MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI
BULLET : Jurnal Multidisiplin IlmuBULLET : Jurnal Multidisiplin IlmuPenelitian ini bertujuan untuk menjawab masalah penelitian, yang meliputi: (1) menentukan 3 jenis tindak ilokusi direktif yang digunakan oleh para tokoh dalam film Over the Moon, dan (2) menganalisis konteks situasi dari ujaran-ujaran yang diekspresikan oleh para tokoh dalam film Over the Moon. Penelitian ini hanya berfokus pada tiga jenis tindak ilokusi direktif, yaitu meminta, memerintah, dan menyuruh. Metode deskriptif kualitatif digunakan untuk menganalisis data, dan metode kuantitatif digunakan untuk menentukan frekuensi jenis tindak ilokusi direktif yang ditemukan dalam film. Dalam menganalisis tindak ilokusi direktif, penulis menggunakan teori dari Searle dan Vanderveken (1985) dan menganalisis konteks situasi, penulis menggunakan teori dari Halliday dan Hassan (1989). Terdapat 90 ujaran yang ditemukan dalam 3 jenis tindak ilokusi direktif sebagai hasil dari penelitian ini. Tindak meminta menjadi tindak ilokusi direktif yang paling dominan muncul dalam analisis ini, yaitu sebanyak 39 tuturan dari 90 tuturan. Peringkat kedua adalah tindak ilokusi memerintah, yaitu sebanyak 27 tuturan. Kemudian tindak ilokusi yang paling sedikit kemunculannya adalah tindak ilokusi memberitahukan, yang hanya muncul sebanyak 25 tuturan. Penelitian ini juga difokuskan untuk menganalisis konteks dari setiap ujaran yang diucapkan oleh para tokoh dalam film, dengan konteks situasi yang terdiri dari field, tenor, dan modus.
Penelitian ini menunjukkan bahwa tindak ilokusi direktif memainkan peran penting dalam komunikasi, dengan berbagai subkategori yang digunakan sesuai kebutuhan pembicara.Analisis film Over the Moon mengidentifikasi tiga kategori utama.meminta (38 ujaran), memerintah (27 ujaran), dan menyuruh (25 ujaran).Dominasi tindak meminta mencerminkan fokus narasi pada upaya karakter untuk mencapai tujuan melalui permohonan dan pertanyaan.Penelitian ini juga menekankan pentingnya mempertimbangkan konteks situasi, termasuk field, tenor, dan mode, untuk memahami makna dan fungsi ujaran secara komprehensif.
Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi lebih dalam variasi penggunaan tindak ilokusi direktif berdasarkan karakteristik karakter, seperti usia, status sosial, atau hubungan interpersonal. Hal ini dapat memberikan pemahaman yang lebih nuanced tentang bagaimana faktor-faktor sosial memengaruhi strategi komunikasi. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan dengan menganalisis film animasi lain untuk mengidentifikasi pola-pola umum dan perbedaan dalam penggunaan tindak ilokusi direktif lintas budaya atau genre. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada dampak tindak ilokusi direktif terhadap perkembangan karakter dan alur cerita, dengan mempertimbangkan bagaimana respons terhadap permintaan, perintah, atau instruksi memengaruhi dinamika hubungan antar karakter dan resolusi konflik. Dengan demikian, penelitian-penelitian ini dapat memperkaya pemahaman kita tentang kompleksitas komunikasi manusia dan peran pentingnya dalam membentuk pengalaman naratif.
