STMIK AMIKBANDUNGSTMIK AMIKBANDUNG

Journal of Information TechnologyJournal of Information Technology

Intisari— Masalah pokok pada penelitian yang dilakukan adalah untuk mengetahui bagaimana mengelola knowledge dari staff operation and maintenance dalam bidang pemeliharaan dan pemasangan jaringan Telco Calling Card. Dengan mengelola knowledge tersebut maka setiap staff dapat dengan mudah untuk mendapatkan tambahan knowledge sebagai bekal untuk menyelesaikan tugas‑tugas di perusahaan. Masalah pokok pada penelitian yang dilakukan adalah untuk menghitung indeks kepuasan masyarakat (IKM) dari pelayanan yang ada di kecamatan, penilaian ini diatur di dalam Kemen PAN Nomor: 25 Tahun 2004 tentang Pedoman Umum Penyusunan Indeks Kepuasan Masyarakat Unit Pelayanan Instansi Pemerintah. Perhitungan penilaian tersebut menggunakan nilai rata‑rata tertimbang masing‑masing unsur pelayanan. Dalam penghitungan indeks kepuasan masyarakat terhadap 14 unsur pelayanan yang menjadi variabel penilaian dimana penghitungannya tidak akurat karena menggunakan aplikasi Microsoft Excel, serta membutuhkan waktu yang lama. Dari permasalahan di atas perlu dibangun suatu sistem yang dapat menjadi alat yang membantu pemerintah dalam menghitung indeks pelayanan masyarakat secara akurat, serta memungkinkan monitoring dan usulan perbaikan terhadap parameter yang dianggap perlu ditingkatkan. Sistem yang dibangun berupa kuisioner online yang menggunakan rumus IPA untuk mencari tingkat kesesuaian antara kinerja pegawai dan kepuasan masyarakat, dengan hasil penilaian dibagi ke dalam empat kuadran untuk memudahkan perbaikan layanan.

Penelitian ini menunjukkan bahwa kuisioner berbasis online dapat diisi secara mudah oleh masyarakat, sehingga proses pengumpulan data menjadi lebih efisien.Implementasi metode Importance Performance Analysis (IPA) berhasil mengidentifikasi parameter layanan yang masih lemah serta parameter yang sudah optimal di Kecamatan Gedebage.Dengan demikian, sistem IPA berbasis web dapat menjadi alat yang efektif untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pemantauan berkelanjutan dan perencanaan perbaikan yang terarah.

Penelitian selanjutnya dapat menguji penerapan sistem IPA yang telah dikembangkan pada skala yang lebih luas, misalnya dibandingkan antar beberapa kecamatan atau kabupaten, untuk menilai konsistensi hasil dan faktor geografis yang memengaruhi kepuasan layanan. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi integrasi teknologi pembelajaran mesin (machine learning) dalam sistem untuk memprediksi tren kepuasan masyarakat berdasarkan data historis, sehingga memungkinkan intervensi proaktif sebelum penurunan layanan terjadi. Selanjutnya, dapat dilakukan studi longitudinal yang memantau perubahan indeks kepuasan masyarakat selama beberapa tahun setelah implementasi sistem, guna menilai dampak jangka panjang terhadap perbaikan layanan dan kepuasan publik.

Read online
File size570.81 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test