IJBE RESEARCHIJBE RESEARCH
Integrated Journal of Business and EconomicsIntegrated Journal of Business and EconomicsIndustri kreatif yang berbasis pada kearifan lokal lahir dari kreativitas masyarakat yang melihat potensi dan karakteristik unik di daerahnya. Kota Pangkalpinang sebagai ibu kota provinsi Bangka Belitung berupaya meningkatkan pembangunan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya, salah satunya melalui penciptaan UKM. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis peluang pengembangan UKM dengan metode Tripple Helix ABG dalam mendukung ekonomi kreatif di Kota Pangkalpinang. Jenis penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data. Penelitian ini merupakan salah satu kategori Penelitian dan Pengembangan (R&D) Kecil. Responden dalam penelitian ini adalah pelaku pemula UKM Industri Kreatif di Kota Pangkalpinang. Jumlah pelaku UKM yang diteliti adalah 61 orang. Dalam penelitian ini, bidang ekonomi kreatif mencakup 9 (sembilan) sektor: Periklanan, Penerbitan dan Percetakan, Fashion, Desain, Penelitian dan Pengembangan, Teknologi Informasi, Arsitektur, Kerajinan, dan Permainan Interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya dan peran masing-masing aspek Triple Helix belum berjalan maksimal, sehingga peluang pengembangan lebih lanjut masih dapat dilakukan.
Berdasarkan penjelasan dan diskusi serta analisis sebelumnya, dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut.Upaya dan sinergi akademik, bisnis, dan pemerintah dalam mengembangkan industri kreatif di Pangkalpinang masih dirasakan belum maksimal.Setiap dimensi Triple Helix memiliki fungsi dan perannya masing-masing dalam pengembangan Industri Kreatif di Pangkalpinang.Industri kreatif merupakan entitas penting dalam meningkatkan kualitas hidup di beberapa aspek kehidupan.
Melihat pentingnya kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan pelaku bisnis, bagaimana jika dilakukan penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi model kolaborasi lain yang dapat meningkatkan efektivitas strategi pengembangan industri kreatif di Pangkalpinang? Pertanyaan penting yang perlu dijawab adalah bagaimana cara mengoptimalkan peran pelaku UKM dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sambil tetap menjaga nilai-nilai lokal yang ada? Selain itu, penting untuk mengkaji lebih dalam mengenai tantangan yang dihadapi oleh UKM dalam mengakses sumber daya dan teknologi, agar dapat dirumuskan strategi yang lebih komprehensif dalam meningkatkan daya saing mereka di pasar.
| File size | 786.25 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
TEUNULEHJOURNALTEUNULEHJOURNAL The study concludes that the Aceh Regional Budget (APBA) has a significant negative impact on the poverty rate, indicating its potential as an effectiveThe study concludes that the Aceh Regional Budget (APBA) has a significant negative impact on the poverty rate, indicating its potential as an effective
IPBIPB Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penerapan teknologi e-learning terhadap hasil belajar mahasiswa pada konteks pendidikan tinggi. MetodePenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penerapan teknologi e-learning terhadap hasil belajar mahasiswa pada konteks pendidikan tinggi. Metode
IPBIPB CLD yang diperbarui juga menyoroti risiko potensial seperti jenuhnya pasar dan degradasi lingkungan, yang menekankan perlunya kebijakan adaptif. StudiCLD yang diperbarui juga menyoroti risiko potensial seperti jenuhnya pasar dan degradasi lingkungan, yang menekankan perlunya kebijakan adaptif. Studi
IPBIPB Evaluasi kesesuaian lahan sangat penting dalam perencanaan penggunaan lahan guna mencapai sistem pangan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untukEvaluasi kesesuaian lahan sangat penting dalam perencanaan penggunaan lahan guna mencapai sistem pangan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk
IPBIPB Temuan ini menegaskan pentingnya pemantauan dinamika LULC guna mengontrol penggunaan lahan dan merancang kebijakan penggunaan lahan yang adil serta berkelanjutan.Temuan ini menegaskan pentingnya pemantauan dinamika LULC guna mengontrol penggunaan lahan dan merancang kebijakan penggunaan lahan yang adil serta berkelanjutan.
IPBIPB Bidang penelitian sampah telah berkembang pesat selama lima belas tahun terakhir, mencakup aspek perilaku manusia dan aspek fisik sampah. Theory of PlannedBidang penelitian sampah telah berkembang pesat selama lima belas tahun terakhir, mencakup aspek perilaku manusia dan aspek fisik sampah. Theory of Planned
IPBIPB Masyarakat lokal, sebagai pihak pertama yang mengalami dampaknya, merupakan aktor sentral dalam mengatasi deforestasi, polusi, dan kehilangan keanekaragamanMasyarakat lokal, sebagai pihak pertama yang mengalami dampaknya, merupakan aktor sentral dalam mengatasi deforestasi, polusi, dan kehilangan keanekaragaman
POLBANGTAN GOWAPOLBANGTAN GOWA Perubahan pengetahuan responden meningkat dari 36,4% menjadi 78,6%, perubahan sikap dari 51,2% menjadi 83,4%, dan Keterampilan dari 43%, menjadi 79%, sehinggaPerubahan pengetahuan responden meningkat dari 36,4% menjadi 78,6%, perubahan sikap dari 51,2% menjadi 83,4%, dan Keterampilan dari 43%, menjadi 79%, sehingga
Useful /
PROSCIENCESPROSCIENCES Responden diberikan intervensi akupresur pada titik Erjian (EX-HN6), Taichong (LR-3), Shenmen (HT-7), dan Neiguan (PC-6) sebanyak satu kali sehari selamaResponden diberikan intervensi akupresur pada titik Erjian (EX-HN6), Taichong (LR-3), Shenmen (HT-7), dan Neiguan (PC-6) sebanyak satu kali sehari selama
IPBIPB Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan berpikir kritis siswa SMA pada materi suhu danPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan berpikir kritis siswa SMA pada materi suhu dan
STAI MUSADDADIYAHSTAI MUSADDADIYAH Penelitian ini termasuk kedalam jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah implementasi penyaluranPenelitian ini termasuk kedalam jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah implementasi penyaluran
UNILAUNILA Pemberian ektomikoriza terbaik untuk persen kolonisasi terdapat pada dosis 10 ml/polibag. Pemberian ektomikoriza pada dosis 10 ml/polibag dan 20 ml/polibagPemberian ektomikoriza terbaik untuk persen kolonisasi terdapat pada dosis 10 ml/polibag. Pemberian ektomikoriza pada dosis 10 ml/polibag dan 20 ml/polibag