STIBSASTIBSA
Jurnal Bisnis, Manajemen, dan AkuntansiJurnal Bisnis, Manajemen, dan AkuntansiUsaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memainkan peran penting dalam perekonomian Indonesia karena kontribusinya yang besar terhadap PDB Indonesia dan menciptakan potensi pendapatan yang besar dari perspektif perpajakan. Pemerintah telah mengambil langkah penting untuk memajaki UMKM, yaitu tarif pajak final dalam Peraturan Pemerintah Nomor 23/2018. Namun, pengenaan pajak penghasilan final ini dianggap memberatkan bagi sebagian wajib pajak UMKM, terutama bagi UMKM yang stagnan dan belum berkembang. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis keadilan pajak UMKM dan perbandingan kebijakannya di Malaysia dan Australia. Metode yang digunakan oleh penulis dalam studi ini adalah studi literatur dan wawancara. Analisis data menunjukkan bahwa keadilan perpajakan UMKM di setiap negara bergantung pada kebijakan pemerintah dan kondisi masing-masing. Untuk menjadikan kebijakan perpajakannya lebih adil, diperlukan hubungan yang baik antara wajib pajak dan otoritas pajak dalam bentuk pemberian insentif atau bimbingan sehingga wajib pajak akan membayar pajak lebih patuh dan merasa adil.
Tarif PPh final 0,5% di Indonesia yang bertujuan mempermudah UMKM dan meningkatkan kepatuhan, dinilai belum mencerminkan keadilan karena pengenaan pajak tidak berdasarkan penghasilan neto, terutama bagi UMKM yang stagnan atau rugi.Berbeda dengan Indonesia, Malaysia dan Australia menerapkan sistem pemajakan UMKM dengan tarif progresif dan pengurangan tarif, serta insentif, yang dinilai lebih memenuhi aspek keadilan vertikal berdasarkan kemampuan membayar (ability to pay).Untuk mencapai sistem pemajakan UMKM yang adil dan efektif di Indonesia, diperlukan peningkatan kepercayaan antara wajib pajak dan otoritas melalui edukasi, insentif, kepastian hukum, dan kemudahan administrasi, yang diharapkan mendorong pengembangan usaha dan kepatuhan perpajakan.
Mengingat pentingnya sektor UMKM bagi perekonomian nasional dan tantangan dalam mencapai keadilan perpajakan, penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam dampak implementasi kebijakan PPh final bagi UMKM. Studi ini bisa menganalisis secara kuantitatif maupun kualitatif bagaimana Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2018 benar-benar memengaruhi laju pertumbuhan, inovasi, dan keberlanjutan UMKM di berbagai sektor, terutama yang masih stagnan atau menghadapi kerugian, bukan hanya dari sisi kepatuhan pajaknya saja. Apakah kemudahan administrasi yang ditawarkan sejalan dengan peningkatan kapasitas pembukuan UMKM dalam jangka panjang, atau justru menciptakan ketergantungan pada sistem yang kurang ideal? Selain itu, penting juga untuk mengembangkan model insentif dan program edukasi perpajakan yang lebih spesifik dan adaptif sesuai dengan karakteristik dan tingkat pemahaman beragam pelaku UMKM di Indonesia. Hal ini dapat mencakup penelitian tentang efektivitas metode bimbingan oleh Account Representative KPP atau program pelatihan digital dalam meningkatkan pemahaman wajib pajak tentang kewajiban dan hak perpajakan mereka, serta bagaimana insentif pajak yang diberikan dapat benar-benar mendorong pengembangan usaha. Terakhir, perbandingan kebijakan perpajakan UMKM dapat diperluas ke negara-negara berkembang lainnya, khususnya di kawasan Asia Tenggara, yang mungkin memiliki tantangan ekonomi dan struktur UMKM yang lebih mirip dengan Indonesia. Studi komparatif semacam ini dapat memberikan perspektif baru tentang praktik terbaik dalam menyeimbangkan antara penerimaan negara dan dukungan terhadap pertumbuhan UMKM, serta menemukan formulasi kebijakan yang paling berkeadilan dan mendorong UMKM untuk naik kelas.
