SGTSGT
Al Irfan : Jurnal Ilmu Pendidikan dan PenelitianAl Irfan : Jurnal Ilmu Pendidikan dan PenelitianStudi ini mengkaji kesejahteraan psikologis santri di pondok pesantren melalui perspektif budaya dan psikologi pribumi (indigenous psychology). Tinjauan literatur dilakukan dengan menggunakan sumber akademik nasional dan internasional. Temuan menunjukkan bahwa kesejahteraan santri dipengaruhi oleh religiusitas, praktik spiritual harian, hubungan komunal, disiplin, dan bimbingan dari kyai. Model Kesejahteraan Psikologis (PWB) berbasis Barat tidak sepenuhnya cocok untuk konteks pesantren yang menekankan spiritualitas kolektif, hubungan hierarkis, dan ketaatan sebagai proses regulasi diri. Oleh karena itu, diperlukan konsep dan alat ukur yang diadaptasi secara budaya. Secara praktis, pesantren dapat meningkatkan pemaknaan dan kesadaran diri melalui muhasabah, tadabbur, pelatihan regulasi emosi, dan praktik mindfulness Islami seperti sabar, syukur, tawakal, serta tazkiyatun nafs untuk mendukung kesejahteraan holistik dan kedalaman spiritual.
Kesejahteraan psikologis santri sangat dipengaruhi oleh religiusitas, kedisiplinan, hubungan dengan kyai, dan kebersamaan komunitas, sehingga memerlukan adaptasi model psychological well-being Barat agar sesuai dengan konteks budaya pesantren yang spiritual dan komunal.Kajian ini menekankan urgensi pendekatan psikologi berbasis budaya untuk mengembangkan konsep dan intervensi yang mendukung kesehatan mental dan kualitas hidup santri secara komprehensif.Secara aplikatif, pesantren dapat memperkuat kesejahteraan santri melalui integrasi muhasabah, tadabbur, pengelolaan emosi berbasis akhlak, serta modul mindfulness Islami seperti sabar, syukur, tawakal, dan tazkiyatun nafs.
Berdasarkan temuan yang menyoroti ketidaksesuaian model kesejahteraan psikologis Barat dengan konteks pesantren serta kebutuhan akan pendekatan yang lebih kontekstual, disarankan beberapa arah penelitian lanjutan. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk melakukan pengembangan dan validasi instrumen pengukuran kesejahteraan psikologis santri yang sepenuhnya berakar pada nilai-nilai budaya dan spiritualitas Islam yang khas pesantren. Ini bisa melibatkan studi kualitatif mendalam untuk mengidentifikasi dimensi-dimensi unik yang belum terwakili oleh skala yang ada, seperti peran ketaatan pada kyai, konsep ukhuwah, atau pengalaman spiritual harian yang membentuk makna hidup santri. Dengan demikian, kita dapat memiliki alat yang lebih akurat untuk menilai dan memahami kesejahteraan mereka. Kedua, meskipun paper ini menyarankan berbagai intervensi praktis seperti muhasabah, tadabbur, dan mindfulness Islami, diperlukan penelitian empiris yang menguji efektivitas program-program tersebut secara sistematis. Penelitian ini dapat dirancang sebagai studi eksperimental atau kuasi-eksperimental di beberapa pondok pesantren, membandingkan kelompok intervensi dengan kelompok kontrol untuk melihat dampak konkret pada indikator kesejahteraan psikologis, stres, atau motivasi belajar santri. Terakhir, mengingat pentingnya peran kyai dan hubungan komunal yang disebutkan, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi secara mendalam mekanisme psikologis dan sosial yang menjelaskan bagaimana figur kyai serta jaringan dukungan antar santri berkontribusi pada resiliensi dan adaptasi mereka. Studi ini bisa menggunakan pendekatan etnografi atau wawancara mendalam untuk mengungkap cerita dan pengalaman santri, memberikan pemahaman yang lebih kaya tentang kekuatan kolektif di lingkungan pesantren.
- Spiritual Leadership and Mental Wellbeing: The Role of Kiai in Maintaining Santri Mental Health | QALAMUNA:... doi.org/10.37680/qalamuna.v17i1.6395Spiritual Leadership and Mental Wellbeing The Role of Kiai in Maintaining Santri Mental Health QALAMUNA doi 10 37680 qalamuna v17i1 6395
- KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS SANTRI INDONESIA | Prasetyaningrum | Profetika: Jurnal Studi Islam. psikologis... doi.org/10.23917/profetika.v23i1.16796KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS SANTRI INDONESIA Prasetyaningrum Profetika Jurnal Studi Islam psikologis doi 10 23917 profetika v23i1 16796
- HUBUNGAN ANTARA PSYCHOLOGICAL WELL BEING DENGAN SELF REGULATED LEARNING PADA REMAJA PUTRI PENGHAFAL AL-QUR’AN... ejournal3.undip.ac.id/index.php/empati/article/view/15408HUBUNGAN ANTARA PSYCHOLOGICAL WELL BEING DENGAN SELF REGULATED LEARNING PADA REMAJA PUTRI PENGHAFAL AL QURAoAN ejournal3 undip ac index php empati article view 15408
- Pembelajaran Sosial Emosional dalam Domain Pendidikan: Implementasi dan Asesmen | Widiastuti | JUPE :... ejournal.mandalanursa.org/index.php/JUPE/article/view/4427Pembelajaran Sosial Emosional dalam Domain Pendidikan Implementasi dan Asesmen Widiastuti JUPE ejournal mandalanursa index php JUPE article view 4427
| File size | 294.57 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
UNZAHUNZAH Dalam Islam, ibadah mencakup seluruh aspek kehidupan sehari-hari yang mengajarkan nilai-nilai seperti tanggung jawab, disiplin, belas kasih, dan ketulusan.Dalam Islam, ibadah mencakup seluruh aspek kehidupan sehari-hari yang mengajarkan nilai-nilai seperti tanggung jawab, disiplin, belas kasih, dan ketulusan.
