LAP4BANGSALAP4BANGSA
Jurnal Manajemen & Pendidikan [JUMANDIK]Jurnal Manajemen & Pendidikan [JUMANDIK]Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja fisik dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Pos Indonesia (Persero) Cabang Ciputat Kota Tangerang Selatan, dengan menggunakan metode kuantitatif. Populasi sebanyak 134 karyawan, pada data menggunakan sampel slovin dengan margin eror 5%, sebanyak 100 responden. Analisis uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, analisis regresi linier sederhana, analisis regresi linier berganda, uji koefisien korelasi, uji koefisien determinasi, dan uji hipotesis. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa uji hipotesis secara parsial variabel Lingkungan Kerja Fisik (X1) dengan Kinerja Karyawan (Y) berpengaruh signifikan dan diperoleh t hitung > t tabel (5.758 > 1.661) dan nilai signifikansi 0,001 < 0,05. Uji hipotesis secara parsial variable Motivasi Kerja (X2) diperoleh t hitung > t tabel (15.734 > 1.661) dan nilai signifikansi 0,001 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa secara parsial motivasi kerja (X2) berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (Y). Hasil uji hipotesis secara simultan diperoleh nilai f hitung > f tabel (204.619 > 3.090 dan nilai signifikansi 0,001 < 0,05, artinya Ho ditolak dan Ha diterima maka disimpulkan bahwa lingkungan kerja fisik (X1) dan motivasi kerja (X2) berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja karyawan (Y). Determinasi diperoleh R2 mendapatkan nilai sebesar 0,808, kemudian di kali 100% maka hasilnya adalah 80,8%. Maka dapat disimpulkan bahwa lingkungan kerja fisik (X1) dan motivasi kerja (X2) berpengaruh terhadap kinerja karyawan dengan persentase sebesar 80,8%. Sedangkan sisanya sebesar 19,2% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data yang telah dilakukan pada PT Pos Indonesia (Persero) Cabang Ciputat, Kota Tangerang Selatan, penulis menarik beberapa kesimpulan sebagai berikut.Pengaruh Lingkungan Kerja Fisik (X1) terhadap Kinerja Karyawan (Y) Lingkungan kerja fisik terbukti memiliki kontribusi positif dan signifikan ini direpresentasikan melalui persamaan regresi Y= 24,934 0,479 X1 dengan koefisien korelasi sebesar 0,503 yang menunjukkan hubungan pada kategori kuat.Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai thitung 5,758 > ttabel 1,661 dan tingkat signifikansi 0,001 < 0,05, sehingga Ha diterima.Hal ini mengindikasikan bahwa setiap perbaikan pada kondisi fisik tempat kerja akan diikuti dengan peningkatan kinerja karyawan secara nyata.Pengaruh Motivasi Kerja (X2) terhadap Kinerja Karyawan (Y) Motivasi kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan yang sangat kuat terhadap kinerja karyawan.Hal ini tercermin dari persamaan regresi Y = 9,367 0,841 X2 dan nilai koefisien korelasi yang sangat tinggi yaitu 0,846.Secara statistik, perolehan thitung sebesar 15,734 jauh melampaui ttabel 1,661 dengan signifikansi 0,001.Temuan ini menegaskan bahwa motivasi merupakan faktor internal maupun eksternal paling dominan dalam mendorong produktivitas karyawan di lingkungan kerja.Pengaruh Simultan (X1 dan X2) terhadap Kinerja Karyawan (Y) Secara simultan, lingkungan kerja fisik dan motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan model regresi berganda Y = 11,333 0,488 X1 1,252 X2.Nilai koefisien determinasi (R^2) sebesar 0,808 menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut secara bersama-sama mampu menjelaskan 80,8% variasi kinerja karyawan, sementara 19,2% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar kajian ini.Nilai Fhitung 204,619 yang jauh lebih besar dari Ftabel 3,090 memperkuat kesimpulan bahwa sinergi antara lingkungan fisik yang mendukung dan motivasi kerja yang tinggi secara kolektif meningkatkan performa organisasi.
Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: Pertama, bagaimana pengaruh program pelatihan dan pengembangan karyawan terhadap peningkatan motivasi kerja dan kinerja karyawan di PT Pos Indonesia? Penelitian ini penting untuk memahami aspek lain yang dapat meningkatkan produktivitas karyawan. Kedua, penelitian dapat lebih mendalam tentang aspek psikologis dalam lingkungan kerja, seperti stres kerja dan kepuasan hidup karyawan, serta dampaknya terhadap kinerja. Penelitian ini akan memberikan wawasan baru bagi manajemen untuk lebih memperhatikan kesejahteraan mental karyawan. Ketiga, penelitian diperlukan untuk mengeksplorasi penerapan teknologi dalam meningkatkan lingkungan kerja fisik, seperti penggunaan aplikasi pengelolaan tugas dan komunikasi internal yang mampu membantu pekerjaan karyawan secara optimal.
| File size | 716.96 KB |
| Pages | 19 |
| DMCA | Report |
Related /
UMCUMC dengan demikian nilai t hitung lebih besar dari nilai tabel yang berarti Ho ditolak H1 diterima. Hal ini berarti, terdapat pengaruh antara kemampuan komunikasidengan demikian nilai t hitung lebih besar dari nilai tabel yang berarti Ho ditolak H1 diterima. Hal ini berarti, terdapat pengaruh antara kemampuan komunikasi
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan konstruksi sosial, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi.Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan konstruksi sosial, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi.
UNUKASEUNUKASE Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan adalah sebuah organisasi mahasiswa yang terlibat aktif dalamPergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan adalah sebuah organisasi mahasiswa yang terlibat aktif dalam
UNIPASBYUNIPASBY Sampel yang digunakan adalah sebagian wajib pajak PBB yang berjumlah 100 wajib pajak. Teknik dalam mengumpulkan sampel dengan menggunakan teknik simpleSampel yang digunakan adalah sebagian wajib pajak PBB yang berjumlah 100 wajib pajak. Teknik dalam mengumpulkan sampel dengan menggunakan teknik simple
AMAYOGYAKARTAAMAYOGYAKARTA Berdasarkan hasil uji t Citra berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Masyarakat pada Pelayanan Puskesmas Mulia Baru Kab. Hal ini ditunjukkan dari hasilBerdasarkan hasil uji t Citra berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Masyarakat pada Pelayanan Puskesmas Mulia Baru Kab. Hal ini ditunjukkan dari hasil
UKIPUKIP Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) motivasi ekstrinsik berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja; 2) motivasi intrinsik berpengaruhHasil penelitian menunjukkan bahwa 1) motivasi ekstrinsik berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja; 2) motivasi intrinsik berpengaruh
UKIPUKIP Pelni Cabang Makassar yang berjumlah sebanyak 43 orang. Untuk mengaplikasikan tujuan tersebut maka digunakan teknik pengumpulan data melalui penyebaranPelni Cabang Makassar yang berjumlah sebanyak 43 orang. Untuk mengaplikasikan tujuan tersebut maka digunakan teknik pengumpulan data melalui penyebaran
UNTAGUNTAG Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, apakah ada hubungan antara perilaku prososial dengan religiusitas dan empati. Hasil penelitian ini diharapkanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui, apakah ada hubungan antara perilaku prososial dengan religiusitas dan empati. Hasil penelitian ini diharapkan
Useful /
UMCUMC Unit Humas bertanggung jawab untuk memilih media komunikasi dan melaksanakan komunikasi yang tepat untuk menyampaikan informasi perusahaan. Manager HumasUnit Humas bertanggung jawab untuk memilih media komunikasi dan melaksanakan komunikasi yang tepat untuk menyampaikan informasi perusahaan. Manager Humas
UKIPUKIP Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif dalam bentuk survei. Meskipun TPP memiliki dampak positif pada motivasi,Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif dalam bentuk survei. Meskipun TPP memiliki dampak positif pada motivasi,
UKIPUKIP Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh dan manfaat iklim organisasi dan etos kerja terhadap kinerja pegawai. Jenis penelitian ini adalahTujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh dan manfaat iklim organisasi dan etos kerja terhadap kinerja pegawai. Jenis penelitian ini adalah
PLBPLB Namun, tanpa mekanisme pendukung, kritik dapat menyebabkan dialog rekomendasi yang panjang dan tidak efisien. Seleksi adaptif terbukti secara signifikanNamun, tanpa mekanisme pendukung, kritik dapat menyebabkan dialog rekomendasi yang panjang dan tidak efisien. Seleksi adaptif terbukti secara signifikan