LEMHANNASLEMHANNAS

Jurnal Lemhannas RIJurnal Lemhannas RI

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi konsolidasi demokrasi dalam memperkuat persatuan nasional di Indonesia, dengan menekankan pentingnya nilai-nilai Pancasila, khususnya prinsip ketiga, Persatuan Indonesia, dalam menghadapi tantangan utama seperti polarisasi politik, fragmentasi sosial, serta menurunnya kepercayaan publik terhadap lembaga politik. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tinjauan literatur komprehensif untuk menganalisis teori-teori terkait konsolidasi demokrasi dan persatuan nasional. Sumber-sumber meliputi artikel ilmiah, buku, dan dokumen terkait yang membahas keterkaitan antara demokrasi dan kohesi sosial. Teori-teori dasar dari Diamond (1999) dan Linz serta Stepan (1996) digunakan sebagai kerangka analitik untuk mengevaluasi kondisi yang diperlukan bagi konsolidasi demokrasi di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsolidasi demokrasi dapat secara efektif memperkuat persatuan nasional ketika didukung oleh kinerja pemerintah yang kuat di bidang hukum, birokrasi, dan ekonomi yang selaras dengan nilai-nilai Pancasila. Partisipasi aktif masyarakat sipil, otonomi masyarakat politik, serta transparansi dan akuntabilitas lembaga politik sangat penting untuk membangun kepercayaan publik dan mengurangi polarisasi. Penelitian ini memberikan rekomendasi kebijakan praktis untuk menjembatani kesenjangan yang teridentifikasi.

Konsolidasi demokrasi dapat secara signifikan memperkuat persatuan nasional di Indonesia dengan memenuhi sejumlah prasyarat, termasuk optimalisasi kinerja pemerintah di bidang hukum, birokrasi, dan ekonomi yang selaras dengan nilai-nilai Pancasila, khususnya prinsip Persatuan Indonesia.Hambatan utama dalam proses ini meliputi rendahnya partisipasi politik yang sehat dan tingginya tingkat polarisasi sosial.Peran aktor politik dalam menjaga koheksi nasional menjadi sangat penting melalui peningkatan transparansi dan akuntabilitas lembaga politik serta penguatan pemahaman terhadap kerangka hukum yang adil dan setara.

Pertama, perlu dikaji lebih dalam bagaimana pendidikan politik berbasis Pancasila di sekolah dan komunitas dapat membentuk generasi muda yang kritis, toleran, dan berkomitmen terhadap persatuan nasional dalam konteks demokrasi yang sehat. Kedua, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas media literasi digital di daerah terpencil dan pedesaan dalam mengurangi penyebaran informasi palsu serta memperkuat kohesi sosial di tengah keragaman. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi model otonomi daerah yang lebih inklusif dan adil, yang tidak hanya memperhatikan aspek ekonomi tetapi juga penguatan identitas kebangsaan melalui kebijakan budaya dan hukum yang selaras dengan nilai-nilai Pancasila. Penelitian-penelitian ini perlu dilakukan secara empiris untuk menghasilkan data yang dapat mendukung kebijakan yang tepat sasaran. Pendekatan kualitatif dan kuantitatif bisa digabungkan untuk memahami dinamika lokal dan dampak makro dari kebijakan tersebut. Fokus pada partisipasi masyarakat lokal akan memastikan bahwa solusi yang diusulkan benar-benar relevan dan berkelanjutan. Selain itu, kolaborasi antarlembaga pendidikan, pemerintah daerah, dan organisasi masyarakat sipil perlu diteliti sebagai model sinergi dalam memperkuat konsolidasi demokrasi. Temuan dari studi-studi ini dapat menjadi dasar untuk menyusun kurikulum nasional yang memadukan demokrasi, kebangsaan, dan literasi digital. Pada akhirnya, riset lanjutan harus mampu menjawab bagaimana nilai-nilai luhur bangsa dapat diaktualisasikan dalam sistem demokrasi modern tanpa kehilangan esensinya.

  1. Pancasila as The Basis of The State Unity of The Republic of Indonesia | Pancasila and Law Review. pancasila... doi.org/10.25041/plr.v2i2.2449Pancasila as The Basis of The State Unity of The Republic of Indonesia Pancasila and Law Review pancasila doi 10 25041 plr v2i2 2449
  2. OPTIMASI KONSEP SATU DATA ARSITEKTUR DIGITAL: SUATU KERANGKA KONSEP ANALISIS KETAHANAN NASIONAL | Jurnal... doi.org/10.55960/jlri.v11i3.480OPTIMASI KONSEP SATU DATA ARSITEKTUR DIGITAL SUATU KERANGKA KONSEP ANALISIS KETAHANAN NASIONAL Jurnal doi 10 55960 jlri v11i3 480
  3. Democratisation in Indonesia: From Transition to Consolidation : Asian Journal of Political Science:... tandfonline.com/doi/full/10.1080/02185370802204099Democratisation in Indonesia From Transition to Consolidation Asian Journal of Political Science tandfonline doi full 10 1080 02185370802204099
  4. Democratic Consolidation an Indonesian Unity Perspective | Jurnal Lemhannas RI. democratic indonesian... doi.org/10.55960/jlri.v12i1.565Democratic Consolidation an Indonesian Unity Perspective Jurnal Lemhannas RI democratic indonesian doi 10 55960 jlri v12i1 565
  1. #partisipasi masyarakat#partisipasi masyarakat
  2. #digital transformation#digital transformation
Read online
File size286.11 KB
Pages8
Short Linkhttps://juris.id/p-2y8
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test