PPSDPPPSDP
PPSDP International Journal of EducationPPSDP International Journal of EducationPenelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Air Sugihan, Ogan Komering Ilir dengan tujuan mengkaji kemampuan imajinatif siswa dalam memanfaatkan lingkungan untuk permasalahan ekonomi. Pertanyaan penelitian adalah bagaimana perubahan lingkungan di SMA Negeri 1 Air Sugihan dapat diterapkan pada kemampuan berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan masalah bisnis. Faktor yang dipertimbangkan meliputi imajinasi dan lingkungan, dengan strategi ekspresif yang digunakan. Sampel terdiri dari 53 siswa SMA Negeri 1 Air Sugihan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kreatif siswa terbagi menjadi lima indikator, dengan standar kelancaran (fluency) “sangat baik (83,76 %), standar fleksibilitas “sangat baik (89,1 %), dan standar kreativitas “sangat baik (83,76 %) serta “baik (79,25 %).
Berdasarkan analisis, kemampuan berpikir kreatif siswa ekonomi di SMA Negeri 1 Air Sugihan Ogan Komering Ilir termasuk “sangat baik, dengan indikator keterampilan fleksibilitas dan evaluasi mencapai kriteria sangat baik, sedangkan keterampilan originalitas dan detail berada pada kriteria baik.Penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan lingkungan dalam pembelajaran dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa.Namun, terdapat kelemahan pada kemampuan elaborasi siswa yang masih perlu ditingkatkan.
Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki perbedaan dampak pemanfaatan lingkungan belajar terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa antara sekolah di daerah perkotaan dan pedesaan, untuk memahami variasi kontekstual. Selanjutnya, diperlukan studi longitudinal yang membandingkan intervensi jangka panjang dengan penggunaan sumber daya lingkungan alami versus buatan, guna mengevaluasi peningkatan berkelanjutan pada indikator fleksibilitas dan evaluasi kreativitas. Terakhir, integrasi teknologi digital dalam kegiatan pemanfaatan lingkungan harus diteliti untuk mengetahui sejauh mana teknologi dapat memperkuat kemampuan elaborasi ide siswa dalam mata pelajaran ekonomi, sehingga menghasilkan strategi pembelajaran yang lebih efektif dan adaptif.
| File size | 127.17 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
ILININSTITUTEILININSTITUTE Metode pelaksanaan dilakukan dalam tiga tahap utama, yaitu: (1) persiapan melalui identifikasi kebutuhan, penyusunan modul, dan instrumen evaluasi; (2)Metode pelaksanaan dilakukan dalam tiga tahap utama, yaitu: (1) persiapan melalui identifikasi kebutuhan, penyusunan modul, dan instrumen evaluasi; (2)
UM SURABAYAUM SURABAYA Instrumen penelitian ini dengan menyebarkan kuesioner kepada 139 orang siswa. Penulis telah membangun hipotesis melalui data yang terkumpul, lalu dianalissInstrumen penelitian ini dengan menyebarkan kuesioner kepada 139 orang siswa. Penulis telah membangun hipotesis melalui data yang terkumpul, lalu dianaliss
ADAIKEPRIADAIKEPRI Para siswa diberikan pengetahuan tentang teknik dasar dalam bermain tenis meja. Beberapa teknik yang diberikan yaitu servis, forehand dan backhand. KegiatanPara siswa diberikan pengetahuan tentang teknik dasar dalam bermain tenis meja. Beberapa teknik yang diberikan yaitu servis, forehand dan backhand. Kegiatan
UM MetroUM Metro Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah dan orang tua serta integrasi nilai-nilai spiritual dalam kurikulum untukImplikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah dan orang tua serta integrasi nilai-nilai spiritual dalam kurikulum untuk
KAMPUNGJURNALKAMPUNGJURNAL Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa SMA Swasta Teladan Pematangsiantar, khususnya siswa kelas sebelas, mengenai pentingnyaKegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa SMA Swasta Teladan Pematangsiantar, khususnya siswa kelas sebelas, mengenai pentingnya
JURNALALKHAIRATJURNALALKHAIRAT Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan strategis sebagai penyampai materi dan mentor dalam pengembangan karakter serta keterampilan belajar,Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan strategis sebagai penyampai materi dan mentor dalam pengembangan karakter serta keterampilan belajar,
UTPUTP Fokus penelitian ini adalah meninjau layanan apa saja yang dapat diberikan melalui bimbingan dan konseling dalam upaya mengatasi masalah rendahnya efikasiFokus penelitian ini adalah meninjau layanan apa saja yang dapat diberikan melalui bimbingan dan konseling dalam upaya mengatasi masalah rendahnya efikasi
AISYAHUNIVERSITYAISYAHUNIVERSITY Temuan ini memberikan wawasan mengenai dampak merokok terhadap kesehatan siswa SMA, menyoroti perlunya intervensi untuk meningkatkan kesadaran dan mendorongTemuan ini memberikan wawasan mengenai dampak merokok terhadap kesehatan siswa SMA, menyoroti perlunya intervensi untuk meningkatkan kesadaran dan mendorong
Useful /
STAISERDANGLUBUKPAKAMSTAISERDANGLUBUKPAKAM Generasi muda Islam saat ini menghadapi berbagai tantangan psikologis, sosial, dan spiritual yang kian berat dan kompleks: tekanan akademik, ketidakpastianGenerasi muda Islam saat ini menghadapi berbagai tantangan psikologis, sosial, dan spiritual yang kian berat dan kompleks: tekanan akademik, ketidakpastian
ILININSTITUTEILININSTITUTE Peningkatan pemahaman terkait PHBS dan Sanitasi pengolahan makanan dengan rata-rata pengetahuan dari 39,4% menjadi 87,6%. Program edukasi dan pelatihanPeningkatan pemahaman terkait PHBS dan Sanitasi pengolahan makanan dengan rata-rata pengetahuan dari 39,4% menjadi 87,6%. Program edukasi dan pelatihan
ILININSTITUTEILININSTITUTE Metode pelaksanaan dilakukan dalam dua tahap, yaitu pelatihan penggunaan Teknologi Smart Banana Flour Tech untuk mengolah limbah potongan pisang menjadiMetode pelaksanaan dilakukan dalam dua tahap, yaitu pelatihan penggunaan Teknologi Smart Banana Flour Tech untuk mengolah limbah potongan pisang menjadi
AISYAHUNIVERSITYAISYAHUNIVERSITY Atlet melaporkan kepuasan 75% (baik) dan 25% (sedang) terhadap program pelatihan, sementara responden melaporkan kepuasan 70% (baik) dan 30% (sedang) terhadapAtlet melaporkan kepuasan 75% (baik) dan 25% (sedang) terhadap program pelatihan, sementara responden melaporkan kepuasan 70% (baik) dan 30% (sedang) terhadap