STAITARUNASTAITARUNA

International Journal of Islamic Thought and HumanitiesInternational Journal of Islamic Thought and Humanities

Studi ini bertujuan untuk menggambarkan konsep ilmu berbasis tawhid dalam perspektif Buya A.R. Sutan Mansur. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif berupa studi pustaka dengan analisis data deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep ilmu yang diinisiasi oleh Buya A.R. Sutan Mansur adalah konsep ilmu berbasis tawhid, yaitu keyakinan kepada Allah semata, baik dalam aspek penciptaan, ibadah, nama-nama dan sifat-sifat-Nya. Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa Buya A.R. Sutan Mansur melihat pentingnya posisi pengetahuan sebagai alat utama dalam menjalankan semua pekerjaan, terutama dalam menerapkan nilai-nilai tawhid. Selain itu, ia juga mengklasifikasikan pengetahuan menjadi dua bagian, yaitu ilmu keyakinan dan ilmu ainul keyakinan. Demikian pula, ditemukan pula konsepnya mengenai cara memperoleh pengetahuan. Menurutnya, pengetahuan dapat diperoleh melalui dua hal, yaitu melalui pemikiran dan inspirasi. Dalam konteks pendidikan Islam, konsep pengetahuan Buya A.R. Sutan Mansur memiliki pengaruh besar dalam upaya mencapai tujuan pendidikan Islam, yaitu menghasilkan siswa yang memiliki iman, ketakwaan dan karakter mulia. Buya A.R. Sutan menekankan pentingnya ilmu berbasis tawhid, karena jika tidak berbasis tawhid yang terjadi adalah kerusakan dan kemunduran. Menurutnya, pengetahuan tanpa tawhid atau iman kepada Allah akan menyebabkan manusia lupa diri dan mengabaikan kewajiban serta tujuan-tujuan dalam hidup.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsep ilmu yang diinisiasi oleh Buya A.Sutan Mansur adalah konsep ilmu berbasis tawhid, yaitu keyakinan kepada Allah SWT semata.Sutan Mansur melihat pentingnya konsep ilmu berbasis tawhid sebagai fondasi utama dalam penerapan pendidikan Islam.Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa Buya A.Sutan Mansur melihat pentingnya posisi pengetahuan sebagai alat utama dalam menjalankan semua pekerjaan, terutama dalam menerapkan nilai-nilai tawhid.Ia juga mengklasifikasikan pengetahuan menjadi dua bagian, yaitu ilmu keyakinan dan ilmu ainul keyakinan.Dalam konteks pendidikan Islam, konsep pengetahuan Buya A.Sutan Mansur memiliki pengaruh besar dalam upaya mencapai tujuan pendidikan Islam, yaitu menghasilkan siswa yang memiliki iman, ketakwaan dan karakter mulia.Sutan menekankan pentingnya ilmu berbasis tawhid, karena jika tidak berbasis tawhid yang terjadi adalah kerusakan dan kemunduran.Menurutnya, pengetahuan tanpa tawhid atau iman kepada Allah akan menyebabkan manusia lupa diri dan mengabaikan kewajiban serta tujuan-tujuan dalam hidup.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh pendekatan pendidikan modern terhadap penerapan ilmu berbasis tawhid dalam konteks globalisasi. Selain itu, penelitian bisa menggali integrasi konsep tawhid dalam bidang STEM (sains, teknologi, teknik, dan matematika) untuk memastikan harmonisasi antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai agama. Terakhir, studi tentang peran media digital dalam menyebarkan pengetahuan berbasis tawhid dapat menjadi arah penelitian baru, terutama dalam memperkuat pemahaman generasi muda akan pentingnya tawhid dalam kehidupan sehari-hari.

  1. #ilmu pengetahuan#ilmu pengetahuan
  2. #penerapan pendidikan#penerapan pendidikan
Read online
File size442.3 KB
Pages11
Short Linkhttps://juris.id/p-2mp
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test