MALAHAYATIMALAHAYATI

Jurnal Dunia KesmasJurnal Dunia Kesmas

Stunting merupakan indikator fisik malnutrisi kronis pada masa anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor determinan terjadinya stunting pada balita di Kota Metro. Jenis penelitian adalah survei analitik menggunakan pendekatan case-control dengan sampel sebanyak 156 balita. Analisis data menggunakan analisis bivariat dengan uji chi-square dan analisis multivariat dengan uji regresi logistic. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan dengan kejadian stunting adalah usia ibu, jarak kehamilan, status gizi ibu, tingkat pendidikan, status ekonomi, berat bayi lahir, dan riwayat pemberian ASI. Variabel yang signifikan mempengaruhi kejadian stunting adalah status gizi ibu, jarak kehamilan, usia ibu, dan riwayat pemberian ASI setelah dikontrol variabel tingkat pendidikan dan status ekonomi. Status gizi ibu merupakan variabel yang paling dominan memengaruhi terjadinya stunting. Disarankan upaya pencegahan dimulai dari faktor status gizi ibu dengan cara memberikan edukasi pada ibu hamil tentang pentingnya makanan bergizi dan minum tablet tambah darah saat hamil, dan rajin memeriksakan diri ke puskesmas atau fasilitas kesehatan lain.

Variabel yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita meliputi usia ibu, jarak kehamilan, status gizi ibu, tingkat pendidikan, status ekonomi, berat bayi lahir, dan riwayat pemberian ASI.Status gizi ibu merupakan variabel yang paling dominan memengaruhi terjadinya stunting.Upaya pencegahan stunting perlu difokuskan pada peningkatan status gizi ibu hamil melalui edukasi dan akses layanan kesehatan yang memadai.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian kuantitatif dengan desain kohort dapat dilakukan untuk mengidentifikasi secara longitudinal pengaruh pola makan ibu hamil terhadap perkembangan kognitif dan motorik balita. Kedua, penelitian kualitatif dengan pendekatan grounded theory dapat digunakan untuk memahami lebih dalam persepsi dan praktik ibu dalam memberikan makanan bergizi kepada balita, serta faktor-faktor sosial budaya yang mempengaruhinya. Ketiga, penelitian intervensi dengan desain randomized controlled trial dapat dilakukan untuk menguji efektivitas program edukasi gizi berbasis masyarakat dalam meningkatkan status gizi ibu hamil dan menurunkan angka stunting pada balita. Pengembangan penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya pencegahan stunting di Indonesia.

  1. The pediatric global burden of stunting: Focus on Latin America - Montenegro - 2022 - Lifestyle Medicine... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/lim2.67The pediatric global burden of stunting Focus on Latin America Montenegro 2022 Lifestyle Medicine onlinelibrary wiley doi 10 1002 lim2 67
  2. DOI Name 10.52365 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 19z crossref email support... doi.org/10.52365DOI Name 10 52365 Values doi name values index type timestamp data hs serv 19z crossref email support doi 10 52365
  3. Risk factors of stunting in children aged 24-59 months | Paediatrica Indonesiana. risk factors stunting... doi.org/10.14238/pi58.5.2018.205-12Risk factors of stunting in children aged 24 59 months Paediatrica Indonesiana risk factors stunting doi 10 14238 pi58 5 2018 205 12
  4. DOI Name 10.22435 Values. name values index type timestamp data serv crossref email support desc prefix... doi.org/10.22435DOI Name 10 22435 Values name values index type timestamp data serv crossref email support desc prefix doi 10 22435
Read online
File size335.95 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test