STMIK AMIKBANDUNGSTMIK AMIKBANDUNG
Journal of Information TechnologyJournal of Information TechnologySistem informasi untuk pengklasifikasian dibutuhkan oleh sebuah perusahaan yang memproduksi suatu barang. Tujuan penggunaan sistem informasi pengklasifikasian adalah untuk memudahkan didapatkanya hasil produksi secara tepat. Permasalahan yang dihadapi secara spesifik yaitu ketika bahan baku datang, kemudian ditimbang, bahan baku tersebut tidak dapat dihitung secara tepat berapa jumlah bubuk teh yang dihasilkan sesuai dengan standar kualitas PTPN VIII, sehingga hanya dapat dikira-kira saja. Untuk itu dirancang sebuah sistem informasi, di mana sistem ini dapat menentukan jumlah bubuk teh yang dihasilkan oleh PTPN VIII. Sistem infomasi yang dimaksud adalah sistem informasi yang menggunakan metode K-Means. Cara kerja K-Means adalah memperhitungkan sejumlah data yang didapat dari penelitian. Data tersebut diolah dengan cara mengklasterkan data awal menjadi 2 klaster. Percobaan dilakukan dengan mengolah 90 data. Hasil pengolahan dihasilkan 2 klaster, yaitu klaster 1 dengan kriteria berat daun teh basah rata-rata dikisaran 307.867 ton s.d. 658.761 ton, setelah diolah menggunakan metode K-Means menghasilkan bubuk teh seberat rata-rata 277.080 ton s.d. 592.885 ton dengan menggunakan suhu 100oC s.d. 250oC menghasilkan kepekatan warna yang rendah. Klaster 2 dengan kriteria berat daun teh basah rata-rata 180.876 ton s.d. 246.246 ton, setelah diolah menggunakan metode K-Means menghasilkan bubuk teh seberat rata-rata 162.788 ton s.d. 221.621 ton dengan suhu 250oC s.d. 350oC dan menghasilkan teh yang lebih pekat. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan sistem informasi untuk pengklasifikasian hasil produksi teh dengan menggunakan metode K-Means sangat baik.
Metode K-Means terbukti efektif digunakan dalam penentuan klaster kualitas teh.Klaster 1 dikarakteristikkan oleh berat daun teh basah rata-rata 307.250oC, menghasilkan teh dengan kepekatan warna rendah.Sementara itu, Klaster 2 memiliki kriteria berat daun teh basah rata-rata 108.250oC, menghasilkan teh dengan kepekatan warna yang cukup pekat.
Untuk pengembangan penelitian ini di masa mendatang, ada beberapa arah studi yang menarik dan berpotensi memberikan manfaat lebih besar. Pertama, penting untuk menguji sejauh mana penambahan variabel-variabel lain, seperti jenis kultivar teh, komposisi tanah, kelembaban udara selama penjemuran, atau bahkan data historis permintaan pasar, dapat memperkaya model klasifikasi dan menghasilkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor penentu kualitas dan kuantitas teh. Apakah dengan data yang lebih beragam ini, sistem mampu mengidentifikasi nuansa kualitas yang lebih halus atau memprediksi hasil produksi dengan akurasi yang lebih tinggi? Selanjutnya, akan sangat berharga untuk melakukan studi komparatif dengan mengimplementasikan algoritma data mining atau pembelajaran mesin lainnya, seperti Support Vector Machine (SVM), Decision Tree, atau bahkan jaringan saraf tiruan (neural networks), pada data yang sama. Tujuan dari perbandingan ini adalah untuk mengevaluasi mana dari metode-metode tersebut yang menawarkan performa terbaik dalam hal akurasi klasifikasi, kecepatan komputasi, dan kemampuan adaptasi terhadap perubahan data, khususnya untuk pengklasifikasian hasil produksi teh. Terakhir, sebuah langkah maju yang signifikan adalah mengembangkan sistem informasi ini dari sekadar alat klasifikasi menjadi alat prediktif dan optimasi. Penelitian lanjutan dapat berfokus pada bagaimana sistem dapat secara otomatis merekomendasikan penyesuaian parameter proses produksi, seperti suhu pengeringan atau durasi fermentasi, berdasarkan input bahan baku untuk secara proaktif mencapai target kualitas teh tertentu atau mengoptimalkan hasil sesuai standar yang diinginkan. Ini akan mengubah peran sistem dari reaktif menjadi proaktif dalam manajemen kualitas produksi teh.