- An analysis of illocutionary acts in a fantasy movie | Fitriani | Studies in English Language and Education.... doi.org/10.24815/siele.v7i1.13635An analysis of illocutionary acts in a fantasy movie Fitriani Studies in English Language and Education doi 10 24815 siele v7i1 13635
- Illocutionary Acts on Anies Baswedan’s Speech in Mayoral Meeting Cities Against Covid-19 Global... ejournal.stainkepri.ac.id/index.php/salee/article/view/251Illocutionary Acts on Anies BaswedanAos Speech in Mayoral Meeting Cities Against Covid 19 Global ejournal stainkepri ac index php salee article view 251
| File size | 539.68 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Melalui analisis kebutuhan bisnis perusahaan, pemahaman terhadap preferensi pengguna, dan eksplorasi tren desain yang efektif, penelitian ini menghasilkanMelalui analisis kebutuhan bisnis perusahaan, pemahaman terhadap preferensi pengguna, dan eksplorasi tren desain yang efektif, penelitian ini menghasilkan
ARIMSIARIMSI Instrumen penelitian meliputi instrumen tes berbentuk Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berkelompok dan lembar observasi guru dan siswa. Materi yang diajarkanInstrumen penelitian meliputi instrumen tes berbentuk Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berkelompok dan lembar observasi guru dan siswa. Materi yang diajarkan
STIE AASSTIE AAS Aspek fisik (tangible) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan siswa dan loyalitas siswa. Kepuasan siswa juga berperan penting sebagaiAspek fisik (tangible) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan siswa dan loyalitas siswa. Kepuasan siswa juga berperan penting sebagai
LATANSAMASHIROLATANSAMASHIRO Oleh karena itu, diperlukan upaya lebih lanjut berupa pelatihan guru, penyediaan sarana belajar yang memadai, serta peningkatan kolaborasi dengan komunitasOleh karena itu, diperlukan upaya lebih lanjut berupa pelatihan guru, penyediaan sarana belajar yang memadai, serta peningkatan kolaborasi dengan komunitas
STAITTDSTAITTD Siswa aktif terlibat dalam penyampaian materi, diskusi kelompok, dan simulasi bencana. Efektivitas Relawan dan Pelatihan Tim relawan Rumah Zakat secaraSiswa aktif terlibat dalam penyampaian materi, diskusi kelompok, dan simulasi bencana. Efektivitas Relawan dan Pelatihan Tim relawan Rumah Zakat secara
EDUPEDEDUPED Data penelitian ini di peroleh dengan cara 1) Observasi; 2) Tes; dan 3) Dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa:Data penelitian ini di peroleh dengan cara 1) Observasi; 2) Tes; dan 3) Dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa:
UMJAMBIUMJAMBI Hasil analisis menunjukkan bahwa industri kerajinan, desain, fesyen, film, video, fotografi, permainan interaktif, penerbitan, dan televisi/radio memilikiHasil analisis menunjukkan bahwa industri kerajinan, desain, fesyen, film, video, fotografi, permainan interaktif, penerbitan, dan televisi/radio memiliki
UNIBUNIB Hasil menunjukkan bahwa keterampilan mendengar dan berbicara menjadi prioritas utama. Topik berbicara yang paling penting meliputi reservasi penerbangan,Hasil menunjukkan bahwa keterampilan mendengar dan berbicara menjadi prioritas utama. Topik berbicara yang paling penting meliputi reservasi penerbangan,
Useful /
LARISMALARISMA Fungsi ujaran dan tawaran yang diprakarsai siswa jarang muncul, menunjukkan peluang terbatas untuk negosiasi makna secara kolaboratif. Studi ini menyimpulkanFungsi ujaran dan tawaran yang diprakarsai siswa jarang muncul, menunjukkan peluang terbatas untuk negosiasi makna secara kolaboratif. Studi ini menyimpulkan
LARISMALARISMA Pemahaman terpadu atas kedua proses ini krusial untuk memahami sistem pembentukan kata bahasa Arab secara komprehensif, menjadi landasan bagi studi morfologiPemahaman terpadu atas kedua proses ini krusial untuk memahami sistem pembentukan kata bahasa Arab secara komprehensif, menjadi landasan bagi studi morfologi
STIE AASSTIE AAS Tata letak gudang yang tidak teratur menyebabkan jalur masuk‑keluar terhalang oleh material, menghambat penggunaan peralatan penanganan material, sertaTata letak gudang yang tidak teratur menyebabkan jalur masuk‑keluar terhalang oleh material, menghambat penggunaan peralatan penanganan material, serta
EDUPEDEDUPED Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa, terbukti dari kenaikan ketuntasanPenerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa, terbukti dari kenaikan ketuntasan