SGTSGT

Al Irfan : Jurnal Ilmu Pendidikan dan PenelitianAl Irfan : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Penelitian

Penelitian kepustakaan kualitatif ini bertujuan untuk menganalisis struktur pedagogis buku teks An-Nashor yang telah diadaptasi, dengan fokus pada gradasi, pemilihan, penyajian, dan pengulangan materi Nahwu dan Shorof (tata bahasa dan morfologi Arab) di dalamnya. Studi ini dimotivasi oleh kesenjangan penelitian yang teridentifikasi: meskipun penggunaannya meluas, masih kurang analisis mendalam tentang organisasi sistematis pedagogis klaim-klaim kompleks dalam buku teks tersebut, khususnya konsep gramatikal. Menggunakan analisis konten, dengan versi digital dan cetak buku teks An-Nashor sebagai sumber data primer serta 15 artikel jurnal pendukung dan publikasi akademik sebagai data sekunder, penelitian ini mengevaluasi materi terhadap prinsip-prinsip evaluasi pembelajaran dan pengembangan materi bahasa Arab. Temuan mengonfirmasi bahwa konten buku teks diorganisasikan secara sistematis dan berurutan, berkembang dari aturan fundamental (qawaid) hingga diskusi lanjutan di sembilan kelompok percakapan tematik. Kebaruan studi ini terletak pada pemeriksaan komprehensif gradasi materi dalam buku teks Arab adaptif, berkontribusi pada teori pengembangan media pembelajaran bahasa Arab dengan menunjukkan implementasi efektif prinsip-prinsip pedagogis dalam format digital. Hasil ini memberikan landasan krusial untuk menciptakan materi pengajaran bahasa Arab yang lebih terstruktur dan efektif.

Penelitian ini menganalisis keunggulan pedagogis Kitab An-Nashor, menemukan bahwa buku tersebut menerapkan prinsip pembelajaran efektif melalui pemilihan materi fundamental, penyajian induktif sistematis, gradasi bertahap, dan pengulangan praktik yang konsisten.Secara praktis, guru dapat mengadopsi struktur gradasi materi, pendekatan induktif, dan pola evaluasi formatif dari kitab ini, serta memanfaatkan bagan alur visual dan pendekatan mustaqilli untuk memudahkan pemahaman konsep gramatikal kompleks.Meskipun penelitian ini terbatas pada analisis dokumen, disarankan untuk studi selanjutnya melakukan eksperimen atau penelitian tindakan kelas guna menguji efektivitas implementasi kitab secara langsung dan mengembangkan integrasi media digital serta adaptasi model pembelajaran.

Penelitian ini telah mengidentifikasi implementasi Kitab An-Nashor dalam pembelajaran Nahwu dan Shorof, namun masih banyak ruang untuk eksplorasi lebih lanjut. Pertama, disarankan untuk melakukan studi eksperimental komparatif yang lebih mendalam, tidak hanya menguji efektivitas kitab ini secara umum, tetapi juga membandingkannya secara kuantitatif dengan pendekatan pembelajaran Nahwu-Shorof tradisional atau buku ajar lain yang relevan di berbagai lingkungan pesantren. Studi semacam ini dapat mengukur dampak spesifik terhadap peningkatan motivasi belajar santri, kemampuan retensi materi gramatikal jangka panjang, dan keahlian mereka dalam mengaplikasikan kaidah Nahwu-Shorof dalam konteks komunikasi lisan maupun tulisan yang otentik. Kedua, mengingat ketersediaan versi digital dan potensi Kitab An-Nashor dalam konteks pembelajaran modern, penelitian selanjutnya dapat fokus pada eksplorasi dan pengembangan integrasi media digital interaktif. Hal ini bisa melibatkan perancangan aplikasi atau platform e-learning yang menggabungkan konten kitab dengan fitur-fitur multimedia seperti animasi visualisasi kaidah, simulasi praktis, atau sistem kuis adaptif, untuk menganalisis bagaimana teknologi dapat mengatasi kendala keterbatasan waktu dan mengakomodasi beragam gaya belajar siswa, sekaligus meningkatkan keterlibatan dan pemahaman konsep gramatikal yang kompleks. Ketiga, untuk mengatasi tantangan variasi latar belakang pemahaman dasar santri dan optimalisasi waktu pembelajaran, ide penelitian baru dapat berpusat pada pengembangan serta evaluasi model pembelajaran diferensiasi atau blended learning yang spesifik untuk pengajaran Nahwu-Shorof menggunakan Kitab An-Nashor. Pendekatan ini akan memungkinkan para pendidik untuk menyediakan jalur pembelajaran yang dipersonalisasi, di mana santri dapat mengulang materi sesuai kecepatan mereka dan menerima dukungan yang ditargetkan, sehingga memastikan bahwa fondasi gramatikal mereka terbangun secara kokoh dan merata, serta mendorong kemandirian belajar yang lebih besar.

  1. IMPLEMENTASI KITAB AN-NASHOR DALAM PEMBELAJARAN NAHWU DAN SHOROF | Al Irfan : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Penelitian.... journal.sgt.ac.id/index.php/AlIrfan/article/view/34IMPLEMENTASI KITAB AN NASHOR DALAM PEMBELAJARAN NAHWU DAN SHOROF Al Irfan Jurnal Ilmu PendidikanAdanAPenelitian journal sgt ac index php AlIrfan article view 34
  1. #peran guru#peran guru
  2. #hasil belajar siswa#hasil belajar siswa
Read online
File size439.92 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-2EA
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test