil responden aspek sikap sebesar 71%, dengan kriteria baik. Dan hasilHal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan siswa ditunjukkan pada rata-rata hasil responden aspek sikap sebesar 71%, dengan kriteria baik. Dan hasil
JBASICJBASIC Penelitian tindakan kelas menunjukkan bahwa penerapan metode ini meningkatkan kemampuan memecahkan masalah serta skor observasi guru dan siswa. Oleh karenaPenelitian tindakan kelas menunjukkan bahwa penerapan metode ini meningkatkan kemampuan memecahkan masalah serta skor observasi guru dan siswa. Oleh karena
Useful /
UPPRUPPR Masyarakat di Kota Palangka Raya merasakan dampak perubahan iklim yang tidak menentu. Salah satu masalah umum yang dihadapi adalah rendahnya tingkat pengetahuanMasyarakat di Kota Palangka Raya merasakan dampak perubahan iklim yang tidak menentu. Salah satu masalah umum yang dihadapi adalah rendahnya tingkat pengetahuan
AINARAPRESSAINARAPRESS Latar belakang pengembangan ini adalah rendahnya pemahaman konsep pecahan dan belum optimalnya media pembelajaran yang mendukung pengembangan HOTS. PenelitianLatar belakang pengembangan ini adalah rendahnya pemahaman konsep pecahan dan belum optimalnya media pembelajaran yang mendukung pengembangan HOTS. Penelitian
STKIPAHSINGARAJASTKIPAHSINGARAJA Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif dan metode pengumpulan datanya meliputi observasi, dokumentasi, dan wawancara dengan instrumen berupaDesain penelitian ini adalah penelitian deskriptif dan metode pengumpulan datanya meliputi observasi, dokumentasi, dan wawancara dengan instrumen berupa
UPPRUPPR Pakan komersil yang diproduksi oleh pabrik memiliki kualitas dan jumlah yang terjamin. Akan tetapi permasalahannya adalah harga pakan komersil yang diproduksiPakan komersil yang diproduksi oleh pabrik memiliki kualitas dan jumlah yang terjamin. Akan tetapi permasalahannya adalah harga pakan komersil yang diproduksi