UNSERAUNSERA

Seminar Nasional Pengabdian MasyarakatSeminar Nasional Pengabdian Masyarakat

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi siswa SDN Gempol Kota Serang dalam pengelolaan sampah melalui pendidikan lingkungan berbasis praktik yang bekerja sama dengan Bank Sampah. Berdasarkan analisis situasi, kurangnya pemahaman siswa terhadap pemilahan dan pemanfaatan sampah menjadi permasalahan utama yang berdampak pada kebersihan lingkungan sekolah. Kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai jenis-jenis sampah, dampaknya terhadap lingkungan, serta peran bank sampah dalam mengelola sampah menjadi bernilai ekonomi. Metode pelaksanaan meliputi persiapan dan kordinasi, sosialisasi dan edukasi, praktik pemilahan sampah, penimpangan dan tabungan, evaluasi dan refleksi. Sampah yang sudah dipilah dikumpulkan per kelas dan disetor ke bank sampah pada akhir setiap bulan, kemudian ditimbang dan dikonversikan menjadi tabungan uang atas nama kelas masing-masing. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa tentang sampah, serta terbentuknya kebiasaan memilah dan mengumpulkan sampah secara mandiri. Selain itu, sistem tabungan sampah memotivasi siswa untuk lebih aktif menjaga kebersihan dan mendukung program lingkungan sekolah. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan edukatif dan praktik nyata dapat membentuk karakter peduli lingkungan sejak dini.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini berhasil meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan partisipasi siswa dalam pengelolaan sampah melalui pendekatan pendidikan lingkungan berbasis praktik.Penerapan sistem bank sampah tidak hanya berdampak positif pada lingkungan sekolah, tetapi juga membentuk kebiasaan positif dan karakter peduli lingkungan pada siswa.Dengan demikian, kegiatan ini menunjukkan bahwa pendidikan lingkungan berbasis praktik dapat menjadi solusi konkret dan berkelanjutan dalam membentuk karakter peduli lingkungan sejak usia dini.

Berdasarkan hasil kegiatan ini, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan kurikulum pendidikan lingkungan yang lebih terintegrasi dengan materi pembelajaran di kelas, sehingga siswa tidak hanya memahami konsep pengelolaan sampah, tetapi juga dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai efektivitas berbagai metode pembelajaran dalam meningkatkan kesadaran lingkungan siswa, seperti penggunaan media interaktif, permainan edukatif, atau kunjungan lapangan ke pusat daur ulang. Terakhir, penelitian dapat diarahkan untuk mengeksplorasi potensi pengembangan bank sampah sekolah menjadi unit usaha yang mandiri, dengan melibatkan partisipasi aktif dari siswa, guru, dan masyarakat sekitar, sehingga dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan.

Read online
File size367.41 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test