DINUSDINUS
ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & MultimediaANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & MultimediaPersaingan antar institusi pendidikan dalam menarik minat calon mahasiswa semakin ketat. Brosur digital menjadi media promosi yang umum digunakan. Namun, brosur digital konvensional terkadang kurang menarik dan informatif. Penelitian ini bertujuan merancang brosur digital jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Hayam Wuruk Perbanas dengan mengintegrasikan teknologi augmented reality (AR) untuk meningkatkan legibility dan readability informasi. Pendekatan 5 step design thinking digunakan dalam penelitian ini, ditunjang dengan tinjauan literatur secara prosedural, sistematis, dikarenakan sebuah penelitian memerlukan pengolahan data yang sistematis. Kejelassan dalam menyajikan data agar mudah direproduksi menjadi media promosi brosur, dengan didukung literatur perancangan media serupa terdahulu. Brosur AR dirancang untuk memberikan pengalaman interaktif yang lebih mendalam kepada calon mahasiswa dengan menampilkan informasi tambahan dengan memperhatikan aspek legibility dan readability. Brosur AR diharapkan dapat meningkatkan minat calon mahasiswa dalam memilih jurusan DKV dengan memberikan pengalaman yang menarik dan informatif. Hasil penelitian ini dapat menjadi panduan bagi institusi pendidikan lain dalam mengoptimalkan strategi promosi jurusan melalui pemanfaatan teknologi AR.
Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi teknologi augmented reality (AR) dalam brosur digital dapat secara signifikan meningkatkan daya tarik dan informatif brosur konvensional, khususnya dalam promosi jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) di Universitas Hayam Wuruk Perbanas.Penggunaan pendekatan 5 step design thinking yang didukung oleh tinjauan literatur secara prosedural dan sistematis terbukti efektif dalam perancangan brosur AR yang interaktif dan lebih mendalam.Pengujian black box testing terhadap aplikasi Artivive menunjukkan kinerja yang berhasil dalam mendeteksi objek visual dan menyajikan informasi tambahan melalui fitur kamera AR.Hal ini menunjukkan bahwa aplikasi tersebut mampu meningkatkan legibility dan readability informasi yang disampaikan melalui brosur AR.Hasil pengujian juga menunjukkan bahwa penggunaan AR mampu menambah dimensi baru pada brosur cetak konvensional, membuatnya lebih menarik dan informatif bagi calon mahasiswa.Dengan demikian, penelitian ini memberikan panduan yang berharga bagi institusi pendidikan lainnya dalam mengoptimalkan strategi promosi jurusan melalui pemanfaatan teknologi AR, memastikan bahwa informasi yang disampaikan lebih mudah diakses dan dipahami oleh target audiens.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara brosur digital dengan dan tanpa integrasi AR, dengan melibatkan lebih banyak institusi pendidikan dan calon mahasiswa sebagai responden. Penelitian ini dapat mengeksplorasi dampak penggunaan AR pada brosur digital terhadap minat calon mahasiswa, serta mengukur efektivitas AR dalam meningkatkan legibility dan readability informasi. Selain itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan aplikasi AR yang lebih intuitif dan mudah digunakan, serta mengoptimalkan konten AR untuk memberikan pengalaman interaktif yang lebih menarik dan informatif bagi calon mahasiswa. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi lebih dalam pemanfaatan teknologi AR dalam strategi promosi pendidikan.
