KAMPUNGJURNALKAMPUNGJURNAL
International Journal Of The WorldInternational Journal Of The WorldKurikulum adalah alat strategis dalam sistem pendidikan yang harus berubah sesuai dengan kemajuan teknologi, informasi, dan perkembangan sosial‑budaya. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan makna, berbagai metode, dan jenis desain pengembangan kurikulum, khususnya terkait Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian menganalisis berbagai pendekatan (akademik, humanistik, berbasis kompetensi, berorientasi tujuan, berpusat pada guru dan siswa) serta tiga desain kurikulum utama menurut Nana Syaodih Sukmadinata: berpusat pada subjek, berpusat pada siswa, dan berpusat pada masalah. Hasil studi menunjukkan bahwa pendekatan berfungsi sebagai dasar filosofis‑konseptual, sedangkan desain berfungsi sebagai cara mengorganisasi elemen kurikulum. Integrasi harmonis keduanya menghasilkan kurikulum yang relevan, sistematis, fleksibel, dan berorientasi pada pembentukan karakter serta kompetensi siswa. Memilih pendekatan dan desain yang tepat akan mendukung terciptanya kurikulum PAI yang tidak hanya normatif tetapi juga kontekstual dan responsif terhadap tantangan abad ke-21. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kurikulum PAI yang efektif dan berkelanjutan harus menggabungkan ketiga desain secara proporsional untuk membentuk individu Muslim yang berpengetahuan, berkarakter mulia, dan berpeduli sosial dalam arus globalisasi dan gangguan teknologi.
Pendekatan dan desain pengembangan kurikulum saling terkait, dimana keduanya memberikan arah filosofis dan bentuk organisasi.Kurikulum Pendidikan Islam yang menggabungkan tiga desain utama—topik, siswa, dan masalah—bersama pendekatan relevan dapat membentuk generasi Muslim yang cerdas, moral, kritis, dan responsif terhadap tantangan zaman.Pengembangan kurikulum yang efektif, relevan, dan berkelanjutan bergantung pada pemilihan serta integrasi pendekatan dan desain yang tepat.
1) Mengkaji implementasi desain kurikulum terpadu di kelas PAI secara empiris untuk menilai efeknya pada pembelajaran siswa. 2) Meneliti dampak kombinasi pendekatan kompetensi dan berpusat pada siswa terhadap pengembangan kompetensi akademik dan spiritual. 3) Membandingkan efektivitas strategi kurikulum berpusat pada masalah dengan pendekatan tradisional melalui studi longitudinal di sekolah menengah Islam, guna mengidentifikasi model terbaik untuk konteks lokal.
| File size | 190.07 KB |
| Pages | 4 |
| DMCA | Report |
Related /
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Pendidikan Islam kontemporer membutuhkan landasan nilai-nilai Al-Quran yang kontekstual agar mampu menjawab tantangan modernitas tanpa kehilangan identitasPendidikan Islam kontemporer membutuhkan landasan nilai-nilai Al-Quran yang kontekstual agar mampu menjawab tantangan modernitas tanpa kehilangan identitas
UNZAHUNZAH Islam, dengan ajarannya dari Al-Quran dan Hadis yang diperkaya oleh interpretasi dan takwil para ulama, telah menunjukkan dengan jelas dan tinggi solusiIslam, dengan ajarannya dari Al-Quran dan Hadis yang diperkaya oleh interpretasi dan takwil para ulama, telah menunjukkan dengan jelas dan tinggi solusi
BIMABERILMUBIMABERILMU Kelas menjadi lebih energik, komunikasi antara guru dan siswa semakin meningkat, dan pembelajaran menjadi lebih bersemangat berkat adanya stimulasi visualKelas menjadi lebih energik, komunikasi antara guru dan siswa semakin meningkat, dan pembelajaran menjadi lebih bersemangat berkat adanya stimulasi visual
LAKASPIALAKASPIA Menurut Al-Ghazali, konsep pendidikan spiritual tidak hanya berorientasi pada aspek intelektual, tetapi juga pada perkembangan moral dan spiritual siswa.Menurut Al-Ghazali, konsep pendidikan spiritual tidak hanya berorientasi pada aspek intelektual, tetapi juga pada perkembangan moral dan spiritual siswa.
UNIKSUNIKS Penerapan asesmen yang tepat dapat menjadi instrumen strategis untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar. Kurikulum PAI harus dirancang secaraPenerapan asesmen yang tepat dapat menjadi instrumen strategis untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar. Kurikulum PAI harus dirancang secara
ALFARABIALFARABI Fenomena munculnya konflik yang bernuansa etnis dan agama salah satunya disebabkan minimnya wawasan pemahaman atas keragaman budaya yang seharusnya menjadiFenomena munculnya konflik yang bernuansa etnis dan agama salah satunya disebabkan minimnya wawasan pemahaman atas keragaman budaya yang seharusnya menjadi
AKSARAGLOBALAKSARAGLOBAL Temuan hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik pendidikan Azyumardi Azra meliputi: tujuan pendidikan, kurikulum pendidikan dan demokratisasi pendidikan.Temuan hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik pendidikan Azyumardi Azra meliputi: tujuan pendidikan, kurikulum pendidikan dan demokratisasi pendidikan.
UACUAC Menggunakan pendekatan kualitatif yang mengintegrasikan analisis historis, sosial, dan filosofis, studi ini mengungkapkan bahwa evolusi dari lembaga tradisionalMenggunakan pendekatan kualitatif yang mengintegrasikan analisis historis, sosial, dan filosofis, studi ini mengungkapkan bahwa evolusi dari lembaga tradisional
Useful /
BIMABERILMUBIMABERILMU Hasil analisis menunjukkan hubungan yang signifikan dan kuat antara kesadaran kritis dan motivasi S2 (ρ = 0,673; p = 0,006), yang mengindikasikan bahwaHasil analisis menunjukkan hubungan yang signifikan dan kuat antara kesadaran kritis dan motivasi S2 (ρ = 0,673; p = 0,006), yang mengindikasikan bahwa
ALFARABIALFARABI Kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka di Universitas Buana Perjuangan Karawang diawali dengan MOU/SPK ditingkat Universitas, Fakultas dan program StudiKebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka di Universitas Buana Perjuangan Karawang diawali dengan MOU/SPK ditingkat Universitas, Fakultas dan program Studi
ALFARABIALFARABI Proses pembelajaran berlangsung dengan penyesuaian fasilitas dan kurikulum metode pembelajaran. Fasilitas yang terdapat di sekolah dilengkapi dengan standarProses pembelajaran berlangsung dengan penyesuaian fasilitas dan kurikulum metode pembelajaran. Fasilitas yang terdapat di sekolah dilengkapi dengan standar
ICJAMBIICJAMBI Metode kualitatif dengan wawancara digunakan. Hasil menunjukkan guru menanamkan sikap nasionalisme melalui pembiasaan, keteladanan, contoh kontekstual,Metode kualitatif dengan wawancara digunakan. Hasil menunjukkan guru menanamkan sikap nasionalisme melalui pembiasaan, keteladanan, contoh kontekstual,