PENDIDIKANBIOLOGIUKAWPENDIDIKANBIOLOGIUKAW
INDIGENOUS BIOLOGI : JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS BIOLOGIINDIGENOUS BIOLOGI : JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS BIOLOGIPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis mikrofungi dan keanekaragaman jenis mikrofungi yang terdapat pada Taman Wisata Alam (TWA) Baumata. Penelitian menggunakan metode observasi langsung dan direct method. Penelitian dilakukan di TWA Baumata dan proses isolasi serta identifikasi mikrofungi tanah dilakukan di laboratorium biologi Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang dan laboratorium Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Nusa Cendana Kupang dari November 2017 hingga April 2018. Mikrofungi yang teridentifikasi dibedakan jenisnya dan dihitung indeks keanekaragaman. Hasil menunjukkan bahwa ditemukan 5 jenis mikrofungi tanah yang terdapat pada TWA Baumata, yaitu Mikrofungi Aspergilus terreus, Aspergilus flavus, Aspergilus niger, Penicillium sp., dan Thamnidium elegans. Tahapan yang dilalui untuk mendapatkan kelima jenis mikrofungi tanah ini adalah melalui tahapan isolasi, pemurnian, dan identifikasi. Dengan menggunakan rumus indeks keanekaragaman Shannon-Wiener, hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat keanekaragaman mikrofungi pada TWA Baumata tergolong sedang dengan nilai indeks keanekaragaman (H) = 1.2691. Hasil analisis ini menunjukkan bahwa kondisi tanah TWA Baumata memiliki produktivitas cukup, tekanan ekologi sedang, dan kondisi ekosistem yang cukup seimbang.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa jenis mikrofungi tanah pada tanah TWA Baumata pada lima titik atau lima zona pengamatan terdapat lima jenis mikrofungi tanah, yaitu Aspergillus terreus, Aspergillus flavus, Aspergillus niger, Penicillium sp.Dengan memiliki tingkat keanekaragaman jenis mikrofungi tanah di TWA Baumata tergolong sedang dengan nilai jumlah indeks keanekaragaman H= (1.
Saran penelitian lanjutan yang dapat disampaikan adalah sebagai berikut: perlu dilakukan penelitian mengenai pengaruh kondisi fisika dan kimia tanah pada TWA Baumata terhadap keanekaragaman mikrofungi tanah. Selain itu, perlu juga dilakukan penelitian mengenai perbandingan teknik isolasi terhadap keanekaragaman jenis mikrofungi tanah pada TWA Baumata.
| File size | 586.09 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
UIADUIAD Berbeda dengan siswa impulsif, siswa cenderung tidak menghadirkan simbol huruf saat melakukan generalisasi, langsung menggunakan rumus siap pakai dan melakukanBerbeda dengan siswa impulsif, siswa cenderung tidak menghadirkan simbol huruf saat melakukan generalisasi, langsung menggunakan rumus siap pakai dan melakukan
USNSJUSNSJ Hal ini didukung oleh kebiasaan dan ketersediaan smartphone berbasis android yang dimiliki siswa. Sebanyak 90,1% siswa menyatakan setuju dan tertarik untukHal ini didukung oleh kebiasaan dan ketersediaan smartphone berbasis android yang dimiliki siswa. Sebanyak 90,1% siswa menyatakan setuju dan tertarik untuk
JBASICJBASIC Dalam pembelajaran (IPA), pengembangan kompetensi berpikir tingkat tinggi sangat penting untuk memenuhi tuntutan kompetensi di abad ke-21. Namun, dalamDalam pembelajaran (IPA), pengembangan kompetensi berpikir tingkat tinggi sangat penting untuk memenuhi tuntutan kompetensi di abad ke-21. Namun, dalam
IDJOURNALIDJOURNAL Luaran konkret dari program ini berupa media pembelajaran matematika SD yang dikembangkan oleh enam kelompok yang merepresentasikan tingkat kelas I hinggaLuaran konkret dari program ini berupa media pembelajaran matematika SD yang dikembangkan oleh enam kelompok yang merepresentasikan tingkat kelas I hingga
AMIKLPSAMIKLPS Aplikasi dilengkapi animasi, simulasi, dan kuis interaktif untuk membantu pemahaman siswa secara visual dan partisipatif. Uji kelayakan dilakukan melaluiAplikasi dilengkapi animasi, simulasi, dan kuis interaktif untuk membantu pemahaman siswa secara visual dan partisipatif. Uji kelayakan dilakukan melalui
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Siswa kelas VII A SMP Negeri 3 Jumantono mengalami kesulitan pada enam indikator pemahaman konsep bangun datar, dengan kesulitan dominan pada mengembangkanSiswa kelas VII A SMP Negeri 3 Jumantono mengalami kesulitan pada enam indikator pemahaman konsep bangun datar, dengan kesulitan dominan pada mengembangkan
UNDIKMAUNDIKMA Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian dan Pengembangan (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation).Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian dan Pengembangan (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation).
JIPEDJIPED Pembuatan media pembelajaran papan pecahan menggunakan metodologi ADDIE, yaitu Analysis (Analisis) dengan mengkaji kebutuhan siswa, Create (Menciptakan)Pembuatan media pembelajaran papan pecahan menggunakan metodologi ADDIE, yaitu Analysis (Analisis) dengan mengkaji kebutuhan siswa, Create (Menciptakan)
Useful /
USNSJUSNSJ 05 sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Berdasarkan hasil penelitian, lebih baik jika seorang guru dapat05 sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Berdasarkan hasil penelitian, lebih baik jika seorang guru dapat
UNIBAUNIBA Analisis menggunakan uji chi square. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara penggunaan kontrasepsi dengan kejadian fibroadenomaAnalisis menggunakan uji chi square. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara penggunaan kontrasepsi dengan kejadian fibroadenoma
JIPEDJIPED Untuk membentuk profil pelajar Pancasila melalui pembelajaran berbasis proyek, guru memberikan penugasan proyek secara kelompok yang dimulai dengan sebuahUntuk membentuk profil pelajar Pancasila melalui pembelajaran berbasis proyek, guru memberikan penugasan proyek secara kelompok yang dimulai dengan sebuah
JIPEDJIPED Kecanduan game berdampak pada konsentrasi dan penyerapan materi pembelajaran. Peran orang tua dan pembatasan waktu bermain sangat diperlukan untuk meminimalkanKecanduan game berdampak pada konsentrasi dan penyerapan materi pembelajaran. Peran orang tua dan pembatasan waktu bermain sangat diperlukan untuk meminimalkan