- Penggunaan Media Augmented Reality dalam Pembelajaran Mengenal Bentuk Rupa Bumi | Alfitriani | Jurnal... journal.unnes.ac.id/nju/index.php/JPP/article/view/30698Penggunaan Media Augmented Reality dalam Pembelajaran Mengenal Bentuk Rupa Bumi Alfitriani Jurnal journal unnes ac nju index php JPP article view 30698
- A systematic review of digital innovations in technology-enhanced learning designs in higher education... ajet.org.au/index.php/AJET/article/view/7615A systematic review of digital innovations in technology enhanced learning designs in higher education ajet au index php AJET article view 7615
- Implementation of Augmented Reality In Smartphone Brochures Using FAST Corner Detection Algorithm | SMATIKA... doi.org/10.32664/smatika.v11i01.526Implementation of Augmented Reality In Smartphone Brochures Using FAST Corner Detection Algorithm SMATIKA doi 10 32664 smatika v11i01 526
| File size | 1.72 MB |
| Pages | 23 |
| DMCA | Report |
Related /
UNESAUNESA Era 4. 0 atau era digital memberikan tantangan baru yang berpotensi mengikis nilai-nilai budaya bangsa. Oleh karena itu, diperlukan adanya sebuah pembelajaranEra 4. 0 atau era digital memberikan tantangan baru yang berpotensi mengikis nilai-nilai budaya bangsa. Oleh karena itu, diperlukan adanya sebuah pembelajaran
UNESAUNESA Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik convenience sampling dan diperoleh sebanyak 270 responden. Instrumen penelitian dan teknikTeknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik convenience sampling dan diperoleh sebanyak 270 responden. Instrumen penelitian dan teknik
UNESAUNESA Peningkatan tersebut terlihat dari kenaikan nilai kolaboratif dan kepuasan siswa. Namun, efektivitas maksimum masih dapat dicapai dengan peningkatan kompetensiPeningkatan tersebut terlihat dari kenaikan nilai kolaboratif dan kepuasan siswa. Namun, efektivitas maksimum masih dapat dicapai dengan peningkatan kompetensi
UNESAUNESA Desain penelitian ini menggunakan one group pre-test post-test. Penelitian ini dilakukan di SMP Wijaya Putra Surabaya. Subjek penelitian ini adalah ahliDesain penelitian ini menggunakan one group pre-test post-test. Penelitian ini dilakukan di SMP Wijaya Putra Surabaya. Subjek penelitian ini adalah ahli
UNESAUNESA Nilai rata-rata posttest siswa kelas eksperimen sebesar 86,25, lebih tinggi dibanding kelas kontrol sebesar 81,50. Selain itu, hasil N-Gain menunjukkanNilai rata-rata posttest siswa kelas eksperimen sebesar 86,25, lebih tinggi dibanding kelas kontrol sebesar 81,50. Selain itu, hasil N-Gain menunjukkan
UNESAUNESA Sampel penelitian diperoleh melalui teknik simple random sampling dan berdasarkan hasil undian terpilih kelas IX-4 yang berjumlah 33 siswa. BerdasarkanSampel penelitian diperoleh melalui teknik simple random sampling dan berdasarkan hasil undian terpilih kelas IX-4 yang berjumlah 33 siswa. Berdasarkan
UNESAUNESA Namun demikian, ditemukan tantangan seperti ketakutan atau kecanggungan murid reguler dalam menghadapi perilaku emosional murid inklusi yang sulit diprediksi.Namun demikian, ditemukan tantangan seperti ketakutan atau kecanggungan murid reguler dalam menghadapi perilaku emosional murid inklusi yang sulit diprediksi.
DINUSDINUS Tokoh ini bisa menjadi pusat perhatian dalam ilustrasi dan dapat berupa figur publik, politisi, selebriti, atau tokoh yang saat itu sedang populer atauTokoh ini bisa menjadi pusat perhatian dalam ilustrasi dan dapat berupa figur publik, politisi, selebriti, atau tokoh yang saat itu sedang populer atau
Useful /
STIQ WALISONGOSTIQ WALISONGO Pendekatan ini mengintegrasikan pembersihan diri dari pengaruh negatif, pengembangan akhlak mulia, dan penerapan nilai-nilai ilahi dalam kehidupan sehari-hari.Pendekatan ini mengintegrasikan pembersihan diri dari pengaruh negatif, pengembangan akhlak mulia, dan penerapan nilai-nilai ilahi dalam kehidupan sehari-hari.
DINUSDINUS Meskipun memiliki beragam produk dan jasa, anggota IKABOGA kesulitan mengatasi batasan jangkauan pasar dan memahami efisiensi biaya operasional melaluiMeskipun memiliki beragam produk dan jasa, anggota IKABOGA kesulitan mengatasi batasan jangkauan pasar dan memahami efisiensi biaya operasional melalui
DINUSDINUS Masyarakat Hindu Bali memiliki berbagai ritual keagamaan yang berhubungan dengan Bhūta Kala yang disebut dengan Bhūta Yadnya. Tujuan Bhūta Yadnya adalahMasyarakat Hindu Bali memiliki berbagai ritual keagamaan yang berhubungan dengan Bhūta Kala yang disebut dengan Bhūta Yadnya. Tujuan Bhūta Yadnya adalah
DINUSDINUS Penelitian ini fokus pada model penciptaan identitas wilayah melalui pendekatan partisipatif dan merekomendasikan model seni partisipatif Re-Visit sebagaiPenelitian ini fokus pada model penciptaan identitas wilayah melalui pendekatan partisipatif dan merekomendasikan model seni partisipatif Re-Visit sebagai