IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN
Cakrawala : Jurnal Kajian Manajemen Pendidikan Islam dan Studi SosialCakrawala : Jurnal Kajian Manajemen Pendidikan Islam dan Studi SosialMedia pembelajaran merupakan wadah bagi para pendidik pada suatu lembaga pendidikan untuk menyampaikan materi yang akan disampaikan kepada peserta didik. Media pembelajaran yang digunakan oleh para pendidik banyak sekali, salah satunya adalah LKS yang digunakan oleh guru-guru di RA Ulul Albab, namun LKS yang digunakan oleh guru-guru di RA Ulul Albab merupakan hasil karya guru-guru di lembaga tersebut. Penelitian ini mendeskripsikan proses penyusunan LKS berbasis Multiple Intelligence dengan kurikulum merdeka di RA Ulul Albab Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik penentuan ini menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan datanya adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan Miles dan Huberman. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penyusunan LKS berbasis Multiple Intelligence dapat memenuhi standar prestasi anak di RA Ulul Albab, hal ini terbukti dengan banyaknya lembaga baik di Provinsi Jawa Timur maupun luar Pulau Jawa yang menggunakan LKS yang telah disiapkan oleh guru RA Ulul Albab dan tim lain. Penyusunan LKS berbasis kecerdasan majemuk ini juga memadukan kurikulum terbaru sehingga setiap tahunnya selalu ada pembaharuan terhadap LKS yang telah disusun. Adanya LKS yang telah disusun oleh guru RA Ulul Albab sangat membantu guru dalam proses belajar mengajar; Selain tampilannya yang menarik, LKS lebih banyak memuat gambar dibandingkan tulisan, sehingga siswa tertarik dengan LKS tersebut. Kegiatan evaluasi selalu dilakukan oleh tim penyusun LKS setiap satu tahun sekali agar LKS yang disusun selalu mengikuti kurikulum terkini dan berbasis Multiple Intelligence sesuai dengan visi dan misi RA Ulul Albab Jember.
Penyusunan LKS berbasis Multiple Intelligence mampu memenuhi standar prestasi anak di RA Ulul Albab, sebagaimana dibuktikan oleh penggunaan LKS tersebut oleh banyak lembaga di dalam dan luar Jawa.LKS ini diperbarui setiap tahun agar selaras dengan kurikulum terkini dan tetap berbasis kecerdasan majemuk sesuai visi dan misi institusi.Kehadiran LKS sangat membantu proses belajar mengajar karena desainnya yang menarik dan visualisasi yang dominan, serta dievaluasi secara berkala oleh tim penyusun.
Pertama, perlu dikaji lebih lanjut bagaimana adaptasi LKS berbasis Multiple Intelligence terhadap berbagai latar budaya lokal di daerah lain di Indonesia, mengingat keberhasilannya di Jember sangat dipengaruhi konteks lokal. Kedua, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas LKS ini dalam jangka panjang terhadap perkembangan kognitif dan sosio-emosional anak usia dini melalui pendekatan longitudinal. Ketiga, penting untuk mengembangkan model pelatihan guru dalam menyusun LKS berbasis kecerdasan majemuk yang terintegrasi dengan kurikulum merdeka, agar dapat direplikasi secara luas oleh lembaga PAUD lain yang memiliki sumber daya terbatas. Pengembangan model pelatihan ini bisa diujicobakan di wilayah dengan karakteristik sosial dan ekonomi berbeda. Studi juga bisa meneliti bagaimana peran orang tua dalam memperkuat pembelajaran melalui LKS di rumah. Selain itu, perlu dievaluasi kelayakan digitalisasi LKS ini agar dapat diakses secara online oleh guru-guru di daerah terpencil. Penelitian lanjutan juga dapat mengkaji integrasi teknologi seperti augmented reality untuk meningkatkan daya tarik LKS. Kombinasi antara media digital dan cetak bisa menjadi arah studi yang relevan. Studi banding antara penggunaan LKS cetak dan digital di lingkungan yang sama juga layak dilakukan. Semua ini bertujuan untuk memperluas dampak dan keberlanjutan inovasi LKS berbasis Multiple Intelligence.