IBNUSINAPUBLISHERIBNUSINAPUBLISHER Transformasi pendidikan pada era Society 5. 0 menuntut pembelajaran yang inovatif, termasuk pada Pendidikan Agama Islam (PAI), sehingga diperlukan modelTransformasi pendidikan pada era Society 5. 0 menuntut pembelajaran yang inovatif, termasuk pada Pendidikan Agama Islam (PAI), sehingga diperlukan model
STFXAMBONSTFXAMBON Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar OMK telah memahami dan menerapkan prinsip-prinsip etika komunikasi dalam menggunakan facebook: tanpa etikaHasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar OMK telah memahami dan menerapkan prinsip-prinsip etika komunikasi dalam menggunakan facebook: tanpa etika
STAIMAARIFSTAIMAARIF Data dianalisis dengan mereduksi data, menjelaskan data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan (1) Pembelajaran Kitab Talim Al-MutaalimData dianalisis dengan mereduksi data, menjelaskan data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan (1) Pembelajaran Kitab Talim Al-Mutaalim
SGTSGT Temuan menunjukkan bahwa pembacaan ḥizb ṣagīr tidak hanya berfungsi sebagai praktik spiritual, tetapi juga sebagai alat pendidikan yang menumbuhkanTemuan menunjukkan bahwa pembacaan ḥizb ṣagīr tidak hanya berfungsi sebagai praktik spiritual, tetapi juga sebagai alat pendidikan yang menumbuhkan
SGTSGT Perilaku contoh mereka, baik offline maupun online, menjadi patokan moral bagi siswa, sementara kegiatan keagamaan menumbuhkan disiplin diri dan kesadaranPerilaku contoh mereka, baik offline maupun online, menjadi patokan moral bagi siswa, sementara kegiatan keagamaan menumbuhkan disiplin diri dan kesadaran
STT ABDIELSTT ABDIEL Para partisipan umumnya memandang budaya sebagai adat yang positif secara moral, namun melihat sinkretisme secara negatif dan cenderung menolaknya untukPara partisipan umumnya memandang budaya sebagai adat yang positif secara moral, namun melihat sinkretisme secara negatif dan cenderung menolaknya untuk
STISIPWIDYAPURI SMISTISIPWIDYAPURI SMI Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perlunya pemahaman mendalam tentang bagaimana nilai, norma, dan kebiasaan yang berkembang dalam organisasi pemerintahanPenelitian ini dilatarbelakangi oleh perlunya pemahaman mendalam tentang bagaimana nilai, norma, dan kebiasaan yang berkembang dalam organisasi pemerintahan
Useful /
IKMIIKMI Metode klasik seperti Naïve Bayes dan Support Vector Machine masih digunakan untuk kasus analisis sederhana, namun penelitian terkini didominasi olehMetode klasik seperti Naïve Bayes dan Support Vector Machine masih digunakan untuk kasus analisis sederhana, namun penelitian terkini didominasi oleh
STFXAMBONSTFXAMBON Dengan menggunakan pendekatan teologi kontekstual, penelitian ini menafsirkan makna simbolik dan spiritual dari praktik-praktik tersebut dalam perspektifDengan menggunakan pendekatan teologi kontekstual, penelitian ini menafsirkan makna simbolik dan spiritual dari praktik-praktik tersebut dalam perspektif
UNSAMUNSAM Subjek penelitian sebanyak 23 siswa. Hasil menunjukkan peningkatan ketuntasan belajar dari 21,7% pada pra siklus menjadi 47,8% pada siklus I, dan meningkatSubjek penelitian sebanyak 23 siswa. Hasil menunjukkan peningkatan ketuntasan belajar dari 21,7% pada pra siklus menjadi 47,8% pada siklus I, dan meningkat
STT ABDIELSTT ABDIEL Kearifan lokal ini dapat dimanfaatkan gereja untuk menyerukan keberpihakan pada alam, serta harmonisasi antara manusia dan alam. Penelitian ini diharapkanKearifan lokal ini dapat dimanfaatkan gereja untuk menyerukan keberpihakan pada alam, serta harmonisasi antara manusia dan alam. Penelitian ini diharapkan