TRAVERSETRAVERSE

Journal of Language and Applied LinguisticsJournal of Language and Applied Linguistics

Penelitian ini berfokus untuk menemukan jenis-jenis afiks derivatif, fungsi, serta makna umum setiap kata yang ditemukan pada postingan Instagram @poemsporn_. Kajian ini menggunakan teori yang diajukan oleh Brinton (2010) dan Katamba (1994). Penulis menerapkan metode prosedur observasi sebelum menganalisis data, selanjutnya menggunakan metode deskriptif-kualitatif. Selain itu, data disajikan dengan metode informal. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 34 kata yang mengandung afiks derivatif. Terdapat 5 kata dengan afiks prefiks, yaitu (Im-), (a-), (In-), dan (Un-). Sementara itu, 29 kata mengandung afiks sufiks berupa (-ing), (-ly), (-ness), (-or), (-ful), (-less), (-ion), (-ance). Dari segi fungsi, 33 kata berperan sebagai class‑changing, sedangkan 2 kata berperan sebagai class‑maintaining. Fungsi class‑changing meliputi peralihan kelas dari verba ke nomina, adjektiva ke nomina, nomina ke adjektiva, dan adjektiva ke adverbia, sedangkan fungsi class‑maintaining hanya terjadi pada adjektiva ke adjektiva.

Morfem dapat dibagi menjadi dua tipe, yaitu morfem bebas yang dapat berdiri sendiri dan morfem terikat yang memerlukan afiks.afiks derivatif merupakan morfem terikat yang terdiri dari prefiks dan sufiks, dengan prefiks berada di awal dan sufiks di akhir akar kata.Berdasarkan temuan, lebih dari 30 kata pada postingan Instagram @poemsporn_ mengandung afiks derivatif, meliputi prefiks (Im-, a-, In-, Un-) serta sufiks (-ing, -ly, -ness, -or, -ful, -less, -ion, -ance), dengan fungsi mayoritas berupa perubahan kelas (class‑changing) dan sedikit yang mempertahankan kelas (class‑maintaining).Penulis berharap penelitian ini dapat memperluas pemahaman pembaca tentang afiks derivatif dan mengurangi kesalahan penggunaan afiks dalam pembentukan kata.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pertanyaan: bagaimana variasi afiks derivatif muncul pada platform media sosial lain seperti Twitter atau TikTok, dan apakah pola distribusinya berbeda dibandingkan dengan Instagram? Selanjutnya, studi komparatif antara bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dalam konteks postingan media sosial dapat menguji apakah fungsi class‑changing dan class‑maintaining memiliki kecenderungan yang serupa atau berbeda antar bahasa. Selain itu, pengembangan model otomatis berbasis pembelajaran mesin untuk mengidentifikasi afiks derivatif dalam teks media sosial dapat mempercepat analisis skala besar serta menguji akurasi deteksi dibandingkan dengan analisis manual. Terakhir, penelitian longitudinal yang melacak perubahan penggunaan afiks derivatif pada akun @poemsporn_ selama beberapa tahun dapat mengungkap dinamika evolusi morfologis seiring tren linguistik dan budaya digital.

  1. Journal of Language and Applied Linguistics. vol journal language applied linguistics traverse finally... doi.org/10.22334/traverse.v2i1Journal of Language and Applied Linguistics vol journal language applied linguistics traverse finally doi 10 22334 traverse v2i1
  1. #song lyrics#song lyrics
  2. #rip current#rip current
Read online
File size150.32 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-2Ml
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test