IAHN GDEPUDJAIAHN GDEPUDJA
Sophia Dharma: Jurnal Filsafat, Agama Hindu, dan MasyarakatSophia Dharma: Jurnal Filsafat, Agama Hindu, dan MasyarakatPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji sebagai salah satu tahapan penyempurnaan Atman dalam tradisi Hindu Bali. Upacara Ngeroras dipahami sebagai ritus transformatif yang merepresentasikan ajaran tattwa tentang perjalanan Atman setelah kematian serta implementasi keyakinan terhadap Panca Sradha, khususnya Atman, Karmaphala, dan Punarbhava. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, observasi partisipatif, dan wawancara mendalam terhadap pemangku, pandita, dan anggota keluarga pelaksana upacara. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan secara interpretatif untuk mengungkap simbol, makna, dan nilai filosofis yang terkandung dalam ritual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Upacara Ngeroras berfungsi sebagai proses penyucian spiritual yang mengantar Atman menuju tahap kesadaran lebih tinggi. Simbol-simbol ritual, seperti penggunaan api, cahaya, dan banten, menggambarkan transformasi Atman dari kondisi avidya menuju vidya serta pengembalian unsur-unsur jasmaniah ke jagat raya.
Pelaksanaan Upacara Ngeroras menunjukkan bahwa masyarakat Hindu Bali memaknai Atman sebagai entitas spiritual yang kekal dan terus mengalami proses penyempurnaan.Ritual ini tidak hanya menjadi bentuk penghormatan kepada orang yang telah meninggal, tetapi juga ekspresi pemahaman mendalam terhadap ajaran tattwa tentang perjalanan Atman melalui berbagai tingkat kesadaran.Melalui Ngeroras, umat menyadari bahwa kematian bukan akhir, melainkan fase transisi Atman menuju kondisi spiritual yang lebih murni.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan yang sudah ada dalam paper tersebut, peneliti dapat melakukan penelitian lebih mendalam mengenai pengaruh modernisasi terhadap implementasi Upacara Ngeroras. Memahami bagaimana teknologi dan perubahan sosial mempengaruhi pemahaman dan pelaksanaan ritual dalam masyarakat modern dapat memberikan wawasan baru tentang adaptasi dan kesinambungan ajaran Hindu dalam era globalisasi. Selanjutnya, penelitian terhadap perbedaan interpretasi filsafat Atman di berbagai daerah yang melaksanakan Upacara Ngeroras juga dapat dikembangkan. Hal ini dapat membantu memahami dinamika budaya lokal dan cara pembelajaran filsafat Hindu dalam konteks ritual keagamaan. Selain itu, explorasi lebih jauh tentang dampak psikologis dan sosial upacara terhadap keluarga yang melaksanakannya juga perlu. Meneliti bagaimana ritual ini membantu proses penyembuhan emosional dan sosial keluarga, serta mempertahankan solidaritas sosial di tengah perubahan zaman, merupakan merupakan tantangan dan peluang bagi studi berikutnya. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat menciptakan pengetahuan yang lebih komprehensif tentang Upacara Ngeroras dan memastikan bahwa ritual tersebut tetap relevan dalam konteks modern.
| File size | 287.59 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
ARIPAFIARIPAFI Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelestarian budaya, kegiatan keagamaan, dan pemanfaatan situs keagamaan seperti Borobudur berperan strategis dalam menjagaPenelitian ini menyimpulkan bahwa pelestarian budaya, kegiatan keagamaan, dan pemanfaatan situs keagamaan seperti Borobudur berperan strategis dalam menjaga
ARIPAFIARIPAFI Oleh karena itu, sangat penting bagi guru, lembaga pendidikan, dan pemangku kepentingan lainnya untuk berkolaborasi dalam menciptakan kurikulum yang inklusifOleh karena itu, sangat penting bagi guru, lembaga pendidikan, dan pemangku kepentingan lainnya untuk berkolaborasi dalam menciptakan kurikulum yang inklusif
JARINGANSANTRIJARINGANSANTRI Penelitian ini mengulas tentang dakwah wasatiyyah yang dilakukan oleh Tuan Guru Kiyai Haji Muhammad Zainuddin Abdul Madjid (selanjutnya Tuan Guru Zainuddin)Penelitian ini mengulas tentang dakwah wasatiyyah yang dilakukan oleh Tuan Guru Kiyai Haji Muhammad Zainuddin Abdul Madjid (selanjutnya Tuan Guru Zainuddin)
UNIRAYAUNIRAYA Model ini memiliki potensi direplikasi di desa lain dengan konteks budaya serupa. Kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Hiliamaetaluo menunjukkan bahwaModel ini memiliki potensi direplikasi di desa lain dengan konteks budaya serupa. Kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Hiliamaetaluo menunjukkan bahwa
UNESAUNESA Program Sobat Inklusi menjadi salah satu sarana efektif dalam mendorong interaksi yang suportif dan setara. Guru berperan sebagai fasilitator, mediatorProgram Sobat Inklusi menjadi salah satu sarana efektif dalam mendorong interaksi yang suportif dan setara. Guru berperan sebagai fasilitator, mediator
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Sementara, kejahatan digambarkan sebagai penindasan, kekerasan fisik, dan psikologis, serta diskriminasi rasial yang dialami Ikal dan tokoh lain dalamSementara, kejahatan digambarkan sebagai penindasan, kekerasan fisik, dan psikologis, serta diskriminasi rasial yang dialami Ikal dan tokoh lain dalam
UMTSUMTS Penelitian ini menegaskan bahwa upacara wuat wai memiliki peran strategis dalam mendukung pendidikan berkelanjutan melalui transmisi nilai-nilai budayaPenelitian ini menegaskan bahwa upacara wuat wai memiliki peran strategis dalam mendukung pendidikan berkelanjutan melalui transmisi nilai-nilai budaya
IAINAMBONIAINAMBON Dalam pengumpulan data pada penelitian ini yakni observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian mengacuDalam pengumpulan data pada penelitian ini yakni observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian mengacu
Useful /
STAIRUSTAIRU Ciri-ciri ayat Makiyyah adalah di dalamnya terdapat ayat sajdah, ayat-ayatnya dimulai dengan “kalla dan seperti yang telah diterangkan diatas, sedangkanCiri-ciri ayat Makiyyah adalah di dalamnya terdapat ayat sajdah, ayat-ayatnya dimulai dengan “kalla dan seperti yang telah diterangkan diatas, sedangkan
IAHN GDEPUDJAIAHN GDEPUDJA Sudhi Wadani bukan sekadar ritual seremonial, tetapi merupakan praktik filsafat hidup Hindu yang menekankan transformasi kesadaran menuju kemurnian spiritual.Sudhi Wadani bukan sekadar ritual seremonial, tetapi merupakan praktik filsafat hidup Hindu yang menekankan transformasi kesadaran menuju kemurnian spiritual.
IAHN GDEPUDJAIAHN GDEPUDJA Tarian Rejang Dewa merupakan manifestasi kesakralan dalam tradisi Hindu Bali yang berfungsi sebagai media penyucian ruang ritual. Sakralitas tarian iniTarian Rejang Dewa merupakan manifestasi kesakralan dalam tradisi Hindu Bali yang berfungsi sebagai media penyucian ruang ritual. Sakralitas tarian ini
STAIRUSTAIRU Metode dalam penelitian ini lebih menekankan pada jenis penelitian kepustakaan (library research) diperoleh dari Al-Quran, buku yang berhubungan denganMetode dalam penelitian ini lebih menekankan pada jenis penelitian kepustakaan (library research) diperoleh dari Al-Quran, buku yang berhubungan dengan