AKESRUSTIDAAKESRUSTIDA

Jurnal Ilmiah Kesehatan RustidaJurnal Ilmiah Kesehatan Rustida

Depresi merupakan gangguan suasana hati yang dapat terjadi pada semua usia, terutama pada usia lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara depresi dan insiden insomnia pada lansia di Desa Sumberjaya, Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif non-eksperimental dengan desain korelasional. Jumlah subjek penelitian adalah 91 lansia yang diambil menggunakan teknik sampling jenuh. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Geriatric Depression Scale (GDS) untuk mengukur tingkat depresi dan kuesioner insomnia dari Kelompok Studi Biologi Psikiatri Jakarta (KSBPJ) untuk mengukur skor insomnia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara depresi dan insomnia pada lansia (p < 0.05).

Penelitian ini menyimpulkan bahwa seluruh subjek penelitian mengalami depresi dengan tingkat ringan hingga berat.Terdapat hubungan yang kuat antara depresi dan insiden insomnia pada lansia di Desa Sumberjaya, Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi.Temuan ini menggarisbawahi pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental lansia dan penanganan dini depresi untuk mencegah gangguan tidur.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang berkontribusi terhadap hubungan antara depresi dan insomnia pada lansia, seperti faktor sosial, ekonomi, atau lingkungan. Kedua, penelitian intervensi dapat dirancang untuk mengevaluasi efektivitas berbagai strategi dalam mengurangi depresi dan insomnia pada lansia, misalnya melalui terapi perilaku kognitif, olahraga teratur, atau peningkatan dukungan sosial. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali pengalaman subjektif lansia yang mengalami depresi dan insomnia, serta memahami bagaimana mereka mengatasi masalah ini dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang masalah depresi dan insomnia pada lansia, serta membantu mengembangkan program pencegahan dan penanganan yang lebih efektif.

  1. #faktor spesifik#faktor spesifik
  2. #kinerja perawat#kinerja perawat
Read online
File size885.69 KB
Pages10
Short Linkhttps://juris.id/p-2Hy
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test