IAHN GDEPUDJAIAHN GDEPUDJA
Sophia Dharma: Jurnal Filsafat, Agama Hindu, dan MasyarakatSophia Dharma: Jurnal Filsafat, Agama Hindu, dan MasyarakatPenelitian ini mengkaji filsafat sakralitas dalam tarian Rejang Dewa sebagai media penyucian ruang pada tradisi Hindu Bali. Rejang Dewa merupakan tarian sakral yang dipersembahkan dalam rangkaian Dewa Yadnya dan dipahami sebagai representasi turunnya vibrasi kedewataan ke dalam ruang ritual. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi religi melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap unsur dalam Rejang Dewa—gerak, musik, busana, formasi, dan kesucian penari—mengandung simbolisme yang mencerminkan konsep śuddhi atau pemurnian dalam ajaran Hindu. Tarian ini berfungsi untuk mengharmoniskan energi ruang sehingga layak menjadi wahana hadirnya kekuatan niskala. Selain itu, penelitian menemukan bahwa Rejang Dewa memperkuat nilai-nilai dharma, solidaritas adat, dan kosmologi Hindu Bali.
Tarian Rejang Dewa merupakan manifestasi kesakralan dalam tradisi Hindu Bali yang berfungsi sebagai media penyucian ruang ritual.Sakralitas tarian ini tidak hanya tampak pada gerakan dan busananya, tetapi juga pada landasan filsafat Hindu yang menghubungkannya dengan konsep kemurnian, keharmonisan kosmis, dan kehadiran energi kedewataan.Rejang Dewa berperan sebagai jembatan antara dunia sekala dan niskala sehingga upacara menjadi layak bagi turunnya vibrasi suci para dewa.Tarian ini tidak hanya menjaga keberlanjutan tradisi, tetapi juga memperkuat nilai-nilai dharma dan harmoni sosial dalam komunitas adat.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak modernisasi terhadap keberlanjutan Rejang Dewa melalui studi perbandingan antara generasi muda dan tua. Selain itu, penelitian bisa mengkaji hubungan antara gerakan tari dan konsep kosmologi Hindu Bali secara lebih mendalam, seperti pengaruh arah gerak terhadap harmonisasi energi ruang. Terakhir, penelitian juga bisa mengevaluasi peran pendidikan adat dalam mempertahankan nilai-nilai spiritual Rejang Dewa, terutama dalam konteks pengembangan kurikulum seni dan agama di sekolah-sekolah Bali.
| File size | 297.48 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
DINASTIRESDINASTIRES Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian hukum normatif dengan pendekatan statuta dan konseptual. Materi hukum primer meliputi Undang-Undang NomorPenelitian ini menggunakan pendekatan penelitian hukum normatif dengan pendekatan statuta dan konseptual. Materi hukum primer meliputi Undang-Undang Nomor
STFXAMBONSTFXAMBON Temuan menyoroti relevansi berkelanjutan dari pemikiran Mill sambil mengakui keterbatasan, seperti tantangan implementasi dan kebutuhan akan perspektifTemuan menyoroti relevansi berkelanjutan dari pemikiran Mill sambil mengakui keterbatasan, seperti tantangan implementasi dan kebutuhan akan perspektif
UNISMUHUNISMUH Dengan menggunakan analisis literatur, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek hukum dan sosial yang terdapat dalam peraturan Agraria di Indonesia.Dengan menggunakan analisis literatur, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek hukum dan sosial yang terdapat dalam peraturan Agraria di Indonesia.
AKRABJUARAAKRABJUARA Prinsip-prinsip inti HAM seperti universalitas, kesetaraan, larangan diskriminasi, serta sifat hak yang tidak terpisahkan dan saling bergantung turut terabaikan.Prinsip-prinsip inti HAM seperti universalitas, kesetaraan, larangan diskriminasi, serta sifat hak yang tidak terpisahkan dan saling bergantung turut terabaikan.
STIM LPISTIM LPI Penelitian ini menekankan pentingnya peran pemerintah dalam tata kelola desa wisata di Kabupaten Toraja Utara untuk mendukung keberlanjutan dan keberhasilanPenelitian ini menekankan pentingnya peran pemerintah dalam tata kelola desa wisata di Kabupaten Toraja Utara untuk mendukung keberlanjutan dan keberhasilan
DINASTIREVDINASTIREV 52/2014, dengan adanya sejarah leluhur Ompu Raja Tinaruan Sitompul dan sistem pemerintahan tradisional yang dipimpin raja huta. Hak Ulayat atas tanah mereka52/2014, dengan adanya sejarah leluhur Ompu Raja Tinaruan Sitompul dan sistem pemerintahan tradisional yang dipimpin raja huta. Hak Ulayat atas tanah mereka
DINASTIREVDINASTIREV Ketiga, alasan utama RUU MHA belum disahkan, adalah tidak adanya kemauan politik dari Presiden dan DPR RI untuk mengesahkan RUU MHA. Akhirnya, partisipasiKetiga, alasan utama RUU MHA belum disahkan, adalah tidak adanya kemauan politik dari Presiden dan DPR RI untuk mengesahkan RUU MHA. Akhirnya, partisipasi
FIB UNMULFIB UNMUL Pendidikan bukan hanya sekedar pembelajaran, pengetahuan dan keterampilan, tetapi dalam pendidikan mempunyai fungsi, tujuan, manfaat serta konsep-konsepPendidikan bukan hanya sekedar pembelajaran, pengetahuan dan keterampilan, tetapi dalam pendidikan mempunyai fungsi, tujuan, manfaat serta konsep-konsep
Useful /
UNHIUNHI Kerangka kerja kolaboratif yang partisipatif memperkuat retensi pengetahuan, mendorong kewirausahaan lokal, dan membangun modal sosial. Hasilnya menunjukkanKerangka kerja kolaboratif yang partisipatif memperkuat retensi pengetahuan, mendorong kewirausahaan lokal, dan membangun modal sosial. Hasilnya menunjukkan
UNHIUNHI Ke depan, pengembangan berkelanjutan SDM pariwisata harus terus didukung agar Desa Wisata Kertalangu mampu menjadi destinasi yang inovatif, profesional,Ke depan, pengembangan berkelanjutan SDM pariwisata harus terus didukung agar Desa Wisata Kertalangu mampu menjadi destinasi yang inovatif, profesional,
EDUPEDEDUPED Nilai rata‑rata meningkat dari 60 pada siklus sebelum intervensi menjadi 72 pada Siklus I dan 82 pada Siklus II, sementara tingkat penguasaan meningkatNilai rata‑rata meningkat dari 60 pada siklus sebelum intervensi menjadi 72 pada Siklus I dan 82 pada Siklus II, sementara tingkat penguasaan meningkat
EDUPEDEDUPED Hasil ini menunjukkan bahwa kuesioner tersebut memiliki kualitas konten yang dapat diterima dan dapat dianggap sebagai alat awal yang sesuai untuk menilaiHasil ini menunjukkan bahwa kuesioner tersebut memiliki kualitas konten yang dapat diterima dan dapat dianggap sebagai alat awal yang sesuai untuk menilai