IAIHPANCORIAIHPANCOR

Aksi Sosial : Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatAksi Sosial : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) menjadi hal yang sangat penting dalam menghadapi era globalisasi dan persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif. Generasi milenial, sebagai motor penggerak pembangunan masa depan, dituntut memiliki keterampilan teknis maupun non-teknis, termasuk kemampuan menghadapi wawancara kerja (job interview). Artikel ini membahas pelaksanaan pelatihan job interview bagi generasi milenial di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Lombok Timur sebagai upaya strategis dalam mengurangi angka pengangguran terbuka. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, penyusunan materi, persiapan sarana, pelaksanaan pelatihan, dan pelaporan. Teknik pengambilan sampel dalam kegiatan ini menggunakan Purposive Sampling yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan kriteria-kriteria tertentu. Sampel dari kegiatan ini adalah generasi milenial yang sedang mengikuti pelatihan di BPVP Lombok Timur sebanyak 50 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap pentingnya wawancara kerja, peningkatan kepercayaan diri, serta kemampuan komunikasi yang lebih baik. Pelatihan ini juga memberikan pengalaman praktis melalui simulasi wawancara dan sesi interaktif. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa pelatihan ini efektif dan relevan sebagai langkah peningkatan kualitas SDM lokal. Diharapkan pelatihan serupa dapat terus berlanjut untuk mendukung kesiapan generasi muda dalam memasuki dunia kerja.

Pelatihan job interview yang dilaksanakan di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Lombok Timur merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya generasi milenial.Kegiatan ini terbukti mampu meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya wawancara kerja sebagai tahapan krusial dalam proses rekrutmen.Melalui penyampaian materi, simulasi, dan permainan edukatif, peserta menjadi lebih siap, percaya diri, serta mampu mengenali potensi dan kekurangan diri mereka.Tingginya antusiasme peserta menunjukkan bahwa pelatihan ini mendapat sambutan positif dan relevan dengan kebutuhan mereka.Oleh karena itu, pelatihan job interview diharapkan dapat menjadi program berkelanjutan yang tidak hanya menyiapkan generasi muda secara teknis dan mental dalam menghadapi dunia kerja, tetapi juga secara nyata berkontribusi dalam menekan angka pengangguran di Kabupaten Lombok Timur.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk memperluas pemahaman mengenai peningkatan kualitas SDM generasi milenial. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada studi komparatif efektivitas berbagai metode pelatihan job interview, seperti pelatihan daring (online) dibandingkan dengan pelatihan tatap muka, untuk mengidentifikasi pendekatan yang paling optimal dalam meningkatkan keterampilan wawancara peserta. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi faktor-faktor kontekstual yang memengaruhi keberhasilan pelatihan job interview, seperti tingkat pendidikan, pengalaman kerja, dan latar belakang sosial ekonomi peserta, guna merancang program pelatihan yang lebih adaptif dan relevan dengan kebutuhan peserta yang beragam. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi dampak jangka panjang dari pelatihan job interview terhadap kinerja kerja peserta setelah mereka memasuki dunia kerja, dengan mengukur indikator-indikator seperti kepuasan kerja, produktivitas, dan tingkat retensi karyawan, untuk mengevaluasi efektivitas program pelatihan dalam meningkatkan kualitas SDM secara berkelanjutan.

Read online
File size489.57 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test