STAI MASSTAI MAS
NAHDLATUL LUGHAH: JOURNAL OF APPLIED ARABIC LINGUISTICNAHDLATUL LUGHAH: JOURNAL OF APPLIED ARABIC LINGUISTICSecara fungsional, bahasa juga termasuk budaya yang digunakan masyarakat di suatu tempat. Untuk berbahasa yang baik diperlukan pembelajaran. Pembelajaran Bahasa sendiri membutuhkan evaluasi untuk mengetahui sejauh mana Bahasa dapat dipelajari oleh peserta didik. Model Stake termasuk salah satu model yang digunakan untuk mengevaluasi pembelajaran Bahasa Arab. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui antecedents, proses, dan output dalam pembelajaran Bahasa Arab di perguruan tinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data diperoleh dari dokumentasi pada pembelajaran Bahasa Arab. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa antecedents, proses dan output dalam pembelajaran Bahasa Arab cukup sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan di awal sebelum pembelajaran, sehingga evaluasi dengan model Stake dimungkinkan dapat diberlakukan pada pembelajaran Bahasa Arab di lingkungan Perguruan Tinggi.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa pada tahap Antecedent (input), perencanaan pembelajaran mata kuliah Bahasa Arab sudah sesuai dengan RPS.Pada tahap Transaction (proses), pelaksanaan pembelajaran di kelas cukup sesuai dengan RPS.Sedangkan pada tahap Outcomes (hasil), nilai yang diperoleh mahasiswa pada Mata Kuliah Bahasa Arab diperoleh rata-rata 75.Oleh karena itu, pembelajaran Mata Kuliah Bahasa Arab telah mencapai target nilai yang diharapkan.
Penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas pembelajaran bahasa Arab, khususnya dalam konteks pesantren. Perlu diteliti bagaimana latar belakang dan karakteristik santri mempengaruhi proses dan hasil pembelajaran. Selain itu, studi komparatif antara berbagai model evaluasi pembelajaran bahasa Arab, seperti CIPP dan Stake, dapat memberikan wawasan tentang kelebihan dan kekurangan masing-masing model dalam konteks perguruan tinggi berbasis pesantren, sehingga dapat ditemukan model yang paling sesuai dan efektif. Lebih lanjut, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen evaluasi yang lebih komprehensif dan relevan dengan tujuan pembelajaran bahasa Arab di pesantren, termasuk aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik, serta bagaimana integrasi teknologi dalam pembelajaran bahasa Arab dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar santri.
| File size | 500.56 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UNPARUNPAR Amartya Sen menekankan bahwa pembangunan harus dipandang sebagai proses perluasan kebebasan manusia melalui aspek sosial, ekonomi, dan politik. ImplementasiAmartya Sen menekankan bahwa pembangunan harus dipandang sebagai proses perluasan kebebasan manusia melalui aspek sosial, ekonomi, dan politik. Implementasi
UMPWRUMPWR Hal ini ditunjukkan dengan penurunan miskonsepsi sebesar 9% dan peningkatan pemahaman konsep dengan nilai N-Gain sedang (42,23%), di mana simulasi interaktifHal ini ditunjukkan dengan penurunan miskonsepsi sebesar 9% dan peningkatan pemahaman konsep dengan nilai N-Gain sedang (42,23%), di mana simulasi interaktif
JOURNALKEBERLANJUTANJOURNALKEBERLANJUTAN Model “Kalkulator yang dikembangkan dalam penelitian ini menyediakan alat untuk menetapkan target pendapatan pajak yang realistis serta mengevaluasiModel “Kalkulator yang dikembangkan dalam penelitian ini menyediakan alat untuk menetapkan target pendapatan pajak yang realistis serta mengevaluasi
ULUMUNAULUMUNA Bangunan tempat ibadah baru justru meningkat di kawasan Lapindo sebagai bentuk respons terhadap bencana, di tempat klinik atau rumah sakit seharusnya tersedia.Bangunan tempat ibadah baru justru meningkat di kawasan Lapindo sebagai bentuk respons terhadap bencana, di tempat klinik atau rumah sakit seharusnya tersedia.
SAINTISPUBSAINTISPUB Sekitar 50% guru melaporkan menggunakan berbagai instrumen evaluasi, namun hanya sekitar 30% yang secara konsisten menerapkan asesmen diagnostik. TemuanSekitar 50% guru melaporkan menggunakan berbagai instrumen evaluasi, namun hanya sekitar 30% yang secara konsisten menerapkan asesmen diagnostik. Temuan
IAINAMBONIAINAMBON Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan kajian literatur. Metode pengumpulan informasi dilakukan dengan cara mengumpulkan,Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan kajian literatur. Metode pengumpulan informasi dilakukan dengan cara mengumpulkan,
DARUNNAJAHDARUNNAJAH Dengan keterlibatan guru, kepala sekolah, dan masyarakat, pendidikan karakter diharapkan dapat memberikan dampak yang berkelanjutan dan menciptakan budayaDengan keterlibatan guru, kepala sekolah, dan masyarakat, pendidikan karakter diharapkan dapat memberikan dampak yang berkelanjutan dan menciptakan budaya
MORIAHMORIAH Guru Pendidikan Agama Kristen berperan penting dalam mentransfer pengetahuan dan karakter kepada peserta didik, yang berdampak pada pertumbuhan iman mereka.Guru Pendidikan Agama Kristen berperan penting dalam mentransfer pengetahuan dan karakter kepada peserta didik, yang berdampak pada pertumbuhan iman mereka.
Useful /
UMPWRUMPWR Analisis mode EOF mengidentifikasi tiga mode utama yang menjelaskan 62,53%, 11,39%, dan 7,01% dari total varians, masing-masing. Analisis komposit menunjukkanAnalisis mode EOF mengidentifikasi tiga mode utama yang menjelaskan 62,53%, 11,39%, dan 7,01% dari total varians, masing-masing. Analisis komposit menunjukkan
UMPWRUMPWR Aspek penilaian meliputi kelayakh konten, bahasa, penyajian, dan media. Keluaran studi ini menunjukkan bahwa LKPD PjBL mampu meningkatkan keterlibatanAspek penilaian meliputi kelayakh konten, bahasa, penyajian, dan media. Keluaran studi ini menunjukkan bahwa LKPD PjBL mampu meningkatkan keterlibatan
MALAHAYATIMALAHAYATI Status gizi ibu merupakan variabel yang paling dominan memengaruhi terjadinya stunting. Disarankan upaya pencegahan dimulai dari faktor status gizi ibuStatus gizi ibu merupakan variabel yang paling dominan memengaruhi terjadinya stunting. Disarankan upaya pencegahan dimulai dari faktor status gizi ibu
UNSAPUNSAP Analisis menunjukkan novel ini mengandung 40 nilai didaktis, termasuk nilai religius, moral, etika, motivasi, dan intelektual, dengan motivasi sebagaiAnalisis menunjukkan novel ini mengandung 40 nilai didaktis, termasuk nilai religius, moral, etika, motivasi, dan intelektual, dengan motivasi sebagai