SGTSGT
Al Irfan : Jurnal Ilmu Pendidikan dan PenelitianAl Irfan : Jurnal Ilmu Pendidikan dan PenelitianPenelitian ini didorong oleh terbatasnya studi Living Quran yang secara spesifik mengkaji praktik pembacaan ḥizb ṣagīr sebagai manifestasi nilai-nilai Al-Quran dalam tradisi pesantren. Kajian Living Quran sebelumnya sebagian besar berfokus pada pembacaan ritual ayat-ayat tertentu, mengabaikan peran edukasi dan sosial dari praktik ḥizb dalam membentuk karakter santri. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna dan fungsi pembacaan ḥizb ṣagīr di Pondok Pesantren At-Taqwa KH. Noer Alie, Bekasi, serta mengeksplorasi pengaruhnya terhadap pengembangan rasa tanggung jawab, disiplin, dan kesadaran religius santri, yang pada akhirnya berkontribusi pada stabilitas institusional pesantren. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif-fenomenologis, data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Temuan menunjukkan bahwa pembacaan ḥizb ṣagīr tidak hanya berfungsi sebagai praktik spiritual, tetapi juga sebagai alat pendidikan yang menumbuhkan disiplin moral, tanggung jawab, dan solidaritas sosial di kalangan santri. Tradisi ini menciptakan hubungan tadẓīm (hormat) antara santri dan guru, serta memupuk suasana pesantren yang tenang, berwibawa, dan harmonis. Dengan demikian, pembacaan ḥizb ṣagīr memainkan peran edukatif yang integral, menyatukan dimensi spiritual, moral, dan sosial, sebagai fondasi pembentukan karakter dan pelestarian nilai-nilai Al-Quran dalam sistem pendidikan pesantren.
Pembacaan ḥizb ṣaghīr di Pondok Pesantren At-Taqwa adalah instrumen pendidikan yang efektif untuk menanamkan nilai moral, disiplin, dan solidaritas sosial pada santri, melalui internalisasi nilai religius.Praktik ini membentuk karakter dan perilaku santri sehari-hari, sekaligus memperkuat relasi hormat antara guru dan murid.Dengan demikian, ḥizb ṣaghīr berfungsi sebagai fondasi edukatif integral yang menyatukan dimensi spiritual, sosial, dan moral dalam pembentukan karakter santri pesantren.
Penelitian yang telah dilakukan ini memberikan gambaran mendalam tentang peran tradisi ḥizb ṣaghīr di Pondok Pesantren At-Taqwa. Namun, agar pemahaman kita lebih menyeluruh, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang sangat menarik untuk dieksplorasi. Pertama, akan sangat bermanfaat jika dilakukan studi perbandingan yang lebih luas mengenai berbagai praktik wirid atau ḥizb di pesantren-pesantren lain di Indonesia. Dengan begitu, kita bisa memahami apakah jenis wirid yang berbeda, atau bahkan konteks pesantren yang berbeda, menghasilkan dampak yang serupa atau justru unik dalam pembentukan karakter santri, solidaritas sosial, dan stabilitas lembaga. Misalnya, apakah tradisi ḥizb yang berpusat pada perlindungan spiritual memiliki efek pedagogis yang berbeda dibanding wirid yang lebih fokus pada pencerahan intelektual? Kedua, penting untuk melakukan penelitian jangka panjang yang mengamati perkembangan santri secara langsung. Studi ini dapat melacak bagaimana nilai-nilai seperti disiplin, tanggung jawab, dan ketenangan batin yang dibentuk melalui praktik ḥizb ṣaghīr benar-benar bertahan dan memengaruhi kehidupan santri, tidak hanya selama mereka di pesantren, tetapi juga setelah mereka kembali ke masyarakat. Menggunakan pendekatan campuran antara metode kualitatif untuk memahami pengalaman mendalam dan metode kuantitatif untuk mengukur perubahan perilaku secara objektif akan sangat ideal. Ketiga, perlu juga diteliti bagaimana tradisi spiritual seperti ḥizb ṣaghīr mempersiapkan santri untuk menghadapi tantangan dunia modern yang kompleks. Apakah praktik ini juga mendorong kemampuan adaptasi, inovasi, atau keterlibatan sosial yang lebih luas di luar tembok pesantren, misalnya dalam konteks kepemimpinan komunitas atau kewirausahaan berbasis nilai? Menjawab pertanyaan-pertanyaan ini akan memperkaya pemahaman kita tentang bagaimana warisan spiritual dapat terus relevan dan membentuk individu yang tidak hanya saleh secara pribadi, tetapi juga mampu berkontribusi positif bagi masyarakat luas.
