STAIRUSTAIRU

Ar Ruh: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan TafsirAr Ruh: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Konsep Studi Tafsir Maudluiy. Metode dalam penelitian ini lebih menekankan pada jenis penelitian kepustakaan (library research) diperoleh dari Al-Quran, buku yang berhubungan dengan ayat-ayat al-quran, sejarah awal penafsiran, metode, keistimewaan & perbedaan dengan metode lainnya. Teknik pengambilan data melalui sumber Al-Quran, buku, jurnal, artikel maupun majalah dan internet yang berhubungan dengan ayat-ayat al-quran, sejarah awal penafsiran, metode, keistimewaan & perbedaan dengan metode lainnya. Analisis data menggunakan teknik analisis yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman dengan tahapan reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan (verivication). Hasil dari penelitian menunjukan bahwa terdapat berbagai upaya dimulai dari perkembangan tafsir Maudluiy sudah ada sejak zaman Rasulullah SAW dalam bentuknya yang sangat sederhana. Rasulullah sudah memulai sendiri untuk menafsirkan ayat al-Quran dengan ayat lain yang masih memiliki keterkaitan tema. Selanjutnya berkembang metode Maudluiy diantaranya membahas satu surat secara menyeluruh dan utuh dengan menjelaskan maksud surat baik yang umum dan yang khusus, dan menjelaskan korelasi antara berbagai masalah yang terkandung di dalamnya sehingga satu surat tersebut nampak membicarakan satu masalah yang utuh & menghimpun seluruh ayat al-quran yang membicarakan satu tema yang sama dan kemudian diberikan penafsiran. Berikutnya mengenali cara kerja & kesitimewaan tafsir Maudluiy diantaranya hasil tafsir maudluiy cenderung lebih mudah dipahami, kebenaran yang relative lebih bisa dipertanggungjawabkan dan memungkinkan mufasir untuk mengetahui suatu masalah dari berbagai aspeknya.

Setelah membahas berbagai uraian dan penjelasan hasil penelitian tentang metode Maudluiy maka penulis dapat menyimpulkan bahwa terdapat berbagai upaya dimulai dari perkembangan tafsir Maudluiy sudah ada sejak zaman Rasulullah SAW dalam bentuknya yang sangat sederhana.Rasulullah sudah memulai sendiri untuk menafsirkan ayat al-Quran dengan ayat lain yang masih memiliki keterkaitan tema.Selanjutnya berkembang metode Maudluiy diantaranya membahas satu surat secara menyeluruh dan utuh dengan menjelaskan maksud surat baik yang umum dan yang khusus, dan menjelaskan korelasi antara berbagai masalah yang terkandung di dalamnya sehingga satu surat tersebut nampak membicarakan satu masalah yang utuh.Hasil tafsir maudluiy cenderung lebih mudah dipahami, kebenaran yang relative lebih bisa dipertanggungjawabkan dan memungkinkan mufasir untuk mengetahui suatu masalah dari berbagai aspeknya.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada penerapan metode tafsir Maudluiy dalam konteks modern, seperti studi tentang integrasi pendekatan tematik dengan teknologi digital untuk memudahkan pemahaman ayat-ayat al-Quran. Selain itu, perlu dilakukan penelitian perbandingan antara metode Maudluiy dan metode tafsir lainnya dalam berbagai konteks budaya dan sosial untuk mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan masing-masing. Penelitian juga dapat mengeksplorasi potensi penggunaan metode ini dalam pendidikan agama, terutama dalam membantu generasi muda memahami kandungan al-Quran secara holistik dan relevan dengan tantangan kehidupan saat ini.

  1. #sistem pendidikan#sistem pendidikan
  2. #metode tafsir#metode tafsir
Read online
File size403.6 KB
Pages14
Short Linkhttps://juris.id/p-2AW
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test