UNSERAUNSERA

Seminar Nasional Pengabdian MasyarakatSeminar Nasional Pengabdian Masyarakat

Penerapan prinsip kehalalan pada makanan yang dipasarkan di area sekolah Islam adalah aspek krusial yang sejalan dengan nilai-nilai pendidikan dan agama yang diajarkan kepada para siswa. Namun, pemahaman pengelola usaha kantin mengenai pentingnya sertifikasi halal masih perlu ditingkatkan, baik dalam aspek pengertian regulasi maupun prosedur pendaftarannya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendidikan serta meningkatkan pemahaman para pelaku usaha kantin di Sekolah Islam Terpadu Widya Cendekia mengenai pentingnya memiliki sertifikat halal dalam menjalankan usahanya. Metodologi pelaksanaan kegiatan mencakup penyajian materi mengenai regulasi halal dari BPJPH, diskusi interaktif tentang proses dan manfaat sertifikasi, serta penilaian pemahaman peserta melalui pre-test dan post-test. Hasil penilaian menunjukkan bahwa kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman peserta dengan cara yang signifikan.

Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Sekolah Islam Terpadu Widya Cendekia dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini telah berhasil meningkatkan pemahaman pelaku usaha kantin tentang pentingnya sertifikasi halal, baik dari segi regulasi maupun implementasi praktis.Melalui pendekatan edukasi yang meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, dan simulasi penggunaan website BPJPH, peserta menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan, dengan mayoritas mampu mengenali pentingnya sertifikasi halal, menelusuri status kehalalan bahan baku, dan mengidentifikasi bahan pangan yang harus disertifikasi.Kegiatan ini membuktikan bahwa metode pembelajaran partisipatif efektif dalam mendukung implementasi prinsip halal di lingkungan pendidikan Islam.

Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide, seperti: 1. Menganalisis efektivitas metode edukasi partisipatif dalam meningkatkan pemahaman pelaku usaha kantin tentang sertifikasi halal di lingkungan sekolah Islam lainnya. 2. Mengembangkan strategi komunikasi yang efektif untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang sertifikasi halal di kalangan pelaku usaha kantin, terutama yang belum memahami pentingnya sertifikasi tersebut. 3. Melakukan studi komparatif antara metode edukasi partisipatif dengan metode edukasi lainnya dalam meningkatkan pemahaman tentang sertifikasi halal, untuk menentukan metode mana yang paling efektif dan dapat diterapkan secara luas.

Read online
File size328.29 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test