- Study of Living Al-Qur'an: Reception Wirdus Sa'adah the Inner Obedience Fathul Ulum Islamic... ejournal.unuja.ac.id/index.php/at-turas/article/view/6574Study of Living Al Quran Reception Wirdus Saadah the Inner Obedience Fathul Ulum Islamic ejournal unuja ac index php at turas article view 6574
- Making sure you're not a bot!. making sure re bot loading please wait moment ensure security connection... zygonjournal.org/article/id/12099Making sure youre not a bot making sure re bot loading please wait moment ensure security connection zygonjournal article id 12099
- INTERACTING WITH THE QUR’AN IN PANDEMIC TIMES: THE STUDY OF LIVING THE QUR’AN AT PONDOK PESANTREN... doi.org/10.33650/mushaf.v2i1.3335INTERACTING WITH THE QURAoAN IN PANDEMIC TIMES THE STUDY OF LIVING THE QURAoAN AT PONDOK PESANTREN doi 10 33650 mushaf v2i1 3335
| File size | 516.59 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
UMPOUMPO Ini adalah salah satu esensi manusia. Islam adalah agama suatu kenikmatan yang diberikan Allah kepada hamba-Nya. Islam adalah satu-satunya agama yang diridloiIni adalah salah satu esensi manusia. Islam adalah agama suatu kenikmatan yang diberikan Allah kepada hamba-Nya. Islam adalah satu-satunya agama yang diridloi
UIJUIJ Kolaborasi yang terjalin antara orang tua dan guru menjadikan proses pendidikan lebih efektif dan menyeluruh.meskipun memberikan banyak manfaat, penerapanKolaborasi yang terjalin antara orang tua dan guru menjadikan proses pendidikan lebih efektif dan menyeluruh.meskipun memberikan banyak manfaat, penerapan
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Penelitian ini mengidentifikasi lima tantangan utama dalam pengembanagan kurikulum fikih di Madrasah Diniyah Takmiliyah Miftahussaadah, yaitu metode pembalajaranPenelitian ini mengidentifikasi lima tantangan utama dalam pengembanagan kurikulum fikih di Madrasah Diniyah Takmiliyah Miftahussaadah, yaitu metode pembalajaran
STIKKENDALSTIKKENDAL Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi dan dokumentasi. Hasil menunjukkan beberapa strategi utama, antara lain penguatanMetode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi dan dokumentasi. Hasil menunjukkan beberapa strategi utama, antara lain penguatan
ARIPAFIARIPAFI Selain itu, sumber belajar yang digunakan cukup terbatas, hanya mengandalkan buku teks dan lembar kerja siswa (LKS), tanpa adanya dukungan dari literaturSelain itu, sumber belajar yang digunakan cukup terbatas, hanya mengandalkan buku teks dan lembar kerja siswa (LKS), tanpa adanya dukungan dari literatur
UNDIKSHAUNDIKSHA 3) mengkaji tradisi male dari perspektif hukum Islam. 4) mengkaji strategi penguatan moderasi beragama melalui tradisi male untuk umat (Islam dan Hindu)3) mengkaji tradisi male dari perspektif hukum Islam. 4) mengkaji strategi penguatan moderasi beragama melalui tradisi male untuk umat (Islam dan Hindu)
AISKA UNIVERSITYAISKA UNIVERSITY Namun, pada kenyataannya langkah-langkah tersebut masih kurang optimal dilakukan oleh masyarakat, sehingga jumlah kasus positif terus meningkat. HasilNamun, pada kenyataannya langkah-langkah tersebut masih kurang optimal dilakukan oleh masyarakat, sehingga jumlah kasus positif terus meningkat. Hasil
STKYAKOBUSSTKYAKOBUS (3) Proses kurikulum mata kuliah Pendidikan Agama Katolik relevan dalam mengembangkan karakter mahasiswa PGSD. Namun pemanfaatan alat, bahan, media, sumber(3) Proses kurikulum mata kuliah Pendidikan Agama Katolik relevan dalam mengembangkan karakter mahasiswa PGSD. Namun pemanfaatan alat, bahan, media, sumber
Useful /
IKIPWIDYADARMASURABAYAIKIPWIDYADARMASURABAYA Simpulan dalam penelitian ini dilakukan agar dapat mengetahui perilaku ekonomi pada mahasiswa di Indonesia agar bertindak dengan bijak dalam mengambilSimpulan dalam penelitian ini dilakukan agar dapat mengetahui perilaku ekonomi pada mahasiswa di Indonesia agar bertindak dengan bijak dalam mengambil
UNDIKSHAUNDIKSHA Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui Peran Organisasi OSIS dalam Membentuk Karakter Kepemimpinan di SMP Negeri 3 Sawan, (2) Mengetahui TantanganPenelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui Peran Organisasi OSIS dalam Membentuk Karakter Kepemimpinan di SMP Negeri 3 Sawan, (2) Mengetahui Tantangan
UNDIKSHAUNDIKSHA Sebaliknya, jika jiwa dan semangat kebangsaan memudar, keberadaan bangsa dan negara tidak eksis lagi. Pancasila adalah dasar negara dan falsafah hidup,Sebaliknya, jika jiwa dan semangat kebangsaan memudar, keberadaan bangsa dan negara tidak eksis lagi. Pancasila adalah dasar negara dan falsafah hidup,
UNDIKSHAUNDIKSHA The identity of the millennial generation is the reflection of its nation. Pancasilas character education is essential for the grip of youths lives. TheThe identity of the millennial generation is the reflection of its nation. Pancasilas character education is essential for the grip of youths lives. The