UIGMUIGM

Besaung : Jurnal Seni Desain dan BudayaBesaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya

Wayang didaftarkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda pada tahun 2002, salah satunya yakni Wayang Kulit Palembang yang pada saat itu terancam akan hilang. Hingga saat ini Kesenian Wayang Kulit Palembang masih diperjuangkan keberadaanya agar tidak hilang terbawa oleh zaman, karena banyak generasi muda yang tidak mengetahui bahwa terdapat kesenian pewayangan di Kota Palembang. Dalam perspektif desain komunikasi visual terdapat faktor yang mempengaruhi yakni belum adanya media promosi yang dikhususkan untuk menjangkau target sasaran remaja, dalam hal ini media berbentuk Motion Graphics maupun media yang mengikuti trend terkini. Adapun tujuan untuk memberikan informasi terkait Wayang Kulit Palembang kepada generasi muda di Kota Palembang. Metode perancangan yang digunakan yakni Design Thinking yang terdiri dari 5 tahapan: Empathize (Pengumpulan Data), Define (Analisis Data), Ideate (Konsep), Prototype (Perancangan), serta Test (Uji Coba kepada masyarakat). ini menghasilkan beberapa media promosi yang menyasar generasi muda dengan media utama berupa Motion Graphics, serta beberapa media pendukung berupa Kartu Augmented Reality, Poster, Lampu Tidur, Case Handphone, Jam Dinding, Tumbler, T-Shirt, Totebag, X-Banner, dan Gantungan Kunci.

Berbasis hasil perancangan, penulis dapat menyimpulkan bahwa masih kurangnya pengetahuan anak muda akan Wayang Kulit Palembang.Kurangnya masyarakat pendukung menyebabkan kesenian Wayang Kulit Palembang sulit berkembang, termasuk jarangnya diadakan pentas dan minimnya jumlah dalang di Kota Palembang.Belum adanya media komunikasi visual yang dapat menarik masyarakat dalam mengenali kesenian Wayang Kulit Palembang.Untuk merespon permasalahan tersebut, penulis berupaya membuat solusi dengan merancang media promosi, yaitu media utama motion graphics dan media pendukung lainnya, menargetkan anak muda berusia 13‑25 tahun melalui metode Design Thinking.

Berikut adalah tiga arah penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan: pertama, meneliti efektivitas media promosi motion graphics dalam meningkatkan pengetahuan dan minat generasi muda terhadap Wayang Kulit Palembang melalui studi eksperimental longitudinal; kedua, memfokuskan penelitian pada penerapan teknologi realitas virtual (VR) untuk menciptakan pengalaman interaktif yang dapat memperdalam pemahaman cerita asli Wayang Kulit Palembang serta dampaknya terhadap nilai kebudayaan; ketiga, menggali potensi kolaborasi antara seniman Wayang Kulit dan desainer grafis muda dalam mengembangkan serial komik digital yang adaptif dan berbudaya, dengan mengukur penerimaan publik serta kontribusi terhadap revitalisasi seni tradisional.

Read online
File size680.03 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test