| File size | 913.61 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
STMIKBINSASTMIKBINSA Pada Perguruan Tinggi jumlah mahasiswa akan terus bertambah seiring berjalannya waktu yang menyebabkan data yang tersimpan terutama data yang berhubunganPada Perguruan Tinggi jumlah mahasiswa akan terus bertambah seiring berjalannya waktu yang menyebabkan data yang tersimpan terutama data yang berhubungan
POLTESAPOLTESA Penelitian ini berhasil menyelesaikan dan mengimplementasikan Aplikasi Pengelolaan Data Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) berbasis web di Dinsos PMDPenelitian ini berhasil menyelesaikan dan mengimplementasikan Aplikasi Pengelolaan Data Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) berbasis web di Dinsos PMD
IAIIIAII Variabel yang digunakan di lanjutkan pada pembentukan pola jaringan dan diteruskan dalam proses melatih dan menguji guna menghasilkan pola jaringan yangVariabel yang digunakan di lanjutkan pada pembentukan pola jaringan dan diteruskan dalam proses melatih dan menguji guna menghasilkan pola jaringan yang
ILMUBERSAMAILMUBERSAMA ini mengevaluasi tinggi. Penelitian termasuk Pendidikan Penggunaan Open AI menjadi sorotan utama dalam pengembangan AI di berbagai bidang, tingkat penggunaanini mengevaluasi tinggi. Penelitian termasuk Pendidikan Penggunaan Open AI menjadi sorotan utama dalam pengembangan AI di berbagai bidang, tingkat penggunaan
ILMUBERSAMAILMUBERSAMA Beberapa saran yang dapat digunakan untuk pengembangan aplikasi kedepannnya sebagai berikut. Untuk menemukan metode lain yang digunakan untuk klasterisasiBeberapa saran yang dapat digunakan untuk pengembangan aplikasi kedepannnya sebagai berikut. Untuk menemukan metode lain yang digunakan untuk klasterisasi
LLDIKTI13LLDIKTI13 Aplikasi dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan framework CodeIgniter dan basis data MySQL, sementara metode pengembangan perangkat lunakAplikasi dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan framework CodeIgniter dan basis data MySQL, sementara metode pengembangan perangkat lunak
PNCPNC Sementara itu, tumpuan jepit-rol menghasilkan defleksi 0,541 mm dan tumpuan jepit-jepit menghasilkan defleksi 0,302 mm pada beban yang sama, dengan defleksiSementara itu, tumpuan jepit-rol menghasilkan defleksi 0,541 mm dan tumpuan jepit-jepit menghasilkan defleksi 0,302 mm pada beban yang sama, dengan defleksi
DJOURNALSDJOURNALS Dalam penelitian ini data diperoleh dari BPS Indonesia bagian peternakan yang menggunakan data tahun 2001-2021 sebagai data latih dan 2002-2022 sebagaiDalam penelitian ini data diperoleh dari BPS Indonesia bagian peternakan yang menggunakan data tahun 2001-2021 sebagai data latih dan 2002-2022 sebagai
Useful /
SESKOAU MILSESKOAU MIL Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesawat angkut dengan kemampuan Gunship berbasis Smart Weapon System memiliki efektivitas dan efisiensi lebih tinggiHasil penelitian menunjukkan bahwa pesawat angkut dengan kemampuan Gunship berbasis Smart Weapon System memiliki efektivitas dan efisiensi lebih tinggi
SESKOAU MILSESKOAU MIL Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar adversity quotient berpengaruh terhadap resilience taruna AAU serta melihat tingkat perbedaanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar adversity quotient berpengaruh terhadap resilience taruna AAU serta melihat tingkat perbedaan
STAINHSTAINH Pernikahan merupakan hal lazim yang dilakukan oleh semua manusia, baik didasari cinta maupun tujuan tertentu seperti ingin memiliki keturunan. Dalam sebuahPernikahan merupakan hal lazim yang dilakukan oleh semua manusia, baik didasari cinta maupun tujuan tertentu seperti ingin memiliki keturunan. Dalam sebuah
STMIK AMIKBANDUNGSTMIK AMIKBANDUNG Dengan perkembangan teknologi pengoleksian dan penyimpanan data yang pesat, memungkinkan pengumpulan data dengan lebih cepat, kapasitas yang lebih besar,Dengan perkembangan teknologi pengoleksian dan penyimpanan data yang pesat, memungkinkan pengumpulan data dengan lebih cepat, kapasitas yang lebih besar,