UINUIN
AHKAM : Jurnal Ilmu SyariahAHKAM : Jurnal Ilmu SyariahArtikel ini menjelaskan bahwa hak-hak hubungan seksual laki-laki dan perempuan dalam kerangka institusi pernikahan adalah setara. Asumsi fikih yang bersumber dari beberapa Hadis diadopsi sebagai hegemoni laki-laki tanpa menimbang substansi dan konteks Hadisnya. Sementara Alquran menjelaskan keseimbangan hak laki-laki dan perempuan dalam hubungan seksual. Studi ini menawarkan suatu pendekatan pada kajian hukum Islam dengan kasus hubungan seksual laki-laki dan perempuan untuk melihat ushul fikih sebagai pondasi kritis dalam pengambilan hukum. Dalam analisis sosial dan budaya terlihat bahwa konstruksi hukum banyak dipengaruhi oleh kebiasaan yang sudah berlangsung lama. Untuk itu, nilai-nilai universal perlu dilihat sebagai jawaban dalam formasi hukum saat ini.
Hubungan seksual dalam Islam harus dipahami sebagai hak setara antara suami dan istri, bukan kewajiban satu pihak semata.Asumsi fikih yang mendukung hegemoni laki-laki perlu dikritisi ulang berdasarkan konteks dan substansi Alquran yang menekankan keseimbangan dan kemaslahatan.Penafsiran hukum Islam harus bergerak ke paradigma usul fikih yang universal, yang menjunjung kesetaraan gender dan menghindari produk budaya patriarkal yang bertentangan dengan prinsip dasar ajaran Islam.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana penafsiran ulang teks-teks hukum Islam tentang hubungan seksual dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan agama di pesantren dan sekolah formal, agar generasi muda memahami kesetaraan gender dalam pernikahan secara mendalam. Selanjutnya, studi kualitatif bisa dilakukan untuk merekam pengalaman nyata pasangan suami-istri Muslim di berbagai wilayah Indonesia yang telah mengubah pola hubungan seksualnya berdasarkan prinsip saling menghargai dan membutuhkan, lalu menganalisis faktor-faktor apa saja yang memungkinkan perubahan tersebut terjadi. Terakhir, penelitian bisa mengembangkan kerangka evaluasi hukum berbasis kemaslahatan yang mengukur sejauh mana putusan hukum atau fatwa dalam masyarakat Muslim saat ini benar-benar melindungi hak reproduksi dan seksual perempuan, bukan hanya mempertahankan tradisi yang sudah ketinggalan zaman.
| File size | 314.51 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
IAIN MADURAIAIN MADURA Naskh, menurut An-Naim, adalah menghapus ayat-ayat Madâniyah dengan ayat-ayat Makkiyah. Gagasan evolusi syarîah dilatarbelakangi oleh setting sosiopolitikNaskh, menurut An-Naim, adalah menghapus ayat-ayat Madâniyah dengan ayat-ayat Makkiyah. Gagasan evolusi syarîah dilatarbelakangi oleh setting sosiopolitik
KEMENSOSKEMENSOS Meski membantu meringankan beban ekonomi, diperlukan peningkatan efektivitas program bantuan sosial melalui penargetan yang lebih tepat dan pemberdayaanMeski membantu meringankan beban ekonomi, diperlukan peningkatan efektivitas program bantuan sosial melalui penargetan yang lebih tepat dan pemberdayaan
APPIHIAPPIHI Namun, perbedaan dalam penafsiran konsep-konsep ini dapat memengaruhi pelaksanaan pendekatan kewarganegaraan di beberapa negara. Pemikiran tersebut jugaNamun, perbedaan dalam penafsiran konsep-konsep ini dapat memengaruhi pelaksanaan pendekatan kewarganegaraan di beberapa negara. Pemikiran tersebut juga
BERUGAKBACABERUGAKBACA Kontribusi Manajemen Dalam Upaya Peningkatan Mutu Kinerja Dosen Pada Bidang Pendidikan Dan Pengajaran Di Prodi Manajemen Pendidikan Islam Fitk Iain SyekhKontribusi Manajemen Dalam Upaya Peningkatan Mutu Kinerja Dosen Pada Bidang Pendidikan Dan Pengajaran Di Prodi Manajemen Pendidikan Islam Fitk Iain Syekh
SHARIAJOURNALS UINJAMBISHARIAJOURNALS UINJAMBI 368 K/AG/1995 memperkenankan ahli waris non-Muslim menerima bagian melalui wasiat wajibah sebagai solusi ijtihad untuk kemaslahatan masyarakat Indonesia368 K/AG/1995 memperkenankan ahli waris non-Muslim menerima bagian melalui wasiat wajibah sebagai solusi ijtihad untuk kemaslahatan masyarakat Indonesia
IAINPTKIAINPTK Penyetaraan bagian waris laki-laki dan perempuan tidak dapat diterima karena bertentangan dengan nash Alquran yang bersifat qathi al-dalalah. KewajibanPenyetaraan bagian waris laki-laki dan perempuan tidak dapat diterima karena bertentangan dengan nash Alquran yang bersifat qathi al-dalalah. Kewajiban
STAINSTAIN Salah satu tuntutan hak reproduksi tersebut adalah hak perempuan untuk menentukan pasangan hidupnya sendiri. Dengan demikian, tulisan ini mengkaji hakSalah satu tuntutan hak reproduksi tersebut adalah hak perempuan untuk menentukan pasangan hidupnya sendiri. Dengan demikian, tulisan ini mengkaji hak
STAINSTAIN Hukum perdata mengakui sistem kewarisan bilateral bagi pihak yang berbeda agama, di mana ahli waris menerima harta berdasarkan kekerabatan melalui garisHukum perdata mengakui sistem kewarisan bilateral bagi pihak yang berbeda agama, di mana ahli waris menerima harta berdasarkan kekerabatan melalui garis
Useful /
IAIN MADURAIAIN MADURA Padahal yang menjadi karakteristik bank syariah adalah harus didasarkan kepada Profit and Loss Sharing (PLS), bukan berdasarkan pada prinsip bunga. MurabahahPadahal yang menjadi karakteristik bank syariah adalah harus didasarkan kepada Profit and Loss Sharing (PLS), bukan berdasarkan pada prinsip bunga. Murabahah
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Penelitian ini mempergunakan pendekatan kuantitatif melalui metode quasi eksperimen dan desain nonequivalent control group design. Sampel penelitian terdiriPenelitian ini mempergunakan pendekatan kuantitatif melalui metode quasi eksperimen dan desain nonequivalent control group design. Sampel penelitian terdiri
PERNUSPERNUS Metode analisis dan penyajian data menggunakan pendekatan fenomenologi terstruktur yang dikembangkan oleh Moustakas dan dimodifikasi dari metode Stevick‑Colaizzi‑Keen.Metode analisis dan penyajian data menggunakan pendekatan fenomenologi terstruktur yang dikembangkan oleh Moustakas dan dimodifikasi dari metode Stevick‑Colaizzi‑Keen.
STIE YAISTIE YAI Audit delay dipengaruhi oleh ukuran perusahaan, reputasi KAP, dan solvabilitas sebesar 65,5% sedangkan sisanya 34,5% dipengaruhi oleh faktor lain yangAudit delay dipengaruhi oleh ukuran perusahaan, reputasi KAP, dan solvabilitas sebesar 65,5% sedangkan sisanya 34,5% dipengaruhi oleh faktor lain yang