UNIMALUNIMAL
Jurnal Sosiologi Dialektika SosialJurnal Sosiologi Dialektika SosialPenelitian ini mengkaji tentang keberadaan suku bangsa Melayu Tamiang di Aceh, terutama pada klasifikasi yang disebut sebagai etnis tempatan (host ethnics) yang semakin berkurang keberdaannya di tengah maraknya migrasi suku lain, terutama suku Jawa yang mendiami areal perkebunan di Aceh Tamiang. Tujuan dari penelitian adalah memaparkan deskripsi tentang konstruksi budaya Melayu Tamiang dalam dinamika sosial dan culture masyarakat Aceh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan etnis Melayu Tamiang terpecah menjadi dua kelompok komunitas masyarakat melayu yang berbeda dalam penggunaan logat dalam pengucapan bahasa. Suku melayu yang mendiami bagian hulu Tamiang dialek sehari-hari menggunakan kalimat dengan huruf o dan suku Tamiang bagian hilir dialeknya menggunakan huruf e. Etnis Melayu Tamiang terus mengalami degradasi dengan banyaknya pendatang, terutama Etnis Jawa, sehingga terjadi perubahan statistik. Saat ini diperkirakan Etnis Melayu Tamiang tersisa 40 %, rata-rata mereka mendiami pesisir atau bagian hilir Tamiang yang tersebar di beberapa kecamatan.
Melayu Tamiang merupakan komunitas masyarakat etnis tempatan yang mendiami Kabupaten Aceh Tamiang.Keberadaan etnis Melayu Tamiang menjadi unik karena mereka terpecah menjadi dua kelompok komunitas masyarakat melayu yang berbeda dalam penggunaan logat dalam pengucapan bahasa.Suku melayu yang mendiami bagian hulu Tamiang dialek sehari-hari menggunakan kalimat dengan huruf o dan suku Tamiang bagian hilir dialeknya menggunakan huruf e.Dalam budaya Tamiang, bertutur merupakan cara menjelaskan identitas sebagai masyarakat yang memiliki cita dan rasa seni yang tinggi, sehingga membutuhkan kecerdasan sendiri untuk mencernanya, seperti petuah-petuah berupa pesan dan pantun dengan penuh nasehat serta makna-makna baik.Saat ini Etnis Tamiang terus mengalami degradasi dengan banyaknya pendatang, terutama Etnis Jawa yang didatangkan mengisi pekerjaan di areal perkebunan.Perubahan ini menyebabkan terjadinya perubahan statistik jumlah pemduduk etnis tempatan.Saat ini diperkirakan Etnis Melayu Tamiang tersisa 40 %, rata-rata mereka mendiami pesisir atau bagian hilir Tamiang yang tersebar di beberapa kecamatan.Resiliensi pasca konflik dan tsunami yang melanda Aceh pada 2004 silam, ternyata juga berpengaruh terhadap pergeseran budaya yang terjadi di dalam dinamika sosial masyarakat Tamiang.Hal ini terjadi karena degradasi dan maraknya kedatangan pekerja luar.Kehadiran pendatang yang mayoritas suku Jawa dan beberapa suku lainnya bekerja dan menetap di Tamiang, sehingga banyak mengalami perubahan dalam kultur masyarakat di sana.Kehadiran pekerja migran ini ternyata berpengaruh besar terhadap pergeseran nilai-nilai budaya Melayu Tamiang terutama pascakonflik dan tsunami.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang dampak perubahan statistik populasi etnis Melayu Tamiang terhadap dinamika sosial dan budaya masyarakat Aceh Tamiang. Selain itu, penelitian tentang adaptasi dan interaksi antara etnis Melayu Tamiang dengan etnis pendatang, terutama etnis Jawa, dapat memberikan wawasan tentang proses akulturasi dan perubahan sosial yang terjadi di Aceh Tamiang. Selain itu, penelitian tentang peran teknologi dan media sosial dalam mempengaruhi pergeseran nilai-nilai budaya Melayu Tamiang juga dapat menjadi topik menarik untuk dieksplorasi lebih lanjut.