| File size | 532.84 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
UmriUmri Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa rocket stove mampu menurunkan emisi asap dan bau hingga 60–80%, meningkatkan efisiensi pembakaran sampah kering,Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa rocket stove mampu menurunkan emisi asap dan bau hingga 60–80%, meningkatkan efisiensi pembakaran sampah kering,
STAIMASWONOGIRISTAIMASWONOGIRI Tujuan utama pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di wilayah RW 14 Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara adalah untuk meningkatkanTujuan utama pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di wilayah RW 14 Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara adalah untuk meningkatkan
STIMI BJMSTIMI BJM Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memberikan solusi praktis bagi masalah lingkungan, tetapi juga memberdayakan komunitas untuk menjadi agen perubahanDengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memberikan solusi praktis bagi masalah lingkungan, tetapi juga memberdayakan komunitas untuk menjadi agen perubahan
UNIPASBYUNIPASBY Adanya riset ini bertujuan sebagai langkah menggali informasi terkait apakah ada pengetahuan wajib pajak, sanksi perpajakan, kualitas pelayanan berdampakAdanya riset ini bertujuan sebagai langkah menggali informasi terkait apakah ada pengetahuan wajib pajak, sanksi perpajakan, kualitas pelayanan berdampak
ITSCIENCEITSCIENCE Program penyuluhan kontrasepsi di Desa Palopat Pijorkoling berlangsung lancar dengan antusiasme tinggi dari peserta wanita usia subur, yang aktif menanyakanProgram penyuluhan kontrasepsi di Desa Palopat Pijorkoling berlangsung lancar dengan antusiasme tinggi dari peserta wanita usia subur, yang aktif menanyakan
UNIMALUNIMAL Hasil penelitian ini menunjukan bahwa masyarakat di dusun Porot selalu mengedepankan sikap toleransi dengan masyarakat yang berbeda agama. Interaksi sosialHasil penelitian ini menunjukan bahwa masyarakat di dusun Porot selalu mengedepankan sikap toleransi dengan masyarakat yang berbeda agama. Interaksi sosial
IAIHPANCORIAIHPANCOR Keinginan masyarakat menjadi tolak ukur dalam membangun kreativitas. Permasalahan yang dialami masyarakat Dusun Lembak Daya Desa Korleko Selatan adalahKeinginan masyarakat menjadi tolak ukur dalam membangun kreativitas. Permasalahan yang dialami masyarakat Dusun Lembak Daya Desa Korleko Selatan adalah
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA Akhir kegiatan ini dapat disimpulkan pelatihan manajemen ASIP pada kader kesehatan dan pendampingan pada ibu yang memiliki bayi usia 0-6 bulan dan ibuAkhir kegiatan ini dapat disimpulkan pelatihan manajemen ASIP pada kader kesehatan dan pendampingan pada ibu yang memiliki bayi usia 0-6 bulan dan ibu
Useful /
RESEARCHSYNERGYPRESSRESEARCHSYNERGYPRESS Terakhir, hasilnya menekankan minat yang meningkat pada pendidik pria sebagai figur ayah yang esensial dan model peran pria positif, memperkuat kebutuhanTerakhir, hasilnya menekankan minat yang meningkat pada pendidik pria sebagai figur ayah yang esensial dan model peran pria positif, memperkuat kebutuhan
ITSCIENCEITSCIENCE Kegiatan ini mendapatkan respons positif dan antusiasme tinggi dari kepala desa, tokoh masyarakat, serta masyarakat setempat. Diharapkan program serupaKegiatan ini mendapatkan respons positif dan antusiasme tinggi dari kepala desa, tokoh masyarakat, serta masyarakat setempat. Diharapkan program serupa
ITSCIENCEITSCIENCE Peserta Kegiatan adalah Nakes Perawat, Bidan dan Teknologi Laboratorium Medik yang baru lulus atau baru tamat Kuliah dan dinyatakan lulus UKOM, berjumlahPeserta Kegiatan adalah Nakes Perawat, Bidan dan Teknologi Laboratorium Medik yang baru lulus atau baru tamat Kuliah dan dinyatakan lulus UKOM, berjumlah
IAIHPANCORIAIHPANCOR Setelah pengabdian ini dilakukan, para ibu rumah tangga mulai menyadari pentingnya pengolahan kelapa untuk meningkatkan pendapatan dan memasarkan produknyaSetelah pengabdian ini dilakukan, para ibu rumah tangga mulai menyadari pentingnya pengolahan kelapa untuk meningkatkan pendapatan dan memasarkan produknya