UIBUUIBU
One moment, please...One moment, please...One strategy to reduce misconceptions and strengthen science literacy in the classification of living things is to facilitate students with contextual learning resources. Therefore, this study aims to develop an e-module as a learning resource that is integrated with the approach of Jelajah Alam Sekitar (JAS) so as to enable students to understand science concepts through collaborative practices of nature exploration. This research method is research and development using the 4D development model (define, design, develop, and disseminate). Class VII students at MTs Ishthifaiyah Nahdliyah were involved as samples with details of 180 students as the standardization test sample of the integrated science misconception-literacy instrument, 29 students as the e-module readability sample, and 32 students as the e-module implementation sample. Data collection was carried out using interviews, a questionnaire, and student science literacy and misconception tests. The instruments used included interview guidelines, e-module characteristic questionnaires, e-module feasibility questionnaires, student response questionnaires, and pretest-posttest questions. Data analysis for the effectiveness of the e-module on student science literacy and misconceptions was performed using a paired t-test. The developed JAS E-module proved to be very feasible in terms of material concept, presentation, language, and graphics, and had excellent characteristics in terms of module characteristics, JAS components, and activities that contained indicators of misconceptions and science literacy. In addition, based on the results of the effectiveness test, in general, the e-module proved significant in reducing misconceptions (p<.05; t=-4.818; df=31) and strengthening students science literacy (p<.05; t=4.636; df=31). Thus, this development contributes to improving science learning, especially in reducing misconceptions and strengthening science literacy.
The developed JAS-based e-module demonstrates very good characteristics and feasibility.Furthermore, it has been proven effective in strengthening scientific literacy and reducing student misconceptions regarding the classification of living things.For optimal impact, JAS-based e-modules should be supported by more intensive learning strategies to overcome student misconceptions.
Future research should investigate the effectiveness of the JAS-based e-module in other science topics and at different educational levels to broaden its applicability. Additionally, studies could explore the integration of more advanced technologies, such as augmented reality or virtual reality, within the e-module to enhance student engagement and understanding. Finally, research is needed to develop and evaluate targeted interventions to address specific types of misconceptions, such as false positives, that remain persistent even after using the e-module, potentially incorporating personalized learning pathways based on diagnostic assessment results. These interventions could involve more focused conceptual change strategies or collaborative problem-solving activities designed to challenge and correct flawed understandings.
- Development of E-Modules Based on the Socrates Method to Improve Learning Outcomes of Madrasah Ibtidaiyah... doi.org/10.24256/pijies.v6i2.4318Development of E Modules Based on the Socrates Method to Improve Learning Outcomes of Madrasah Ibtidaiyah doi 10 24256 pijies v6i2 4318
- Analisis Miskonsepsi Kimia dan Instrumen Diagnosisnya: Literatur Review | Rokhim | Jurnal Inovasi Pendidikan... journal.unnes.ac.id/nju/JIPK/article/view/34245Analisis Miskonsepsi Kimia dan Instrumen Diagnosisnya Literatur Review Rokhim Jurnal Inovasi Pendidikan journal unnes ac nju JIPK article view 34245
- The Development of a Four-Tier Diagnostic Test Based on Modern Test Theory in Physics Education. development... doi.org/10.12973/eu-jer.12.1.371The Development of a Four Tier Diagnostic Test Based on Modern Test Theory in Physics Education development doi 10 12973 eu jer 12 1 371
- INTEGRASI LITERASI SAINS PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN SAINS | Satya Widya. integrasi literasi sains... doi.org/10.24246/j.sw.2016.v32.i1.p49-56INTEGRASI LITERASI SAINS PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN SAINS Satya Widya integrasi literasi sains doi 10 24246 j sw 2016 v32 i1 p49 56
- Development of Interactive E-Modules to Increase Learning Motivation and Science Literacy in Elementary... journal.iaimnumetrolampung.ac.id/index.php/ji/article/view/2699Development of Interactive E Modules to Increase Learning Motivation and Science Literacy in Elementary journal iaimnumetrolampung ac index php ji article view 2699
| File size | 1.4 MB |
| Pages | 19 |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALUNIV45SBYJURNALUNIV45SBY Kegiatan donor darah dilakukan dengan 3 tahap yang meliputi tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Dari 57 calon pendonor, yang memenuhiKegiatan donor darah dilakukan dengan 3 tahap yang meliputi tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Dari 57 calon pendonor, yang memenuhi
UNDHARIUNDHARI Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) siswa kelas 4 SD Negeri 2 Nongan dengan menerapkan model pembelajaranPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) siswa kelas 4 SD Negeri 2 Nongan dengan menerapkan model pembelajaran
HABIBURRAHMANHABIBURRAHMAN Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta tentang potensi lahan gambut, manfaat pupuk organik, serta teknik pengolahan limbah. SeluruhHasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta tentang potensi lahan gambut, manfaat pupuk organik, serta teknik pengolahan limbah. Seluruh
UNESAUNESA Hasil penilaian uji kelayakan oleh ahli media dan materi menunjukkan bahwa multimedia kebencanaan sangat layak untuk digunakan dalam pembelajaran IPS.Hasil penilaian uji kelayakan oleh ahli media dan materi menunjukkan bahwa multimedia kebencanaan sangat layak untuk digunakan dalam pembelajaran IPS.
