LEMHANNASLEMHANNAS

Jurnal Lemhannas RIJurnal Lemhannas RI

Penelitian ini bertujuan untuk menilai ketahanan nasional Indonesia di era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity) dengan mengevaluasi karakteristik ketahanan regional dan hubungan saling terkaitnya. Penelitian ini berfokus pada penggunaan metode komputasi, termasuk kecerdasan buatan, untuk mengklasifikasikan wilayah berdasarkan kondisi keamanan nasional dan mengidentifikasi langkah-langkah efektif untuk meningkatkan ketahanan nasional. Studi ini memanfaatkan simulasi kebijakan publik dan indeks ketahanan nasional yang dikembangkan oleh Lemhannas, yang menilai evaluasi regional, dengan mempertimbangkan determinan alam dan sosial. Hasil penelitian mengidentifikasi tujuh klaster regional melalui metode pengelompokan K-means dan uji indeks Davies-Bouldin, yang secara efektif meningkatkan ketahanan nasional. Temuan ini menyoroti peran metode komputasi dalam memproses data ekstensif dan membimbing pengambilan keputusan kebijakan untuk memperkuat ketahanan regional dan nasional.

Penelitian ini menyajikan pendekatan inovatif untuk menilai dan meningkatkan ketahanan nasional di Indonesia dengan menerapkan kecerdasan buatan dan metode komputasi.Dengan mengidentifikasi dan menganalisis klaster dan karakteristik regional, penelitian ini menawarkan wawasan berharga bagi para pembuat kebijakan untuk mengembangkan kebijakan strategis dan berbasis data untuk memperkuat ketahanan nasional.Integrasi determinan alam dan sosial ke dalam penilaian ketahanan berkontribusi pada pemahaman yang lebih komprehensif tentang dinamika ketahanan di tingkat regional dan nasional.Hasil penelitian ini menunjukkan pentingnya pendekatan yang disesuaikan untuk meningkatkan ketahanan nasional, dengan mempertimbangkan karakteristik unik setiap wilayah.

Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak kebijakan pemerintah terhadap ketahanan regional, dengan fokus pada efektivitas intervensi yang disesuaikan dengan karakteristik unik setiap wilayah. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi peran inovasi teknologi, seperti blockchain dan Internet of Things (IoT), dalam meningkatkan kemampuan pemantauan dan respons terhadap ancaman yang memengaruhi ketahanan nasional. Ketiga, penting untuk mengembangkan kerangka kerja pengukuran ketahanan yang lebih komprehensif, yang tidak hanya mempertimbangkan indikator ekonomi dan sosial, tetapi juga aspek lingkungan dan budaya. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian selanjutnya dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat ketahanan nasional Indonesia di tengah tantangan global yang semakin kompleks dan dinamis.

  1. Ecology and Society: Resilience, Adaptability and Transformability in Social–ecological Systems.... doi.org/10.5751/ES-00650-090205Ecology and Society Resilience Adaptability and Transformability in SocialAeecological Systems doi 10 5751 ES 00650 090205
  2. Mapping Regional Characteristics of National Resilience Through Data Mining Approaches | Jurnal Lemhannas... doi.org/10.55960/jlri.v12i1.564Mapping Regional Characteristics of National Resilience Through Data Mining Approaches Jurnal Lemhannas doi 10 55960 jlri v12i1 564
  1. #analisis data#analisis data
  2. #digital transformation#digital transformation
Read online
File size524.15 KB
Pages12
Short Linkhttps://juris.id/p-2y6
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test