UNSUBUNSUB
The World of Business Administration JournalThe World of Business Administration JournalSeksi Usaha Ekonomi Masyarakat dalam Pemberdayaan Pengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) di Kabupaten Subang berhubungan dengan teori responsivitas, dengan kinerja organisasi yang mencakup produktivitas, kualitas, responsibilitas, dan akuntabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja seksi tersebut secara umum belum optimal. Hal ini terlihat dari jumlah BUMDES yang belum terealisasi sesuai target, 30 % dari 78 BUMDES yang terdata di 30 kecamatan tidak berjalan, serta pelaksanaan monitoring dan evaluasi yang bersifat sementara dan keterlambatan pelaporan.
Kinerja produktivitas Seksi Usaha Ekonomi Masyarakat belum optimal, terbukti hanya 154 dari 245 desa memiliki BUMDES dan 30 % BUMDES yang terdata tidak beroperasi, disertai keterbatasan sumber daya manusia.Meskipun layanan informasi sudah cukup baik melalui surat edaran, WhatsApp, dan sosialisasi kecamatan, kurangnya SOP serta sosialisasi langsung ke desa menghambat pelaksanaan dan pengelolaan BUMDES.Responsivitas dan pertanggungjawaban masih lemah karena monitoring dan evaluasi bersifat sementara, tidak terstruktur, serta laporan tidak transparan kepada pemerintah desa dan pengelola BUMDES.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji kebutuhan dan rancangan standar operasional prosedur (SOP) khusus untuk pemberdayaan BUMDES di Kabupaten Subang, dengan menguji keefektifan SOP tersebut dalam meningkatkan koordinasi antara Dinas, pemerintah desa, dan pengelola BUMDES. Selanjutnya, studi komparatif dapat dilakukan untuk menilai pengaruh peningkatan kapasitas sumber daya manusia, termasuk pelatihan teknis dan manajerial bagi aparat desa serta staf Dinas, terhadap produktivitas dan keberlanjutan BUMDES. Penelitian ketiga dapat memanfaatkan pendekatan evaluasi berkelanjutan dengan membangun sistem monitoring‑evaluasi digital yang terintegrasi, serta mengukur dampak transparansi laporan terhadap partisipasi masyarakat dan akuntabilitas pengelolaan BUMDES. Metode kualitatif dan kuantitatif dapat dipadukan, misalnya melalui survei, wawancara mendalam, dan analisis data sekunder, untuk memperoleh gambaran komprehensif tentang faktor penghambat dan pendukung. Hasil dari ketiga penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang praktis, meningkatkan efektivitas program pemberdayaan, serta mempercepat tercapainya target satu BUMDES per desa di Subang.
| File size | 235.56 KB |
| Pages | 19 |
| DMCA | Report |
Related /
KPUKPU Artikel ini menawarkan kajian penerapan sertifikasi elektronik dan digital signature pada dokumen penghitungan dan rekapitulasi suara tingkat adhoc untukArtikel ini menawarkan kajian penerapan sertifikasi elektronik dan digital signature pada dokumen penghitungan dan rekapitulasi suara tingkat adhoc untuk
IUSIUS Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa akta risalah lelang yang dibuat oleh Pejabat Lelang dapat dijadikan alat bukti peralihan hak milikBerdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa akta risalah lelang yang dibuat oleh Pejabat Lelang dapat dijadikan alat bukti peralihan hak milik
UNUSIAUNUSIA Dengan disahkannya Undang-Undang BUMN 2025, status keuangan BUMN menjadi aset korporasi yang tunduk sepenuhnya pada hukum privat. Perubahan ini membawaDengan disahkannya Undang-Undang BUMN 2025, status keuangan BUMN menjadi aset korporasi yang tunduk sepenuhnya pada hukum privat. Perubahan ini membawa
UNUSIAUNUSIA Berdasarkan elemen struktur, bentuk BPI Danantara yang bukan badan usaha berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum. Selanjutnya, berdasarkan elemen budayaBerdasarkan elemen struktur, bentuk BPI Danantara yang bukan badan usaha berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum. Selanjutnya, berdasarkan elemen budaya
AFEBIAFEBI Integrasi ini menyediakan pendekatan terstruktur untuk menyusun strategi modal manusia yang mengatasi dimensi kesehatan organisasi dan kematangan kapabilitas,Integrasi ini menyediakan pendekatan terstruktur untuk menyusun strategi modal manusia yang mengatasi dimensi kesehatan organisasi dan kematangan kapabilitas,
FHUKIFHUKI 40 Tahun 2007. Dengan menggunakan metode penelitian hukum normatif serta data primer dan sekunder, studi menemukan bahwa perubahan tersebut memenuhi ketentuan40 Tahun 2007. Dengan menggunakan metode penelitian hukum normatif serta data primer dan sekunder, studi menemukan bahwa perubahan tersebut memenuhi ketentuan
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS Temuan ini menunjukkan dinamika kompleks yang memengaruhi kinerja BUMN dan menekankan perlunya upaya kolaboratif untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas,Temuan ini menunjukkan dinamika kompleks yang memengaruhi kinerja BUMN dan menekankan perlunya upaya kolaboratif untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas,
IUSIUS Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris yaitu melihat bagaimana hukum dalam realitasnya dilapangan. Metode pendekatan yang digunakanJenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris yaitu melihat bagaimana hukum dalam realitasnya dilapangan. Metode pendekatan yang digunakan
Useful /
UNUSIAUNUSIA Temuan menunjukkan bahwa pembentukan KP2MI menandai titik kritis dalam reformasi tata kelola migrasi tenaga kerja di Indonesia. Peralihan dari badan keTemuan menunjukkan bahwa pembentukan KP2MI menandai titik kritis dalam reformasi tata kelola migrasi tenaga kerja di Indonesia. Peralihan dari badan ke
AFEBIAFEBI Temuan juga menunjukkan beberapa variabel mediasi dan moderasi yang mempengaruhi hubungan antara modal manusia dan hasil startup. Studi ini menemukan fokusTemuan juga menunjukkan beberapa variabel mediasi dan moderasi yang mempengaruhi hubungan antara modal manusia dan hasil startup. Studi ini menemukan fokus
AFEBIAFEBI Hasil penelitian ini dapat memberikan arah sehingga manajer dan pemerintah dapat memotivasi kegiatan startup pada mahasiswa universitas dengan tepat. PenelitianHasil penelitian ini dapat memberikan arah sehingga manajer dan pemerintah dapat memotivasi kegiatan startup pada mahasiswa universitas dengan tepat. Penelitian
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Diperlukan kerangka teoretis baru untuk memahami kepemimpinan transformasional yang efektif di berbagai konteks budaya. Artikel ini menggambarkan hubunganDiperlukan kerangka teoretis baru untuk memahami kepemimpinan transformasional yang efektif di berbagai konteks budaya. Artikel ini menggambarkan hubungan