UIGMUIGM

Besaung : Jurnal Seni Desain dan BudayaBesaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya

Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu Bagaimanakah ?. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui , dengan harapan sangat bermanfaat bagi semua pihak diantaranya bagi mahasiswa, bagi guru serta bagi peneliti sendiri. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif dimana data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini di luaran yaitu analisis hingga menjadi sebuah dipublikasikan ke dalam sebuah jurnal ilmiah dan dijadikan sebagai bahan ajar pada mata kuliah terkait, khususnya seni musik. Talempong adalah sebuah alat musik yang berasal dari Sumatera Barat. Alat musik ini berbentuk seperti bonang pada kesenian gamelan dari pulau Jawa, namun perbedaannya terletak pada ukuran dan nada, dimana alat musik talempong berukuran lebih kecil dan terdiri dari 7 nada. Talempong terbuat dari kuningan, tetapi ada juga yang terbuat dari kayu dan batu. Saat ini talempong dari jenis kuningan lebih banyak digunakan dan dipasarkan. Kesenian talempong goyang merupakan kesenian tradisi sumatera barat, sehingga lagu-lagu yang dibawakan juga menggunakan lagu-lagu daerah sumatera barat. Seperti diantaranya, ayam den lapeh, bareh solok, malam bainai dan lain sebagainya.

Kesenian Talempong Goyang merupakan kesenian yang menggunakan alat musik talempong sebagai alat musik utama, kemudian dilengkapi dengan alat musik lain sebagai pengiring, seperti akordion, gitar, bass, drum, dan saluang.Dalam penyajian nya, kesenian ini berfungsi sebagai pengiring lagu.Dengan kata lain, terdapat beberapa orang yang berperan sebagai penyanyi.Lagu-lagu yang dibawakan dalam kesenian ini adalah lagu-lagu minang, mulai dari lagu Pop minang hingga lagu dendang minang.

Pertama, kaji dampak modernitas pada persepsi masyarakat terhadap kesenian Talempong Goyang dengan meneliti persepsi generasi muda di dalam dan luar kota Palembang sehingga dapat memberi gambaran tentang potensi pengembangan. Kedua, eksplorasi tidak hanya pada format pertunjukan, melainkan juga penyuluhan musik, misalnya proyek kolaborasi dengan komposisi musik pop Indonesia dan Minang, mengevaluasi kritik dan penerimaan audiens. Ketiga, lakukan studi longitudinal tentang keberlangsungan kompetisi Talempong Goyang di daerah sekitarnya yang melibatkan pelatihan pemain muda, untuk memastikan kelestarian dan evolusi seni ini tetap berdaya saing di era global. Semua saran tersebut dapat diintegrasikan dalam satu program penelitian yang menilai evolusi sambil menjamin kelestarian kebudayaan.

Read online
File size472.33 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test