| File size | 263.69 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi pada lembaga pendidikan Islam yang aktif menggunakanPenelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi pada lembaga pendidikan Islam yang aktif menggunakan
ISQIISQI Kesimpulannya, revitalisasi yang berhasil harus bersifat holistik dan partisipatif agar lembaga pendidikan Islam tetap relevan dan berdaya saing dalamKesimpulannya, revitalisasi yang berhasil harus bersifat holistik dan partisipatif agar lembaga pendidikan Islam tetap relevan dan berdaya saing dalam
STAISKUTIMSTAISKUTIM Artikel ini bertujuan mengkaji secara teoritis perkembangan dan tantangan pendidikan Islam dalam konteks era digital serta menawarkan rekonstruksi paradigmaArtikel ini bertujuan mengkaji secara teoritis perkembangan dan tantangan pendidikan Islam dalam konteks era digital serta menawarkan rekonstruksi paradigma
STIQ ALMULTAZAMSTIQ ALMULTAZAM Penelitian ini menggunakan pendekatan mawdui untuk memeriksa makna hanif dalam Al‑Quran, dengan fokus pada ayat‑ayat yang secara eksplisit mengandungPenelitian ini menggunakan pendekatan mawdui untuk memeriksa makna hanif dalam Al‑Quran, dengan fokus pada ayat‑ayat yang secara eksplisit mengandung
UNMUHAUNMUHA Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan subjek penelitian adalah kepala sekolah, bidang manajemen humas dan masyarakat (komite sekolah).Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan subjek penelitian adalah kepala sekolah, bidang manajemen humas dan masyarakat (komite sekolah).
SERAMBISERAMBI Setiap lembaga pendidikan memiliki budaya tersendiri yang menjadi ciri khas suatu institusi atau organisasi. Budaya organisasi dapat menentukan kinerja,Setiap lembaga pendidikan memiliki budaya tersendiri yang menjadi ciri khas suatu institusi atau organisasi. Budaya organisasi dapat menentukan kinerja,
AN NURAN NUR Manajemen kurikulum adalah kegiatan pengaturan yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan atau evaluasi agar program pendidikanManajemen kurikulum adalah kegiatan pengaturan yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan atau evaluasi agar program pendidikan
JURNALSAINSJURNALSAINS Diantaranya, kemampuan fisik, kognitif, afektif, bahasa, seni, sosial, emosional, moral, konsep diri, kemandirian, kedisiplinan dan agama. KemandirianDiantaranya, kemampuan fisik, kognitif, afektif, bahasa, seni, sosial, emosional, moral, konsep diri, kemandirian, kedisiplinan dan agama. Kemandirian
Useful /
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Pendidikan bahasa Arab menempati posisi sentral dalam pendidikan dasar Islam, tidak hanya sebagai media untuk memahami teks-teks keagamaan tetapi jugaPendidikan bahasa Arab menempati posisi sentral dalam pendidikan dasar Islam, tidak hanya sebagai media untuk memahami teks-teks keagamaan tetapi juga
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Guru yang menginternalisasi nilai-nilai tersebut mampu menerapkan prinsip etika secara konsisten, membangun hubungan pedagogis yang positif, dan meningkatkanGuru yang menginternalisasi nilai-nilai tersebut mampu menerapkan prinsip etika secara konsisten, membangun hubungan pedagogis yang positif, dan meningkatkan
STP IPISTP IPI Nilai skoring 2,59 menunjukkan keterlibatan aktif umat dalam tugas liturgis sesuai protokol kesehatan. Terdapat variasi tingkat partisipasi dalam tugasNilai skoring 2,59 menunjukkan keterlibatan aktif umat dalam tugas liturgis sesuai protokol kesehatan. Terdapat variasi tingkat partisipasi dalam tugas
STP IPISTP IPI dengan konten Kitab Suci, Tradisi Gereja, Magisterium Gereja, dan konteks kehidupan orang kristiani. Salah satu tawaran untuk desain pembelajaran Pendidikandengan konten Kitab Suci, Tradisi Gereja, Magisterium Gereja, dan konteks kehidupan orang kristiani. Salah satu tawaran untuk desain pembelajaran Pendidikan