DINUSDINUS

ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & MultimediaANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia

Indonesia adalah negara yang kaya akan nilai-nilai budaya dan tradisi. Kekayaan ini seharusnya menjadi sumber inspirasi untuk beragam karya kreatif masa kini. Banyak hal yang dapat dikaji dan dikemas kembali dengan lebih baik untuk menjadi sebuah produk di bidang industri kreatif. Salah satu potensi tersebut adalah permainan tradisional. Melalui proses simulasi berulang untuk memahami karakter permainan, lalu mengkombinasikannya dengan kebutuhan pasar board game yang relevan, diharapkan dapat menemukan sebuah bentuk transformasi yang sesuai dengan perkembangan zaman sebagai bagian dari produk industri kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan pakem dari sebuah permainan tradisional tersebut, sehingga dalam proses pengembangan dalam konteks redesain, permainan hasil proses redesain akan tetap memiliki karakter serta nilai yang sama dari permainan aslinya namun masih relevan dengan kebutuhan pasar di jaman ini.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa penyebab kurang populernya permainan Bas-basan Sepur adalah kurangnya popularitas di kalangan remaja, kekurangan dalam gameplay seperti proses penyerangan yang lambat dan kondisi permainan yang tidak seimbang, serta kurangnya branding dan visualisasi yang menarik.Untuk melakukan redesain yang relevan, perlu memperhatikan unsur AMICS (Artefact, Material, Icon, Concept, dan Shape) dengan mengeksplorasi tema dan tampilan visual yang sesuai dengan era modern, sehingga diharapkan dapat mempopulerkan kembali permainan tradisional ini dan mengemasnya dalam bentuk board game yang menarik.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas berbagai mekanisme permainan baru yang ditambahkan pada Bas-basan Sepur, seperti aturan bertumpuk, terhadap pengalaman bermain dan keseimbangan permainan. Kedua, studi mendalam mengenai preferensi visual dan tema yang menarik bagi target pasar, khususnya generasi muda, dapat membantu dalam pengembangan desain visual dan pengemasan produk yang lebih efektif. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan strategi pemasaran dan distribusi yang tepat untuk menjangkau target pasar dan meningkatkan kesadaran akan permainan Bas-basan Sepur yang telah didesain ulang, termasuk potensi pemanfaatan media sosial dan platform digital lainnya. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya melestarikan dan mengembangkan permainan tradisional Indonesia sebagai bagian dari industri kreatif yang berkelanjutan.

Read online
File size860.74 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test