UMPRIUMPRI
JURNAL e-DuMathJURNAL e-DuMathPenelitian bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam terkait kesalahan siswa pada penyelesaian soal cerita Aritmetika Sosial berdasarkan prosedur Newman. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan populasi 28 siswa kelas VII-A. Sedangkan subjek terdiri dari satu subjek dari kategori tinggi dan kategori bawah. Instrumen berupa tes tertulis dan dilakukan wawancara sesuai kebutuhan untuk mengkonfirmasi jawaban secara mendalam. Hasil penelitian didapatkan 2 subjek menjawab benar dan 26 subjek menjawab salah. Lebih lanjut terdapat hasil pekerjaan siswa pada saat menyelesaikan nomor 1 yakni 26 siswa atau 46% melakukan kesalahan membaca, 28 siswa atau 50% melakukan kesalahan memahami, 28 siswa atau 50% melakukan kesalahan transformasi, 22 siswa atau 39% melakukan kesalahan keterampilan proses untuk soal nomor 1 dan 26 siswa atau 46% melakukan kesalahan keterampilan proses untuk soal nomor 2, 24 siswa atau 43% melakukan kesalahan penulisan jawaban untuk soal nomor 1 dan 28 siswa atau 50% melakukan kesalahan penulisan jawaban untuk soal nomor 2. Lebih lanjut peneliti menganjurkan untuk meminimalkan kesalahan dalam menyelesaikan soal cerita melalui perbanyak soal latihan dan memfokuskan pada hal yang kurang dikuasai siswa. Rekomendasi berikutnya dapat menerapkan pendekatan pembelajaran berbasis RME dan menggunaakaan bahasa yang mudah dipahami siswa. Selain itu terkait penguasaan rumus hendaknya guru lebih menekankan pada pemahaman konsep daripada menghafal.
Berdasarkan uraian tahapan Newman, hasil pekerjaan siswa pada saat menyelesaikan soal nomor 1 menunjukkan bahwa 46% siswa melakukan kesalahan membaca, 50% melakukan kesalahan memahami, 50% melakukan kesalahan transformasi, 39% melakukan kesalahan keterampilan proses, dan 43% melakukan kesalahan penulisan jawaban, sementara pada soal nomor 2, 46% siswa melakukan kesalahan keterampilan proses dan 50% melakukan kesalahan penulisan jawaban.Kesalahan-kesalahan ini terjadi karena berbagai faktor seperti kesulitan dalam menemukan informasi penting, kurangnya pemahaman terhadap konsep, kelupaan rumus, dan ketidak telitian.Oleh karena itu, disarankan agar guru memberikan materi yang relevan dengan kehidupan siswa, menekankan pemahaman konsep daripada hafalan, dan meningkatkan kemampuan siswa melalui latihan soal yang beragam, serta memberikan bimbingan belajar tambahan bagi siswa yang mengalami kesulitan.
Penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam mengenai faktor-faktor kognitif dan afektif yang mempengaruhi kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika, contohnya dengan meneliti hubungan antara gaya belajar siswa dengan jenis kesalahan yang sering mereka lakukan berdasarkan prosedur Newman. Selain itu, studi longitudinal dapat dilakukan untuk mengamati perkembangan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal cerita setelah menerapkan intervensi pembelajaran tertentu, seperti penggunaan scaffolding yang adaptif atau model pembelajaran problem-based learning yang dimodifikasi. Penelitian juga bisa mengeksplorasi efektivitas penggunaan teknologi, seperti aplikasi atau platform daring, dalam membantu siswa mengidentifikasi dan memperbaiki kesalahan mereka sendiri dalam menyelesaikan soal cerita, sekaligus mengukur dampaknya terhadap motivasi dan kepercayaan diri siswa dalam belajar matematika. Studi komparatif dapat membandingkan efektivitas berbagai metode pembelajaran dalam mengurangi kesalahan siswa, dengan mempertimbangkan karakteristik siswa dan materi pembelajaran yang berbeda, sehingga diperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai strategi pembelajaran yang paling efektif untuk mengatasi masalah kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika.
- Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Logaritma | Hananta | JPMI (Jurnal Pendidikan Matematika... doi.org/10.26737/jpmi.v4i1.900Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Logaritma Hananta JPMI Jurnal Pendidikan Matematika doi 10 26737 jpmi v4i1 900
- Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Open Ended Berdasarkan Teori Newman | Mansur | Al... doi.org/10.54168/ahje.v2i1.28Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Open Ended Berdasarkan Teori Newman Mansur Al doi 10 54168 ahje v2i1 28
| File size | 440.92 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIFLORUNIFLOR Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak pembelajaran berbasis pengalaman yang diperkaya AR terhadap keterampilan numerasi anak usia 4–5 tahun. MetodePenelitian ini bertujuan menganalisis dampak pembelajaran berbasis pengalaman yang diperkaya AR terhadap keterampilan numerasi anak usia 4–5 tahun. Metode
PAPANDAPAPANDA dalam proses evaluasi pembelajaran dapat digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir kritis sekaligus meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian inidalam proses evaluasi pembelajaran dapat digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir kritis sekaligus meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini
PAPANDAPAPANDA Untuk meningkatkan kemampuan tersebut, disarankan agar guru rutin memberikan latihan soal penalaran bercerita, memfokuskan pembelajaran pada pemahamanUntuk meningkatkan kemampuan tersebut, disarankan agar guru rutin memberikan latihan soal penalaran bercerita, memfokuskan pembelajaran pada pemahaman
PAPANDAPAPANDA Sebagian besar penelitian berfokus pada jenjang SMP/MTs sederajat, diikuti oleh SD/MI sederajat, sedangkan pada jenjang PAUD/TK sederajat, SMA/SMK/MA sederajat,Sebagian besar penelitian berfokus pada jenjang SMP/MTs sederajat, diikuti oleh SD/MI sederajat, sedangkan pada jenjang PAUD/TK sederajat, SMA/SMK/MA sederajat,
PAPANDAPAPANDA Hasil ini menunjukkan bahwa peserta didik masih mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal cerita yang berkaitan dengan eksponen dan logaritma. OlehHasil ini menunjukkan bahwa peserta didik masih mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal cerita yang berkaitan dengan eksponen dan logaritma. Oleh
PAPANDAPAPANDA Dengan demikian, pengembangan bahan ajar ini dapat memberikan kontribusi positif terhadap proses pembelajaran matematika di kelas. 8-10. Berdasarkan hasilDengan demikian, pengembangan bahan ajar ini dapat memberikan kontribusi positif terhadap proses pembelajaran matematika di kelas. 8-10. Berdasarkan hasil
MGEDUKASIAMGEDUKASIA Pelatihan berlangsung selama dua hari di masing-masing lokasi, meliputi sesi teori, demonstrasi, praktik mandiri, dan evaluasi. Peserta mempelajari konsepPelatihan berlangsung selama dua hari di masing-masing lokasi, meliputi sesi teori, demonstrasi, praktik mandiri, dan evaluasi. Peserta mempelajari konsep
UMPRIUMPRI Kesulitan siswa pada tahap keterampilan proses dipengaruhi oleh kemampuan siswa dalam mengingat perkalian dan ditandai dengan kesalahan perhitung yangKesulitan siswa pada tahap keterampilan proses dipengaruhi oleh kemampuan siswa dalam mengingat perkalian dan ditandai dengan kesalahan perhitung yang
Useful /
MGEDUKASIAMGEDUKASIA Pendekatan partisipatif yang diterapkan mampu meningkatkan rasa percaya diri, ketahanan sosial, serta keberdayaan masyarakat. Dengan demikian, pengabdianPendekatan partisipatif yang diterapkan mampu meningkatkan rasa percaya diri, ketahanan sosial, serta keberdayaan masyarakat. Dengan demikian, pengabdian
MGEDUKASIAMGEDUKASIA Pelatihan yang diberikan membekali guru dengan pengetahuan dan strategi untuk mengintegrasikan nilai-nilai keberlanjutan ke dalam kurikulum. Hasil monitoringPelatihan yang diberikan membekali guru dengan pengetahuan dan strategi untuk mengintegrasikan nilai-nilai keberlanjutan ke dalam kurikulum. Hasil monitoring
PAPANDAPAPANDA Kemampuan yang paling baik adalah kemampuan penalaran matematis. (2) Terdapat pengaruh gaya belajar terhadap pemahaman konsep dan penalaran matematis siswa.Kemampuan yang paling baik adalah kemampuan penalaran matematis. (2) Terdapat pengaruh gaya belajar terhadap pemahaman konsep dan penalaran matematis siswa.
PAPANDAPAPANDA Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri Sumber Rejo pada semester genap tahun ajaran 2024/2025. Sampel penelitian terdiri dari satu kelas yang dipilihPenelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri Sumber Rejo pada semester genap tahun ajaran 2024/2025. Sampel penelitian terdiri dari satu kelas yang dipilih