| File size | 141.41 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
POLNAMPOLNAM Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam membangun pemahaman etika dan praktis bagi individu Muslim dalam menyelaraskan aspek spiritual dan sosialPenelitian ini memberikan kontribusi penting dalam membangun pemahaman etika dan praktis bagi individu Muslim dalam menyelaraskan aspek spiritual dan sosial
IAINSORONGIAINSORONG Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemahaman dan penerapan nilai-nilai moderasi beragama di kalangan mualaf (muallaf) di masyarakat asli Papua yangStudi ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemahaman dan penerapan nilai-nilai moderasi beragama di kalangan mualaf (muallaf) di masyarakat asli Papua yang
INDONESIAN EFL JOURNALINDONESIAN EFL JOURNAL Keberadaan simultan pilihan menunjukkan adanya aturan alternasi yang ada, namun bersifat fleksibel dan tidak menunjukkan situasi diglosia. Pola‑polaKeberadaan simultan pilihan menunjukkan adanya aturan alternasi yang ada, namun bersifat fleksibel dan tidak menunjukkan situasi diglosia. Pola‑pola
IBRAHIMYIBRAHIMY Meninjau dari keberadaan hukum dalam kehidupan masyarakat, bila melihat kasus pengadaan tanah yang ada di Indonesia sering kali menimbulkan konflik yangMeninjau dari keberadaan hukum dalam kehidupan masyarakat, bila melihat kasus pengadaan tanah yang ada di Indonesia sering kali menimbulkan konflik yang
UNIAUNIA Masalah utama yang dihadapi masyarakat adalah menurunnya fungsi masjid sebagai pusat pembinaan umat. Masjid lebih sering dipahami hanya sebagai tempatMasalah utama yang dihadapi masyarakat adalah menurunnya fungsi masjid sebagai pusat pembinaan umat. Masjid lebih sering dipahami hanya sebagai tempat
UNIAUNIA Oleh karena itu, diperlukan upaya penguatan spirit dakwah sebagai strategi untuk membangun masyarakat yang unggul, religius, dan berkarakter Islami. MetodeOleh karena itu, diperlukan upaya penguatan spirit dakwah sebagai strategi untuk membangun masyarakat yang unggul, religius, dan berkarakter Islami. Metode
UNIDAUNIDA Pengelolaan wisata taman laut berbasis CBM didasarkan pada pengakuan akan pentingnya peran masyarakat lokal dalam menjaga keberlanjutan lingkungan lautPengelolaan wisata taman laut berbasis CBM didasarkan pada pengakuan akan pentingnya peran masyarakat lokal dalam menjaga keberlanjutan lingkungan laut
UYPUYP Perkembangan zaman dan teknologi menjadi ancaman serius bagi kebudayaan tersebut, maka perlu upaya peningkatan melalui branding dan pemasaran Event budayaPerkembangan zaman dan teknologi menjadi ancaman serius bagi kebudayaan tersebut, maka perlu upaya peningkatan melalui branding dan pemasaran Event budaya
Useful /
SANIYASANIYA However, the effectiveness of VR in improving pronunciation and fluency still requires further research, especially related to its long-term implementationHowever, the effectiveness of VR in improving pronunciation and fluency still requires further research, especially related to its long-term implementation
SANIYASANIYA Penelitian ini memusatkan perhatian pada pemetaan emosi dalam karya Tanpa Kemudian yang diterjemahkan menjadi No Resolution. Kajian ini berlandaskan padaPenelitian ini memusatkan perhatian pada pemetaan emosi dalam karya Tanpa Kemudian yang diterjemahkan menjadi No Resolution. Kajian ini berlandaskan pada
UNIAUNIA Pendampingan dimulai dengan sosialisasi awal tentang konsep bullying, dampaknya, dan strategi pencegahan. Selanjutnya, dilakukan pemberdayaan siswa melaluiPendampingan dimulai dengan sosialisasi awal tentang konsep bullying, dampaknya, dan strategi pencegahan. Selanjutnya, dilakukan pemberdayaan siswa melalui
UNIMALUNIMAL Adapun jenis wisata yang dimiliki oleh Kabupaten Aceh Barat cukup beragam yang bisa dijadikan sebagai modal dalam pengembangan kepariwisataan oleh masyarakatAdapun jenis wisata yang dimiliki oleh Kabupaten Aceh Barat cukup beragam yang bisa dijadikan sebagai modal dalam pengembangan kepariwisataan oleh masyarakat