UNESAUNESA Model pembelajaran sangat penting menjadi penentu bagi pendidik bukan hanya sumber belajar pada saat pembelajaran. Oleh sebab itu penerapan model pembelajaranModel pembelajaran sangat penting menjadi penentu bagi pendidik bukan hanya sumber belajar pada saat pembelajaran. Oleh sebab itu penerapan model pembelajaran
UNESAUNESA Metode research and development (R&D) serta ADDIE digunakan dalam penelitian ini. Analisis data menggunakan teknik Miles dan Huberman, meliputi reduksiMetode research and development (R&D) serta ADDIE digunakan dalam penelitian ini. Analisis data menggunakan teknik Miles dan Huberman, meliputi reduksi
UNIKSUNIKS Sejarah pendidikan Islam di Indonesia mencakup fakta-fakta atau kejadian–kejadian yang berhubungan dengan pertumbuhan dan perkembangan pendidikan IslamSejarah pendidikan Islam di Indonesia mencakup fakta-fakta atau kejadian–kejadian yang berhubungan dengan pertumbuhan dan perkembangan pendidikan Islam
NUSAMANDIRINUSAMANDIRI Program pengabdian masyarakat berhasil menyampaikan teori dan praktik membangun bisnis online dengan memanfaatkan smartphone kepada warga sekitar RPTRAProgram pengabdian masyarakat berhasil menyampaikan teori dan praktik membangun bisnis online dengan memanfaatkan smartphone kepada warga sekitar RPTRA
Useful /
JURNALUNIV45SBYJURNALUNIV45SBY Salah satu keuntungan lain ketika sebuah produk memiliki sertifikasi halal adalah memperoleh jangkauan pasar yang lebih luas. Karena sertifikasi halalSalah satu keuntungan lain ketika sebuah produk memiliki sertifikasi halal adalah memperoleh jangkauan pasar yang lebih luas. Karena sertifikasi halal
JURNALUNIV45SBYJURNALUNIV45SBY Solusi yang ditawarkan kepada Mitra sebagai penyelesaian permasalahan adalah melakukan pelatihan pembuatan Virgin Coconut Oil (VCO) bagi masyarakat DesaSolusi yang ditawarkan kepada Mitra sebagai penyelesaian permasalahan adalah melakukan pelatihan pembuatan Virgin Coconut Oil (VCO) bagi masyarakat Desa
UNESAUNESA Subjek penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas VIII-H sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-I sebagai kelas kontrol, masing-masing berjumlah 32Subjek penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas VIII-H sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-I sebagai kelas kontrol, masing-masing berjumlah 32
UNESAUNESA Penelitian ini bertujuan mengkaji potensi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Benowo di Surabaya sebagai sumber belajar IPS di tingkat Sekolah Menengah PertamaPenelitian ini bertujuan mengkaji potensi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Benowo di Surabaya sebagai sumber belajar IPS di tingkat Sekolah Menengah Pertama