UNTARUNTAR

RupakaRupaka

COVID-19 atau Coronavirus Disease 2019 merupakan wabah penyakit yang menyebar luas hingga ke seluruh dunia, disebabkan oleh infeksi virus bernama Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Menghadapi wabah ini, diperlukan perubahan sikap dari setiap orang dalam menjaga kesehatan tubuh. Seiring waktu berjalan, pandemi COVID-19 sudah berlangsung lebih dari satu tahun, menyebabkan orang-orang dari berbagai usia merasa bosan dan jenuh dalam suasana ketidakpastian kapan pandemi akan berakhir. Hal ini memberikan tekanan psikologis dan demotivasi bagi masyarakat karena mengalami kelelahan pandemi atau Pandemic Fatigue. Berdasarkan data yang diperoleh, penulis mendapatkan ide untuk membuat kampanye sosial yang bertujuan mengedukasi dan mengajak anak-anak muda untuk menangani pandemic fatigue melalui media strategis. Diharapkan agar mereka sadar tentang pandemic fatigue sehingga mengerti cara menghadapinya.

Berdasarkan progres yang cukup panjang dalam pembuatan kampanye ini, dapat disimpulkan bahwa masih kurang pengenalan tentang pandemic fatigue, maka masih banyak anak-anak muda tidak mengetahui kondisi yang mereka alami dan bagaimana mengatasinya.Diharapkan dengan adanya kampanye ini dapat memberikan pengenalan yang cukup lengkap tentang pandemic fatigue dan berharap mereka bisa sadar akan kondisi sekarang dan dapat mencegahnya.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah sebagai berikut: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas berbagai jenis media sosial dalam menyampaikan pesan sosialisasi terkait pandemic fatigue kepada kelompok usia muda, dengan mempertimbangkan perbedaan karakteristik dan kebiasaan penggunaan media di antara berbagai segmen demografis. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami lebih jauh pengalaman subjektif individu yang mengalami pandemic fatigue, termasuk faktor-faktor pemicu, strategi koping yang digunakan, dan dampak psikologis yang dirasakan. Ketiga, penelitian eksperimental dapat dirancang untuk menguji efektivitas intervensi berbasis komunitas dalam mengurangi pandemic fatigue, seperti program edukasi kesehatan mental, kelompok dukungan sebaya, atau kegiatan fisik dan rekreasi yang terorganisir. Dengan menggabungkan temuan dari penelitian-penelitian ini, diharapkan dapat dikembangkan strategi sosialisasi yang lebih efektif dan intervensi yang lebih tepat sasaran untuk mengatasi pandemic fatigue dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tengah pandemi.

Read online
File size501.36 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test