STTSSTTS

Journal of Information System,Graphics, Hospitality and TechnologyJournal of Information System,Graphics, Hospitality and Technology

Pembuatan konten video melalui drone umumnya membutuhkan seorang profesional untuk mengendalikan drone agar mampu menghasilkan pergerakan drone dengan hasil video yang diinginkan. Video sinematik adalah video yang mempunyai alur cerita atau dapat menyampaikan sebuah cerita pada film ataupun video pendek. Pengarahan alur cerita tersebut membutuhkan juga seorang film director yang mengarahkan adegan yang akan ditampilkan didalam video. Penelitian ini mengusulkan untuk membuat autonomous drone agar mampu bergerak dan menangkap video sesuai dengan arahan film director. Penelitian ini menggunakan face detection dan face recognition dengan algoritma Local Binary Pattern Histogram (LBPH) dan memanfaatkan Rule base system sebagai system cerdas yang terdapat pada system agar drone mampu mengikuti wajah yang dikenali sesuai pergerakan subject yang telah di rencanakan oleh film director. Setiap pergerakan drone memiliki catatan terbang yang terdapat pada system drone berupa Inertial Measurement Unit (IMU) sehingga system mampu memberikan grafik 3 dimensi setelah drone sudah tidak berada di udara. Skenario yang diusulkan dalam penelitian ini membuktikan bahwa drone mampu bergerak sesuai ekspektasi penulis dan film director. Selain itu survey berupa kuesioner untuk responden umum juga membuktikan bahwa drone sudah mengikuti satu konsep cinematography seperti jarak sudut pandang, object yang menarik (shape saliency) dan area pergerakan kamera.

Penelitian ini berhasil mengenali wajah dengan baik menggunakan algoritma LBPH dan haar cascade classifier melalui kamera drone.Pengaturan kontrol menggunakan tellopy library python dapat dengan mudah diimplementasikan, dan drone mampu bergerak lebih stabil mengikuti subject dibandingkan kontrol manual.Database pengenalan wajah yang disimpan diharapkan dapat menjadi sumber untuk penelitian selanjutnya, dan kecerdasan menggunakan rumus terbukti mampu mengendalikan pergerakan drone secara stabil mengikuti pergerakan wajah subject.

Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan sistem dengan menambahkan kamera di bawah drone untuk mendapatkan sudut pandang yang lebih luas. Selain itu, eksplorasi implementasi algoritma deteksi dan pengenalan wajah lainnya dapat dilakukan untuk meningkatkan kestabilan drone dalam mengikuti subject. Lebih lanjut, penelitian dapat diarahkan untuk mengembangkan sistem yang mampu secara otomatis merencanakan dan menghasilkan video sinematik berdasarkan input dari film director, dengan mempertimbangkan elemen-elemen seperti komposisi visual, transisi antar adegan, dan pemilihan musik latar. Integrasi dengan teknologi virtual reality (VR) atau augmented reality (AR) juga dapat dieksplorasi untuk memberikan pengalaman visual yang lebih imersif kepada penonton. Pengembangan sistem yang mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi lingkungan, seperti pencahayaan yang berubah-ubah atau cuaca yang tidak menentu, juga merupakan arah penelitian yang menjanjikan. Dengan demikian, sistem drone cerdas untuk pembuatan video sinematik dapat menjadi alat yang lebih fleksibel dan andal bagi para profesional di industri film dan video.

  1. #siswa sma#siswa sma
  2. #adopsi ai#adopsi ai
Read online
File size859.89 KB
Pages7
Short Linkhttps://juris.id/p-2PI
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test