TRAVERSETRAVERSE

Journal of Language and Applied LinguisticsJournal of Language and Applied Linguistics

Bahasa dianggap sebagai sesuatu yang wajib dalam berkomunikasi bagi manusia. Tanpa komunikasi yang tepat, hubungan antar manusia tidak akan berjalan lancar. Fenomena ini umumnya disebut pragmatik dan salah satu teori utama yang efektif untuk analisis adalah Teori Tindak Tutur. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab masalah penelitian, yaitu: (1) untuk mengetahui jenis tindak tutur direktif apa yang digunakan oleh karakter utama dalam film Maleficent dan (2) untuk mengidentifikasi fungsi tindak tutur direktif yang digunakan oleh karakter utama dalam film Maleficent. Data dalam penelitian ini adalah film Maleficent dan dianalisis dengan menerapkan teori tindak tutur yang diusulkan oleh Searle (1979) dan teori fungsi ilokusioner Leech (1983) untuk menganalisis tujuan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk menganalisis data dan metode kuantitatif untuk mengetahui frekuensi jenis yang tersirat dalam film Maleficent. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada empat jenis tindak tutur direktif yang digunakan oleh karakter utama dalam film Maleficent, yaitu: tindak bertanya (50%), tindak memerintah (30%), tindak meminta (10%) dan tindak memberi tahu (10%).

Penelitian ini membahas tentang analisis tindak tutur direktif dalam film Maleficent.Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan beberapa jenis tindak tutur direktif dalam ucapan karakter utama, yaitu tindak bertanya, memerintah, meminta, dan memberi tahu.Tindak bertanya merupakan jenis yang paling sering digunakan oleh karakter utama dalam film Maleficent, yaitu 50%.Kemudian, tindak meminta dengan frekuensi 10% dan terakhir adalah tindak memberi tahu dengan frekuensi 10%.Setiap jenis tindak tutur direktif memiliki fungsi yang berbeda berdasarkan tujuan ilokusioner yang ingin dicapai oleh ucapan tersebut.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana faktor budaya memengaruhi penggunaan tindak tutur direktif dalam film-film dari berbagai negara. Hal ini penting karena norma-norma sosial dan ekspresi bahasa dapat bervariasi antar budaya, sehingga memengaruhi cara orang menyampaikan permintaan atau perintah. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis tindak tutur direktif dalam konteks komunikasi interpersonal yang lebih kompleks, seperti negosiasi atau mediasi. Dengan memahami bagaimana tindak tutur direktif digunakan dalam situasi-situasi ini, kita dapat mengembangkan strategi komunikasi yang lebih efektif untuk mencapai tujuan bersama. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi bagaimana penggunaan tindak tutur direktif memengaruhi persepsi pendengar terhadap pembicara, serta dampaknya terhadap hubungan interpersonal. Hal ini dapat memberikan wawasan tentang bagaimana kita dapat menggunakan bahasa secara lebih bijaksana untuk membangun hubungan yang positif dan saling menghormati.

  1. Journal of Language and Applied Linguistics. vol journal language applied linguistics traverse finally... doi.org/10.22334/traverse.v2i1Journal of Language and Applied Linguistics vol journal language applied linguistics traverse finally doi 10 22334 traverse v2i1
  1. #song lyrics#song lyrics
  2. #rip current#rip current
Read online
File size162.78 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-2Mj
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test