MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI

BULLET : Jurnal Multidisiplin IlmuBULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beberapa konsentrasi kuning telur sebagai krioprotektan alami yang efektif untuk kriopreservasi serta menganalisis kualitas spermatozoa ikan lukas (Puntius bramoides Val) 48 jam pascakriopreservasi. Penelitian ini menggunakan 9 perlakuan dan 4 kali ulangan. Konsentrasi kuning telur yang digunakan sebagai krioprotektan adalah 0% (kontrol negatif), 5%, 7%, 9%, 11%, 13%, 15%, 17%, dan penggunaan Carboxymethyl Cellulose (CMC) 1% sebagai kontrol positif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan beberapa konsentrasi kuning telur sebagai krioprotektan ekstraseluler alami mampu mempengaruhi nyata (P< 0,005) terhadap kualitas spermatozoa ikan lukas 48 jam pascakriopreservasi. Penggunaan kuning telur konsentrasi 9% merupakan konsentrasi optimum dalam menjaga motilitas spermatozoa ikan lukas dengan rata-rata persentase yang diperoleh masing-masing sebesar 80,45 ± 0,93%.

Penggunaan beberapa konsentrasi kuning telur (0%, 5%, 7%, 9%, 11%, 13%, 15%, 17%) sebagai krioprotektan ekstraseluler alami mampu mempengaruhi kualitas motilitas spermatozoa ikan lukas (Puntius bramoides Val) 48 jam pascakriopreservasi.Penggunaan kuning telur konsentrasi 9% merupakan konsentrasi optimum dalam menjaga motilitas spermatozoa ikan lukas dengan rata-rata persentase yang diperoleh sebesar 80,45 ± 0,93%.Teknik kriopreservasi dapat menjadi solusi alternatif untuk menyediakan benih ikan lukas secara berkelanjutan, terutama mengingat penurunan populasi ikan lukas di waduk Gajah Mungkur.Penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada optimasi komposisi ekstender dan krioprotektan untuk meningkatkan kualitas spermatozoa pascakriopreservasi.

Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menginvestigasi mekanisme molekuler yang mendasari efek protektif kuning telur terhadap spermatozoa ikan lukas selama kriopreservasi. Hal ini dapat dilakukan dengan menganalisis perubahan ekspresi gen terkait stres oksidatif dan integritas membran sel. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada evaluasi kombinasi kuning telur dengan krioprotektan lain, seperti gliserol atau dimetil sulfoksida (DMSO), untuk melihat apakah kombinasi tersebut dapat memberikan perlindungan yang lebih baik terhadap kerusakan spermatozoa selama proses pembekuan dan pencairan. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi pengaruh berbagai konsentrasi kuning telur terhadap parameter kualitas spermatozoa lainnya, seperti integritas DNA dan kemampuan fertilisasi, untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif tentang efektivitas kuning telur sebagai krioprotektan.

  1. #produk umkm#produk umkm
  2. #pendidikan jasmani#pendidikan jasmani
Read online
File size400.78 KB
Pages5
Short Linkhttps://juris.id/p-2pK
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test