ARIPAFIARIPAFI
Jurnal Budi Pekerti Agama IslamJurnal Budi Pekerti Agama IslamKepemimpinan Kepala Madrasah berarti kemampuan pemimpin menggerakkan, memberi motivasi, dan mempengaruhi warga sekolah agar mau melakukan tindakan terarah menuju tujuan melalui keberanian mengambil keputusan. Budaya organisasi produktif adalah cara memperoleh hasil lebih baik bagi organisasi, kelompok, dan individu dengan memahami serta mengelola kinerja sesuai target, standar, dan persyaratan kompetensi. Penelitian deskriptif kualitatif ini menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala madrasah dalam meningkatkan budaya organisasi produktif telah berjalan baik, meliputi penyusunan struktur organisasi berbasis visi, penetapan tugas guru disertai stimulus intelektual, serta inovasi komunikasi, motivasi, dan supervisi untuk melibatkan seluruh warga madrasah dalam pengambilan keputusan.
Kepemimpinan kepala madrasah dalam membangun budaya organisasi produktif telah berhasil diterapkan melalui penyusunan struktur berbasis visi, pemberian stimulus intelektual, serta komunikasi, motivasi, dan supervisi yang inovatif.Kendala utama adalah konsistensi guru, kesibukan kepala, dan keterbatasan sarana.solusinya melalui pelatihan, delegasi wewenang, serta peningkatan fasilitas.Hasilnya tercermin dari motivasi warga madrasah yang meningkat, prestasi sekolah yang membaik, serta pelaksanaan tugas yang lebih efektif dan tertib.
Bolehkah penelitian selanjutnya mengeksplorasi bagaimana digitalisasi supervisi kepala madrasah dapat memperkuat konsistensi guru dalam menjalankan budaya organisasi produktif? Apakah model kepemimpinan berbagi (distributed leadership) yang melibatkan guru-guru senior mampu mengurangi kesibukan administratif kepala madrasah sekaligus meningkatkan partisipasi pengambilan keputusan? Selain itu, bagaimana desa sekolah mandiri yang menjalin kemitraan dengan industri lokal dapat menjadi solusi berkelanjutan untuk mengatasi keterbatasan sarana dan prasarana pendidikan di madrasah swasta? Studi tindakan partisipatif yang melibatkan kepala madrasah, guru, komite, serta pemangku kepentingan lokal diharapkan dapat menghasilkan prototipe madrasah berbudaya produktif yang ramah anggaran dan mudah direplikasi di wilayah lain.
| File size | 486.11 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
IDID Kegiatan ini berkontribusi terhadap pemulihan masyarakat tidak hanya pada aspek pengetahuan, tetapi juga pada penguatan kapasitas, keterampilan, dan ketahananKegiatan ini berkontribusi terhadap pemulihan masyarakat tidak hanya pada aspek pengetahuan, tetapi juga pada penguatan kapasitas, keterampilan, dan ketahanan
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan profetik yang berlandaskan empat nilai utama—siddiq (jujur), amanah (dapat dipercaya), fathonah (cerdas),Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan profetik yang berlandaskan empat nilai utama—siddiq (jujur), amanah (dapat dipercaya), fathonah (cerdas),
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode pustaka dan analisis deskriptif-analitis terhadap literatur dan studi kasus empiris. Hasil kajianStudi ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode pustaka dan analisis deskriptif-analitis terhadap literatur dan studi kasus empiris. Hasil kajian
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Teknologi digital berpotensi besar untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan nasional jika diterapkan secara tepat. Pemerintah perlu memastikan transformasiTeknologi digital berpotensi besar untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan nasional jika diterapkan secara tepat. Pemerintah perlu memastikan transformasi
ARIPAFIARIPAFI Penelitian ini menyimpulkan bahwa bahan ajar PABP materi gibah dan tabayun telah mengacu pada Kurikulum Merdeka dan Profil Pelajar Pancasila, namun terdapatPenelitian ini menyimpulkan bahwa bahan ajar PABP materi gibah dan tabayun telah mengacu pada Kurikulum Merdeka dan Profil Pelajar Pancasila, namun terdapat
IAINFMPAPUAIAINFMPAPUA Dalam pengembangan atau peningkatan tersebut ditemukan faktor hambatan yaitu motivasi kerja yang kurang dari pegawai atau instruktur dan juga faktor usiaDalam pengembangan atau peningkatan tersebut ditemukan faktor hambatan yaitu motivasi kerja yang kurang dari pegawai atau instruktur dan juga faktor usia
STITMUBOSTITMUBO Kurikulum merdeka dinilai sangat sesuai dengan tuntutan kemampuan abad 21. Guru sekolah dasar harus mempunyai kompetensi (profesional, pedagogik, kepribadian,Kurikulum merdeka dinilai sangat sesuai dengan tuntutan kemampuan abad 21. Guru sekolah dasar harus mempunyai kompetensi (profesional, pedagogik, kepribadian,
UMUSUMUS Dengan demikian perlu diadakanya pelatihan pembuatan media pembelajaran untuk meningkatkan nilai-nilai kearifan lokal bagi guru di SD N Bangsri 02. TujuanDengan demikian perlu diadakanya pelatihan pembuatan media pembelajaran untuk meningkatkan nilai-nilai kearifan lokal bagi guru di SD N Bangsri 02. Tujuan
Useful /
IDEREACHIDEREACH Melalui studi terhadap seleksi CPNS 2023 dan inisiatif ASN Academy, tulisan ini mengeksplorasi agensi ASN muda dalam membentuk birokrasi yang lebih adaptif,Melalui studi terhadap seleksi CPNS 2023 dan inisiatif ASN Academy, tulisan ini mengeksplorasi agensi ASN muda dalam membentuk birokrasi yang lebih adaptif,
STITMUBOSTITMUBO Pertama, adalah keteladanan guru. Kedua, adalah pembiasaan yang harus dilakukan secara continue. Sedangkan dalam menguatkan kedua tahapan tersebut, adaPertama, adalah keteladanan guru. Kedua, adalah pembiasaan yang harus dilakukan secara continue. Sedangkan dalam menguatkan kedua tahapan tersebut, ada
STITMUBOSTITMUBO Penerapan model pembelajaran PBL pada pembelajaran siswa kelas IV MI Darul Ulum Ngranggon Anyar dan MI Hidayatul Mubtadiin Mudung Kepoh Baru BojonegoroPenerapan model pembelajaran PBL pada pembelajaran siswa kelas IV MI Darul Ulum Ngranggon Anyar dan MI Hidayatul Mubtadiin Mudung Kepoh Baru Bojonegoro
UNIKAUNIKA Perencanaan kolom K1 = 500 x 500 mm, K2 = 450 x 450 mm, K3 = 400 x 400 mm, K4 = 350 x 350 mm. Perencanaan pondasi tiang pancang 30 cm dengan kedalamanPerencanaan kolom K1 = 500 x 500 mm, K2 = 450 x 450 mm, K3 = 400 x 400 mm, K4 = 350 x 350 mm. Perencanaan pondasi tiang pancang 30 cm dengan kedalaman